Tsumiki terbangun dari koma (Dok. Shueisha / Jujutsu Kaisen)
Pada awalnya, peserta punya waktu 19 hari untuk merubah poinnya.
Jika tak mengalami perubahan entah itu peningkatan atau penurunan setelah batas waktu itu terlewati, ia akan langsung terkena penghapusan teknik kutukan seperti yang dijelaskan pada poin kedua.
Hal ini juga menjelaskan kenapa Higuruma juga mendonasikan satu poin tersisa untuk Yuji agar poin milik pemuda tersebut mengalami satu kali perubahan demi memperpanjang batas waktu 19 hari tersebut.
Itulah penjelasan tentang 8 aturan pokok Culling Game. Secara garis besar, Culling Game memaksa orang-orang terpilih Kenjaku untuk ikut dalam batas 19 hari, karena menolak atau membiarkan poin “mandek” terlalu lama bisa berujung pada penghapusan teknik kutukan yang membahayakan nyawa. Di dalam koloni, peserta dituntut bertahan hidup dengan sistem poin, membunuh penyihir bernilai lebih besar daripada warga biasa,dan ketika sudah mengumpulkan 100 poin, mereka bisa mengajukan aturan baru lewat Kogane, meski tetap akan ditolak jika mengancam kelangsungan permainan. Kombinasi tenggat waktu, ancaman hukuman, dan mekanisme poin inilah yang membuat Culling Game bukan sekadar pertarungan, melainkan sistem yang mengurung para peserta agar terus bergerak, bertarung, dan mengikuti skenario Kenjaku.
Bagaimana pendapat kalian tentang Culling Game di Jujutsu Kaisen?
Diterbitkan pertama 30 Desember 2023, diterbitkan kembali 29 Januari 2026
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku
Tele: https://t.me/WargaDuniaku
Apa aturan utama Culling Game di Jujutsu Kaisen? | Aturan utamanya: orang yang ditandai Kenjaku wajib mendeklarasikan ikut dalam 19 hari, peserta mendapat poin dengan membunuh peserta lain, poin bisa dipakai untuk menambah aturan baru, dan jika poin tidak berubah selama 19 hari maka peserta terkena penghapusan teknik kutukan. |
Apa yang terjadi kalau menolak ikut Culling Game? | Peserta yang menolak akan terkena “penghapusan teknik kutukan.” Karena teknik terukir di otak, penghapusan ini bisa menyebabkan kerusakan serius dan berujung kematian (kecuali orang yang sejak awal tidak punya teknik kutukan). |
Berapa poin yang didapat saat membunuh di Culling Game? | Membunuh penyihir memberi 5 poin, sedangkan membunuh warga biasa/non-penyihir memberi 1 poin. Poin inilah yang dipakai untuk menambah aturan atau kebutuhan strategi lainnya. |
Bagaimana cara menambah aturan baru di Culling Game? | Kumpulkan 100 poin (di luar poin diri sendiri), lalu ajukan aturan ke Kogane. Namun, Kogane bisa menolak jika aturan itu mengganggu kelangsungan permainan, jadi usulan harus tetap “masuk akal” dan tidak membubarkan game secara langsung. |