Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Adakah Hashira Lain yang Akan Membiarkan Nezuko Hidup di Bab 1 KnY?
Nezuko dan Tanjiro Kamado. (Dok. Ufotable/Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba)
  • Giyu Tomioka menjadi Hashira yang memberi kesempatan kepada Tanjiro dan Nezuko, lalu mengarahkan mereka kepada Sakonji Urokodaki.

  • Sebagian besar Hashira kemungkinan akan membunuh Nezuko, sementara Mitsuri dipandang paling mungkin mendengarkan perjuangan Tanjiro.

  • Kanae Kocho juga berpotensi mengampuni Nezuko, tetapi ia sudah meninggal sebelum cerita utama Kimetsu no Yaiba dimulai.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
sebelum cerita utama Kimetsu no Yaiba dimulai

Kanae Kocho sudah meninggal sebelum cerita utama dimulai.

Bab 1

Tanjiro pulang ke rumah dan menemukan keluarganya telah dibantai. Nezuko menjadi satu-satunya anggota keluarga yang masih hidup, tetapi telah berubah menjadi iblis.

malam itu

Giyu Tomioka menemukan Tanjiro dan Nezuko. Ia membiarkan Nezuko hidup dan mengarahkan Tanjiro kepada Sakonji Urokodaki.

bab 45

Nezuko dan Tanjiro dibawa ke hadapan para Hashira. Reaksi para Hashira menunjukkan sebagian besar dari mereka kemungkinan akan membunuh Nezuko.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • Apa?
    Tanjiro dan Nezuko bertemu Giyu setelah Nezuko berubah menjadi iblis. Giyu memutuskan untuk tidak membunuh Nezuko dan memberi mereka kesempatan.
  • Siapa?
    Tanjiro Kamado, Nezuko Kamado, Giyu Tomioka, serta Hashira lain seperti Mitsuri Kanroji, Rengoku, Kanae Kocho, Sanemi Shinazugawa, dan Obanai Iguro.
  • Di mana?
    Pertemuan Tanjiro, Nezuko, dan Giyu terjadi setelah Tanjiro pulang ke rumah. Lokasi pastinya per saat ini masih belum diketahui.
  • Kapan?
    Pada bab pertama Kimetsu no Yaiba, sebelum Tanjiro menjalani pelatihan Urokodaki.
  • Mengapa?
    Giyu tidak langsung membunuh Nezuko dan melihat kesempatan bagi Tanjiro setelah berhadapan dengan keduanya.
  • Bagaimana?
    Giyu mengarahkan Tanjiro dan Nezuko untuk menemui Sakonji Urokodaki, yang kemudian melatih Tanjiro dan membantu mengawasi Nezuko.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tanjiro pulang dan menemukan keluarganya sudah meninggal, sedangkan Nezuko berubah menjadi iblis. Giyu bertemu mereka dan tidak membunuh Nezuko. Ia menyuruh Tanjiro menemui Urokodaki. Hashira lain mungkin akan membunuh Nezuko. Mitsuri mungkin mau mendengar, tetapi Giyu tetap memberi jalan terbaik bagi kedua saudara itu.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Keputusan Giyu untuk tidak langsung membunuh Nezuko memberi Tanjiro kesempatan menjalani pelatihan dan menjaga adiknya. Arahan kepada Urokodaki juga menyediakan jalur yang jelas, karena Tanjiro mendapat pelatihan sementara Nezuko tetap diawasi. Dari catatan tersebut, satu keputusan Giyu menjadi awal penting bagi perjalanan kedua bersaudara itu.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pembaca Kimetsu no Yaiba mungkin sudah hafal bagaimana cerita ini dimulai. Tanjiro Kamado pulang ke rumah dan mendapati hampir seluruh keluarganya telah dibantai. Satu-satunya anggota keluarga yang masih hidup, Nezuko, ternyata sudah berubah menjadi iblis.

Tanjiro kemudian berhadapan dengan Hashira Air, Giyu Tomioka. Namun, Giyu pada akhirnya memutuskan untuk tidak membunuh Nezuko. Ia bahkan memberikan kesempatan kepada Tanjiro dengan mengarahkannya untuk menemui Sakonji Urokodaki.

Tapi pernahkah kamu membayangkan bagaimana jadinya kalau Hashira lain yang menemukan Tanjiro dan Nezuko pada saat itu?

Apakah mereka juga akan memberikan kesempatan kepada kedua bersaudara tersebut?

1. Yang mengerikan, hampir semua Hashira bisa saja membunuh Nezuko

Hashira Demon Slayer

Kalau kamu mempertimbangkan reaksi para Hashira terhadap Nezuko dalam pengadilan di bab 45, ada satu hal yang cukup jelas: sebagian besar dari mereka kemungkinan besar akan membunuh Nezuko, sekalipun Tanjiro memohon agar adiknya diampuni.

Kamu mungkin berpikir, "Bagaimana dengan Rengoku?"

Nah, ini ucapan Rengoku ketika Nezuko dan Tanjiro dibawa ke hadapan para Hashira: "Tidak perlu sidang! Melindungi iblis melanggar aturan Korps! Mari kita penggal saja kepala dia (Tanjiro) bersama sang iblis!"

Dan yang menarik, Rengoku menyampaikan pendapat tersebut dengan gaya bicaranya yang ceria dan penuh semangat seperti biasa.

