Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install

Inilah Peringkat Dewa Terlemah hingga Terkuat Dragon Ball Super!

8 min read
Inilah Peringkat Dewa Terlemah hingga Terkuat Dragon Ball Super!
still cut anime Dragon Ball Super: Beerus (dok. Toei Animation)
  • Daftar menempatkan Kami/Dende, Kaio, Old Kai, dan Shin di tingkat bawah hingga menengah, dengan peran utama menjaga Bumi atau keseimbangan alam semesta.
  • Zamasu, terutama Fusion Zamasu, berada di atas Kaioshin, tetapi Dewa Kehancuran dan para Malaikat digambarkan jauh lebih kuat melalui Hakai, pelatihan, dan Ultra Instinct.
  • Zeno menempati posisi teratas karena mampu menghapus alam semesta serta garis waktu; Grand Priest dan Zalama berada di bawahnya, meski kemampuan Zalama belum diperlihatkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Dragon Ball adalah serial yang memadukan elemen fiksi ilmiah dan fantasi. Dalam karya Akira Toriyama ini, kita bisa menemukan berbagai makhluk luar angkasa, robot, hingga dewa-dewa dengan kemampuan luar biasa.

Nah, berbicara soal dewa, Dragon Ball Super memperkenalkan banyak sosok baru yang memiliki kedudukan dan kekuatan berbeda-beda. Ada dewa yang bertugas melindungi planet, penguasa yang mengawasi alam semesta, hingga sosok yang mampu menghapus seluruh alam semesta hanya dalam sekejap.

Lantas, siapa yang paling kuat di antara mereka?

Berikut daftar dewa terkuat dalam Dragon Ball Super, diurutkan dari yang terlemah hingga yang terkuat!

Catatan: Peringkat ini mempertimbangkan kemampuan bertarung, informasi yang telah diungkapkan dalam cerita, serta kedudukan para tokohnya. Beberapa karakter belum pernah menunjukkan kekuatan mereka secara langsung, sehingga penempatan mereka masih bersifat spekulatif.

  1. 10. Kami (Dende)

    Dende, karakter Namekian dari Dragon Ball Z, berdiri sebagai pengganti Kami dalam ilustrasi resmi seri tersebut.
    Dende dari Dragon Ball, pengganti Kami sebelumnya. (Dok. Akira Toriyama, Shueisha/Dragon Ball Z)

    Kami adalah dewa pelindung Bumi yang pertama kali muncul dalam Dragon Ball. Ia merupakan bangsa Namek yang memisahkan sisi baik dan jahat dalam dirinya, sehingga melahirkan Raja Iblis Piccolo.

    Nama asli Kami tidak pernah diungkapkan secara jelas dalam cerita utama. Setelah Kami meninggal, posisinya sebagai dewa pelindung Bumi kemudian digantikan oleh Dende.

    Ketika pertama kali diperkenalkan, Kami merupakan salah satu makhluk terkuat di Bumi. Namun, seiring berkembangnya kemampuan Goku dan Piccolo, kekuatannya semakin tertinggal. Ia juga bukan petarung yang berada di level para dewa yang muncul dalam Dragon Ball Super.

    Setelah Kami yang lama melebur dengan Piccolo, posisinya digantikan oleh Dende.

    Baik Kami yang lama maupun Dende tetap memiliki peran penting sebagai pelindung Bumi dan pengawas Dragon Ball. Sayangnya, jika dibandingkan dengan para dewa lain dalam daftar ini, kekuatannya memang berada di tingkat terbawah.

  2. 9. Kaio

    Ilustrasi Kaio, atau King Kai, karakter dari Dragon Ball Z, dalam dokumentasi resmi Akira Toriyama dan Shueisha.
    Kaio, atau King Kai. (Dok. Akira Toriyama, Shueisha/Dragon Ball Z)

    Kaio adalah dewa yang mengawasi wilayah tertentu di alam semesta. Dalam Universe 7, terdapat empat Kaio yang masing-masing bertanggung jawab atas wilayah utara, selatan, timur, dan barat.

