Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install

Benarkah Tserriednich Mati di Hunter x Hunter 417?

Benarkah Tserriednich Mati di Hunter x Hunter 417?
Tserriednich ditembak Benjamin. (Dok. Yoshihiro Togashi, Shueisha/Hunter x Hunter)
Intinya Sih
5W1H
Gini Kak
  • Benjamin menembak Tserriednich dan mengumumkan niatnya mengeksekusi pangeran keempat Kakin.
  • Salkov meragukan apakah eksekusi itu benar terjadi atau merupakan masa depan yang dilihat melalui Parallel Future.
  • Bab 417 mempertanyakan batas sepuluh detik Parallel Future serta kemungkinan Tserriednich masih hidup tanpa disadari Benjamin.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, apakah Tserriednich masih hidup?
Share Article

Hunter x Hunter bab 416 ditutup dengan adegan mengejutkan. Tserriednich, pangeran keempat Kakin yang dikenal paling berbahaya secara moral, ditembak oleh Benjamin.

Namun bab 417 justru membuat situasinya semakin membingungkan.

Alih-alih langsung memastikan apakah Tserriednich benar-benar mati, Togashi malah memperlihatkan perspektif Salkov yang semakin meragukan apa yang sebenarnya terjadi.

Dan kalau Tserriednich ternyata masih hidup, implikasinya terhadap Parallel Future bisa sangat mengerikan.

1. Benjamin benar-benar berniat membunuh Tserriednich

Tserriednich terkena tembakan Benjamin dalam adegan manga Hunter x Hunter karya Yoshihiro Togashi yang dramatis.
Tserriednich ditembak Benjamin. (Dok. Yoshihiro Togashi, Shueisha/Hunter x Hunter)

Benjamin tidak main-main.

Setelah menembak Tserriednich, ia melihat sang pangeran terbatuk darah dengan tubuh berlubang. Benjamin kemudian menginjak kepala Tserriednich hingga hancur sebelum meninggalkan ruangan.

Ia bahkan mengumumkan bahwa sejak awal dirinya memang berniat mengeksekusi Tserriednich.

Benjamin juga menawarkan pengampunan kepada para pengawal yang bersedia memberikan kesaksian mengenai kejahatan Tserriednich.

Menariknya, Benjamin tidak menggunakan metode yang sama kepada Tserriednich seperti ketika ia menangani target lain. Ia menggunakan TSK-17, racun yang dapat menginfeksi korban tanpa disadari, kepada pangeran lain. Tetapi kepada Tserriednich ia memilih eksekusi secara langsung dan brutal.

Ada kesan Benjamin memang menganggap Tserriednich terlalu berbahaya untuk dibiarkan hidup.

2. Tapi apakah Tserriednich benar-benar mati?

Salkov tampak kebingungan saat mempertanyakan apakah Tserriednich benar-benar telah mati dalam adegan manga Hunter x Hunter.
Salkov bingung apakah Tserriednich beneran mati. (Dok. Yoshihiro Togashi, Shueisha/Hunter x Hunter)

Inilah pertanyaan yang terus menghantui Salkov.

Sebelum Benjamin datang, Tserriednich sudah memberi Salkov instruksi mengenai skenario kematiannya.

Ia meminta Salkov membantu mengamankan tubuhnya dan menyampaikan kepada orang lain apa yang dilihatnya, tetapi merahasiakan kemampuan Nen Tserriednich.

Karena itu, ketika Benjamin kemudian menembak Tserriednich, Salkov mulai mempertanyakan apa yang sebenarnya ia lihat.

Apakah Benjamin benar-benar menembak Tserriednich?

Apakah para pengawal dan pasukan Benjamin benar-benar melihat kejadian yang sama?

Atau mereka semua sedang melihat masa depan yang diciptakan Parallel Future?

Salkov akhirnya memikirkan cara untuk memastikan kebenarannya: memeriksa bekas luka yang ditinggalkan Nen Beast Benjamin pada Theta.

Jika luka tersebut hilang, maka ada kemungkinan Benjamin dan Nen Beast-nya memang sudah mati dalam masa depan yang dilihat Tserriednich.

Kalau lukanya masih ada... nah, itu justru jauh lebih mengerikan.

Ngomong-ngomong, Salkov baru memikirkannya, belum beneran memeriksanya.

