Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Bab Berapa Saja yang Diadaptasi di Assassination Classroom Our Time?
(Dok. Lerche/Assassination Classroom the Movie: Our Time)
  • Film ini mengambil latar 15 hari sebelum batas waktu pembunuhan Korosensei, berisi kilas balik dan adaptasi bab manga yang belum sempat muncul di anime.
  • Beberapa bab yang diadaptasi mencakup kisah Maehara, Sugaya, dan Megu dengan fokus pada dinamika persahabatan serta momen humor khas Kelas 3-E.
  • Bagian utama film menyorot empat assassin—Seeker, Mario, Chantha, dan Futoshi—yang berjuang menyelamatkan Azusa dan putrinya dalam cerita penuh aksi serta kejutan emosional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Assassination Classroom The Movie: Our Time punya konsep yang cukup unik.

Secara timeline, film ini mengambil latar ketika Kelas 3-E tinggal memiliki sekitar 15 hari sebelum deadline untuk membunuh Korosensei. Dengan kata lain, ini sudah masuk fase endgame cerita.

Namun mayoritas isi film justru berupa kilas balik dan nostalgia para murid terhadap berbagai momen bersama Korosensei.

Yang menarik, banyak momen tersebut berasal dari chapter manga yang dulu tidak sempat diadaptasi ke anime TV karena keterbatasan durasi.

Jadi, bab apa saja yang diadaptasi di Assassination Classroom The Movie: Our Time?

1. Bab 23-24

Segmen ini berfokus pada Hiroto Maehara, sang playboy Kelas 3-E.

Maehara sempat berkencan dengan Kaho Tsuchiya dari kelas 3-C. Namun masalah muncul ketika mereka dipergoki Tomoya Seo, pacar Kaho.

Dalam situasi itu, Kaho justru melempar kesalahan ke Maehara, membuat Maehara menjadi sasaran amukan geng Seo.

Situasi tersebut akhirnya membuat murid-murid Kelas 3-E bekerja sama untuk membalas perlakuan Kaho dan Seo dengan cara khas mereka sendiri.

2. Bab 37

(Dok. Lerche/Assassination Classroom the Movie: Our Time)

Ini adalah kisah Sosuke Sugaya dan kemampuan uniknya membuat tato henna.

Awalnya semuanya berjalan santai dan menyenangkan, sampai Irina Jelavic masuk ke kelas… lalu secara konyol kehilangan kesadaran.

Korosensei dan Sugaya kemudian memanfaatkan tubuh Irina sebagai “kanvas” gambar mereka.

Dan ya, bisa ditebak Irina tidak akan senang begitu bangun.

3. Bab 44-45

(Dok. Lerche/Assassination Classroom the Movie: Our Time)

Bagian ini menyorot Megu Kataoka.

Mantan teman sekelasnya, Kokona Tagawa, masih terus memaksa Megu membantunya meski mereka kini sudah berbeda kelas.

Penyebabnya adalah "trauma" Kokona yang dulu hampir tenggelam saat renang. Ironisnya, kejadian itu sebenarnya terjadi karena Kokona sendiri malas berlatih setelah baru mencoba sekali. Tapi Kokona dengan "ahli" memanfaatkan itu untuk memeras Megu untuk membantunya, meski Megu sendiri kena dampak buruk dari terus-menerus dipaksa Kokona.

Korosensei bersama beberapa murid Kelas 3-E lalu menyusun skenario latihan renang yang absurd dan kocak agar Kokona akhirnya bisa mandiri dan berhenti merepotkan Megu.

4. Bab 158

Kalau dipikir-pikir, anime TV memang nyaris tidak memberi banyak sorotan untuk Maehara.

Chapter ini memperlihatkan Hinata Okano mengajak Maehara pulang bareng. Diam-diam dia serius ingin memberikan cokelat kepada Maehara.

Namun situasi berubah kacau ketika Maehara menyadari Korosensei sedang mengikuti mereka.

Alih-alih fokus pada momen hangat, Maehara justru membawa Okano ke karaoke agar murid-murid Kelas 3-E bisa memanfaatkan kesempatan untuk mencoba membunuh Korosensei.

Seperti yang bisa ditebak, rencana itu berujung chaos dan harus dibereskan Maehara sendiri.

5. Bonus Chapter: Home Time, Pub Time, Identity Time, dan Time to Say Thank You

(Dok. Lerche/Assassination Classroom the Movie: Our Time)

Deretan bonus chapter ini pada dasarnya menjadi “arc daging” movie-nya.

Ceritanya berfokus pada empat assassin yang masih paling gigih memburu Korosensei saat banyak assassin lain mulai menyerah: Seeker, Mario, Chantha, dan Futoshi.

Suatu hari, Korosensei mengunjungi bar favorit kuartet tersebut yang dikelola Azusa, wanita tunanetra yang terlilit hutang, bersama putrinya, Hotaru. (Yang menarik, Hotaru memiliki wajah yang sangat mirip dengan Nagisa dari kelas 3-E).

Situasi berubah serius ketika Azusa diculik lintah darat. Empat assassin tadi akhirnya menggunakan kemampuan mereka dengan cara yang sangat berbeda dari biasanya demi menyelamatkan Azusa.

Dan ternyata, sosok yang mereka coba selamatkan juga menyimpan kejutan tersendiri.

Selain semua bab itu, ada montage credits dan post-credits yang gak boleh dilewatkan

(Dok. Lerche/Assassination Classroom the Movie: Our Time)

Selain adaptasi bab-bab di atas, movie yang satu ini menyajikan montage saat credits dan juga adegan post-credits yang bikin terharu.

Untuk fans sejati Assassination Classroom, montage dan post-credits ini bisa jadi bikin puas nontonnya.

Rasanya memang jadi kayak melihat epilog Assassination Classroom.

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

Tele: https://t.me/WargaDuniaku

WA Channel: https://bit.ly/WAChannelDuniaku

Editorial Team

Related Article