    Kaio Utara merupakan sosok yang paling dikenal karena menjadi guru Goku setelah kematiannya saat melawan Raditz. Dari Kaio inilah Goku mempelajari dua teknik andalannya, yaitu Kaio-ken dan Genki-Dama.

    Meskipun memiliki pengetahuan yang luas dan mampu melatih petarung hebat, Kaio bukanlah sosok yang dikenal karena kemampuan bertarungnya. Bahkan, Kami sendiri mengakui bahwa Kaio memiliki kekuatan yang lebih besar daripada dirinya.

    Karena itulah, Kaio berada satu tingkat di atas Kami dalam daftar ini. Namun, jangan samakan kedudukan sebagai dewa dengan kemampuan bertarung yang selalu unggul. Di dunia Dragon Ball, keduanya tidak selalu berjalan beriringan.

  3. 8. Old Kai

    Ilustrasi karakter Old Kai dari Dragon Ball dengan wajah keriput, telinga runcing, dan rambut putih panjang.
    Old Kai dari Dragon Ball. (Dok. Akira Toriyama, Shueisha/Dragon Ball Z)

    Old Kai merupakan Kaioshin dari generasi ke-15 yang terperangkap di dalam Z Sword setelah peristiwa yang melibatkan seorang dewa penghancur. Setelah dibebaskan, ia berperan sebagai sosok senior yang memberikan nasihat kepada Shin, Kaioshin yang bertugas pada masa kini.

    Meski penampilannya sudah tua dan sikapnya sering kali kocak, Old Kai memiliki kemampuan yang tidak bisa diremehkan. Ia mampu membangkitkan potensi tersembunyi seseorang melalui ritual khusus, seperti yang dilakukannya terhadap Gohan.

    Lalu, bagaimana kekuatan bertarungnya dibandingkan dengan Kaio?

    Ketika Goku pertama kali bertemu Shin, Kaioshin tersebut menjelaskan bahwa para Kaioshin memiliki kekuatan yang sangat besar. Ia bahkan menyebut bahwa Frieza dapat dikalahkan dengan satu pukulan oleh Kaioshin. Pernyataan ini merujuk pada Frieza sebelum memperoleh Golden Form.

    Sementara itu, Kaio Utara justru menunjukkan ketakutan terhadap Frieza. Meski perbandingan tersebut tidak memberikan ukuran kekuatan yang benar-benar presisi, kedudukan Old Kai sebagai mantan Kaioshin membuatnya layak ditempatkan di atas Kaio.

  4. 7. Shin, Kaioshin dari Universe 7

    Goku dan Shin ( Dok. Toei / Dragon Ball Daima )
    Goku dan Shin ( Dok. Toei / Dragon Ball Daima )

    Shin adalah Kaioshin yang bertugas mengawasi Universe 7. Ia memegang tanggung jawab besar dalam menjaga keseimbangan kehidupan di alam semesta, meskipun pada awal kemunculannya ia belum memahami seberapa jauh kekuatan Goku dan para Saiyan telah berkembang.

    Dalam Dragon Ball Z, Shin menunjukkan rasa percaya diri terhadap kemampuannya. Ia menganggap dirinya mampu mengalahkan Frieza dengan mudah, setidaknya jika dibandingkan dengan Frieza sebelum memperoleh Golden Form.

    Namun, ada satu hal yang perlu diperhatikan: kedudukan sebagai Kaioshin tidak otomatis menjadikan Shin petarung yang lebih hebat daripada semua tokoh lainnya. Setelah Goku dan kawan-kawan berkembang semakin kuat, Shin pun terlihat jauh tertinggal dari para petarung utama.

    Meski demikian, sebagai Kaioshin aktif, ia memiliki tanggung jawab dan kemampuan yang melampaui dewa-dewa tingkat lebih rendah seperti Kaio. Ia juga merupakan sosok penting dalam menjaga keseimbangan Universe 7.

  5. 6. Zamasu dan Fusion Zamasu

    Fused Zamasu
    Fused Zamasu (dok. Toei Animation/Dragon Ball)

    Zamasu adalah mantan Kai yang kemudian menjadi Kaioshin magang di Universe 10. Ia memiliki pandangan ekstrem mengenai kejahatan yang dilakukan oleh makhluk fana dan akhirnya memutuskan untuk memusnahkan mereka melalui rencana Zero Mortals Plan.