3. Kalau Tserriednich masih hidup, Parallel Future ternyata lebih mengerikan

Benjamin mengarahkan tembakan ke Tserriednich dalam adegan manga Hunter x Hunter karya Yoshihiro Togashi.
Benjamin menembak Tserriednich. (Dok. Yoshihiro Togashi, Shueisha/Hunter x Hunter)

Selama ini kita memahami Parallel Future sebagai kemampuan yang memungkinkan Tserriednich melihat sepuluh detik masa depan setelah mengaktifkan Zetsu.

Masalahnya, bab 417 membuat kita mempertanyakan apakah pemahaman itu sudah lengkap.

Salkov menyadari bukan hanya dirinya yang melihat kejadian tersebut.

Benjamin, para pengawalnya, pasukannya, bahkan Tserriednich sendiri seolah mengalami rangkaian kejadian yang sama.

Kalau ternyata Tserriednich memang membuat orang lain mengalami atau mempersepsikan masa depan tersebut sebagai kejadian nyata, sementara Tserriednich sendiri menghindari konsekuensinya.

Dan ini membuat adegan eksekusi tadi menjadi jauh lebih menyeramkan.

Benjamin bukan sekadar melihat Tserriednich mati.

Ia merasa sudah menembaknya. Ia melihat darahnya. Ia bahkan merasa sudah menghancurkan kepalanya.

Kalau semua itu ternyata hanya bagian dari masa depan yang diproyeksikan Parallel Future, maka pengalaman langsung Benjamin pun tidak lagi cukup untuk memastikan bahwa Tserriednich benar-benar mati.

4. Apakah durasi Parallel Future sudah lebih dari 10 detik?

Tserriednich Hui Guo Rou (dok. Shueisha/Hunter x Hunter)
Tserriednich Hui Guo Rou (dok. Shueisha/Hunter x Hunter)

Ini salah satu pertanyaan terbesar dari bab 417.

Selama ini batas yang kita ketahui adalah sepuluh detik.

Namun rangkaian kejadian dari kedatangan Benjamin hingga eksekusi Tserriednich membuat sebagian pembaca bertanya-tanya apakah kemampuan tersebut kini dapat bertahan lebih lama.

Ada juga kemungkinan yang lebih sederhana: keseluruhan adegan sebenarnya masih terjadi dalam rentang sepuluh detik, sementara cara Togashi menyajikannya membuat waktu terasa jauh lebih panjang.

Jadi untuk sekarang, belum aman menyimpulkan bahwa Tserriednich sudah meningkatkan durasi Parallel Future.

Tetapi fakta bahwa pembaca sendiri mulai mempertanyakan batas sepuluh detik tersebut sudah menunjukkan betapa ekstremnya perkembangan kemampuan Tserriednich.

5. Benjamin mungkin baru saja melakukan kesalahan terbesar

Pangeran Benjamin mengenakan seragam militer berdiri di depan para prajuritnya dalam ilustrasi manga Hunter x Hunter.
Pangeran Benjamin dan pasukannya. (Dok. Yoshihiro Togashi, Shueisha/Hunter x Hunter)

Ironisnya, Benjamin merasa baru saja menyelesaikan salah satu ancaman terbesar dalam Succession Contest.

Ia membunuh Tserriednich, lalu meninggalkan ruangan untuk melanjutkan operasi terhadap pangeran lain.

Namun kalau Tserriednich ternyata berhasil menggunakan Parallel Future untuk menghindari eksekusi tersebut, Benjamin justru sudah memberi lawannya informasi yang sangat berharga.

Tserriednich kini mengetahui bagaimana Benjamin bergerak, bagaimana pasukannya menyerang, dan seberapa jauh Benjamin bersedia bertindak untuk membunuhnya.

Dan yang paling penting: Benjamin sendiri mungkin tidak sadar bahwa Tserriednich masih hidup.

Itulah bagian yang paling menakutkan dari Parallel Future.

Kemampuan ini tidak sekadar membuat Tserriednich sulit dibunuh. Ia berpotensi membuat lawannya salah memahami realitas pertarungan.

Untuk seorang pangeran yang baru belajar Nen tetapi memiliki bakat abnormal, itu adalah perkembangan yang sangat mengkhawatirkan.

Jadi, apakah Tserriednich benar-benar mati?

Untuk sekarang, bab 417 justru membuat jawabannya terasa semakin jelas sekaligus semakin membingungkan: kemungkinan besar kita belum benar-benar melihat kematian Tserriednich.

Dan kalau benar demikian, Benjamin mungkin baru saja meninggalkan sebuah bom waktu yang bakal membahayakan dirinya, yang waktunya sudah terbatas.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More