Pangeran Benjamin dan pasukannya. (Dok. Yoshihiro Togashi, Shueisha/Hunter x Hunter)
Ironisnya, Benjamin merasa baru saja menyelesaikan salah satu ancaman terbesar dalam Succession Contest.
Ia membunuh Tserriednich, lalu meninggalkan ruangan untuk melanjutkan operasi terhadap pangeran lain.
Namun kalau Tserriednich ternyata berhasil menggunakan Parallel Future untuk menghindari eksekusi tersebut, Benjamin justru sudah memberi lawannya informasi yang sangat berharga.
Tserriednich kini mengetahui bagaimana Benjamin bergerak, bagaimana pasukannya menyerang, dan seberapa jauh Benjamin bersedia bertindak untuk membunuhnya.
Dan yang paling penting: Benjamin sendiri mungkin tidak sadar bahwa Tserriednich masih hidup.
Itulah bagian yang paling menakutkan dari Parallel Future.
Kemampuan ini tidak sekadar membuat Tserriednich sulit dibunuh. Ia berpotensi membuat lawannya salah memahami realitas pertarungan.
Untuk seorang pangeran yang baru belajar Nen tetapi memiliki bakat abnormal, itu adalah perkembangan yang sangat mengkhawatirkan.
Jadi, apakah Tserriednich benar-benar mati?
Untuk sekarang, bab 417 justru membuat jawabannya terasa semakin jelas sekaligus semakin membingungkan: kemungkinan besar kita belum benar-benar melihat kematian Tserriednich.
Dan kalau benar demikian, Benjamin mungkin baru saja meninggalkan sebuah bom waktu yang bakal membahayakan dirinya, yang waktunya sudah terbatas.