    Kekuatan Zamasu menjadi jauh lebih mengerikan ketika ia bekerja sama dengan dirinya dari masa depan, Goku Black. Goku Black sendiri merupakan Zamasu yang menggunakan Super Dragon Ball untuk mengambil tubuh Goku.

    Puncak dari rencana mereka adalah Fusion Zamasu, hasil penyatuan Zamasu dan Goku Black menggunakan Potara. Kombinasi kekuatan tersebut membuatnya mampu menghadapi Super Saiyan Blue Goku dan Vegeta.

    Namun, Fusion Zamasu bukanlah makhluk yang tidak terkalahkan. Vegito Blue mampu mendesaknya, meskipun fusion tersebut tidak berlangsung cukup lama untuk menuntaskan pertarungan. Dalam versi manga, Goku juga memperlihatkan perkembangan kekuatan yang berbeda dibandingkan versi anime.

    Fusion Zamasu bahkan memiliki persoalan tersendiri akibat ketidaksempurnaan penyatuannya. Pada akhirnya, Zeno dari masa depan harus turun tangan untuk menghapus Zamasu beserta garis waktu yang telah ia cemari.

  6. 5. Para God of Destruction

    Beerus (dok. Toei Animation/Dragon Ball Super)
    Beerus (dok. Toei Animation/Dragon Ball Super)

    God of Destruction atau Dewa Kehancuran merupakan salah satu kelompok dewa paling kuat dalam Dragon Ball Super. Tugas mereka adalah menghancurkan planet, makhluk, atau peradaban tertentu demi menjaga keseimbangan alam semesta.

    Terdapat 12 Dewa Kehancuran, masing-masing bertugas mengawasi satu dari 12 alam semesta. Beberapa nama yang paling dikenal adalah Beerus dari Universe 7, Champa dari Universe 6, Belmod dari Universe 11, dan Sidra dari Universe 9.

    Kekuatan para Dewa Kehancuran sangat luar biasa. Beerus, misalnya, mampu menghadapi Goku dalam wujud Super Saiyan God dan tetap menunjukkan keunggulan besar. Ia juga memiliki teknik Hakai, yang memungkinkan penggunanya menghancurkan target dengan kekuatan penghancuran.

    Meski sama-sama menyandang gelar Dewa Kehancuran, kekuatan mereka tidak sepenuhnya setara. Dalam manga, pertarungan antardewa yang diperlihatkan sebelum Tournament of Power menunjukkan betapa berbahayanya para petarung ini. Beerus juga memperlihatkan kemampuan bertarung yang sangat mengesankan.

  7. 4. Para Malaikat

    Whis Dragon Ball Super
    Whis (dok. Toei Animation/ Dragon Ball Super)

    Para malaikat, seperti Whis dan Vados, awalnya terlihat sebagai pendamping para Dewa Kehancuran. Namun, peran mereka jauh lebih besar daripada sekadar melayani atau menemani para dewa tersebut.

    Mereka bertugas melatih dan mengawasi Dewa Kehancuran masing-masing. Whis, misalnya, merupakan guru bela diri Beerus, sementara Vados melatih Champa.

    Dalam hal kemampuan bertarung, para malaikat berada jauh di atas Dewa Kehancuran yang mereka awasi. Whis bahkan mampu menghentikan Beerus hanya dengan satu pukulan di bagian belakang leher. Vados juga pernah menyatakan bahwa dirinya lebih kuat daripada Whis, meskipun Whis meragukan apakah perbedaan tersebut masih berlaku setelah sekian lama.

    Selain kekuatan fisik, para malaikat memiliki berbagai kemampuan istimewa, termasuk Ultra Instinct yang selalu aktif dalam pertarungan, manipulasi waktu dalam batas tertentu, serta kemampuan memulihkan tubuh dan mengembalikan seseorang ke keadaan sebelumnya.

    Dengan kemampuan seperti itu, tidak mengherankan jika para Dewa Kehancuran harus menghormati aturan yang ditetapkan oleh para malaikat.

  8. 3. Grand Priest

    Ilustrasi karakter Grand Priest dari serial Dragon Ball Super karya Akira Toriyama yang diterbitkan Shueisha.
    Grand Priest. (Dok. Akira Toriyama, Shueisha/Dragon Ball Super)

    Grand Priest atau Great Priest merupakan salah satu sosok paling misterius sekaligus paling kuat dalam Dragon Ball Super. Ia adalah ayah dari sejumlah malaikat, termasuk Whis dan Vados, serta memiliki kedudukan penting di lingkungan Zeno.

    Walaupun Grand Priest termasuk golongan malaikat, kekuatannya berada di tingkat yang berbeda dari anak-anaknya. Whis sendiri pernah menyatakan bahwa kekuatannya tidak sebanding dengan sang ayah.

    Pernyataan tersebut menjadi salah satu petunjuk paling kuat mengenai posisi Grand Priest dalam hierarki kekuatan. Jika Whis saja mengakui kesenjangan kemampuan tersebut, kita bisa membayangkan betapa hebatnya sang Grand Priest.

    Sayangnya, hingga kini, kemampuan bertarung Grand Priest belum diperlihatkan secara lengkap. Karena itu, kita belum bisa mengukur secara pasti seberapa jauh kekuatannya melampaui para malaikat lain.

  9. 2. Zalama

    Siapa sebenarnya Zalama?

    Nama Zalama pertama kali disebutkan ketika Bulma mencari informasi mengenai Super Dragon Ball. Ia dikenal sebagai pencipta bola naga raksasa yang tersebar di Universe 6 dan Universe 7.

    Super Dragon Ball memiliki kemampuan luar biasa. Berbeda dengan Dragon Ball biasa, bola naga ini dapat mengabulkan permintaan dalam skala yang jauh lebih besar, termasuk permintaan yang berkaitan dengan pemulihan alam semesta yang telah dihapus Zeno.

    Keberadaan Super Dragon Ball tentu menimbulkan pertanyaan besar: seberapa kuat sosok yang mampu menciptakannya?

    Sayangnya, Dragon Ball Super belum memperlihatkan wujud Zalama, kemampuan bertarungnya, ataupun batas kekuatannya. Karena itu, belum ada dasar yang cukup kuat untuk memastikan bahwa Zalama lebih kuat daripada Grand Priest.

    Namun, sebagai pencipta Super Dragon Ball, Zalama jelas merupakan sosok yang sangat penting dalam kosmologi Dragon Ball. Ia pantas mendapat tempat tinggi dalam daftar ini, meskipun posisinya masih bersifat spekulatif.

  10. 1. Zeno

    Zeno dari Dragon Ball Super memancarkan cahaya energi biru terang dari kedua tangannya dengan latar belakang aura bercahaya.
    kekuatan penghapusan milik Zeno di Dragon Ball Super (dok. Toel Animation/Dragon Ball Super)

    Inilah sosok yang paling ditakuti oleh para dewa dalam Dragon Ball Super: Zeno, sang King of All.

    Zeno memiliki kedudukan tertinggi dalam hierarki kosmik yang diperlihatkan dalam serial ini. Bahkan para Dewa Kehancuran dan Grand Priest memperlakukannya dengan rasa hormat yang luar biasa.

    Hal yang membuat Zeno begitu mengerikan bukanlah kemampuan bela diri atau teknik bertarungnya. Sebaliknya, ia memiliki kekuatan untuk menghapus alam semesta beserta segala isinya hanya dalam sekejap.

    Kemampuan tersebut diperlihatkan ketika Zeno dari masa depan menghapus Zamasu yang telah menyebar ke seluruh realitas. Ia bahkan menghapus seluruh garis waktu tersebut, sehingga Goku harus membawa Zeno dari masa depan ke garis waktu utama.

    Yang lebih mengejutkan, Zeno mampu menghapus makhluk yang telah memperoleh keabadian melalui Super Dragon Ball. Ini menunjukkan bahwa keabadian pun tidak menjamin seseorang bisa selamat dari kekuatannya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More