Sosok seperti Gyomei Himejima juga belum tentu akan memberikan pengecualian. Meski memiliki sisi sensitif terhadap anak-anak karena pengalaman masa lalunya, Gyomei tetap bisa saja memilih menghabisi Nezuko daripada mengambil risiko membiarkan seorang iblis yang berpotensi memangsa manusia tetap hidup.

Belum lagi mereka yang memang terkenal sangat tidak mau kompromi terhadap iblis, seperti Sanemi Shinazugawa dan Obanai Iguro.

Jadi, meski Tanjiro beruntung bertemu seorang Hashira, sebenarnya ia juga sangat beruntung karena Hashira yang menemukannya adalah Giyu.

2. Hashira yang paling mungkin mengampuni Nezuko selain Giyu mungkin adalah Mitsuri

Mitsuri Kanroji (dok. Ufotable/Demon Slayer)

Namun, ada satu karakter selain Giyu yang terasa cukup mungkin tersentuh oleh perjuangan Tanjiro untuk melindungi adiknya.

Mitsuri Kanroji.

Mitsuri memiliki kepribadian yang sangat empatik. Dibandingkan beberapa Hashira lain, ia terasa sebagai sosok yang paling mungkin bersedia mendengarkan penjelasan Tanjiro sebelum mengambil keputusan.

Apalagi, berbeda dengan Sanemi, Muichiro, atau beberapa Hashira lain yang memiliki pengalaman traumatis dengan iblis, Mitsuri tidak diperlihatkan memiliki pengalaman masa lalu yang membuatnya begitu membenci mereka.

Namun, tetap ada beberapa masalah jika Mitsuri yang menemukan Tanjiro.

  • Tanjiro belum punya kemampuan untuk menghadapinya. Mitsuri memiliki kekuatan fisik dan fleksibilitas tubuh yang luar biasa. Tanjiro pada bab pertama bahkan belum menjalani pelatihan Urokodaki. Kalau Mitsuri memutuskan bahwa Nezuko harus dibunuh, Tanjiro hampir tidak punya kesempatan untuk menghentikannya.

  • Mitsuri tidak punya jalur pelatihan yang ideal untuk Tanjiro. Kalau misalkan Mitsuri bisa diyakinkan. Giyu bisa mengarahkan Tanjiro dan Nezuko kepada Urokodaki, sosok yang kemudian melatih Tanjiro sekaligus membantu mengawasi Nezuko. Sementara itu, guru Mitsuri adalah Kyojuro Rengoku. Mengingat reaksi Rengoku terhadap Nezuko dalam pengadilan, belum tentu ia bersedia menerima keduanya.

Jadi, sekalipun Mitsuri memberikan pengampunan, belum tentu ia bisa memberikan jalan keluar sebaik yang diberikan Giyu.

3. Kanae Kocho adalah sosok menarik, tetapi ia sudah meninggal

Shinobu Kocho dan Kanae Kocho (dok. ufotable/Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba)

Sosok lain yang terasa cukup mungkin mendengarkan perjuangan Tanjiro di bab pertama adalah Kanae Kocho.

Kakak Shinobu ini dikenal memiliki pandangan yang jauh lebih lunak terhadap iblis. Bahkan, ia pernah berharap suatu hari manusia dan iblis bisa hidup berdampingan tanpa saling menyakiti.

Shinobu mungkin akan keberatan jika Kanae memutuskan untuk mengampuni Nezuko. Namun, kepribadian Kanae terasa cukup kuat untuk membuat adiknya mempertimbangkan kembali keputusannya.

Bahkan, Kanae mungkin bisa menjadi sosok yang memberikan Tanjiro dan Nezuko jalur selanjutnya untuk bertahan hidup.

Sayangnya, ada satu masalah yang cukup fatal: Kanae sudah meninggal sebelum cerita utama Kimetsu no Yaiba dimulai.

Jadi, kemungkinan ini hanya bisa terjadi dalam skenario alternatif.

4. Giyu menemukan Tanjiro adalah skenario terbaik

Tanjiro Kamado dan Giyu Tomioka (dok. Koyoharu Gotoge, SHUEISHA, Aniplex, ufotable/Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba)

Pada akhirnya, memang Giyu yang menemukan Tanjiro merupakan skenario terbaik bagi kedua bersaudara tersebut.

Bukan hanya karena Giyu memiliki cukup kendali diri untuk tidak langsung membunuh Nezuko, tetapi juga karena ia tahu harus mengarahkan Tanjiro ke mana setelah memutuskan memberikan mereka kesempatan.

Rekomendasinya kepada Urokodaki menjadi bagian penting dari perjalanan Tanjiro. Urokodaki bukan sekadar melatihnya menjadi pembasmi iblis, tetapi juga membantu memastikan Nezuko tetap aman selama Tanjiro menjalani pelatihan.

Hashira lain yang masih hidup dan terasa paling mungkin memberikan pengampunan adalah Mitsuri. Namun, ia belum tentu bisa menyediakan jalur pelatihan dan perlindungan sebaik Giyu. Apalagi, kalau Rengoku sampai mengetahui kasus Nezuko sejak awal, kemungkinan besar ia justru akan meminta agar iblis tersebut segera dibunuh.

Dan dari satu keputusan Giyu untuk membiarkan Nezuko hidup, dimulailah rentetan kejadian yang akhirnya membawa Tanjiro berhadapan dengan Muzan dan mengakhiri ancaman Raja Iblis tersebut.

Bayangkan saja. Kalau yang menemukan Tanjiro malam itu adalah Rengoku, Sanemi, atau Obanai, mungkin cerita Kimetsu no Yaiba sudah selesai bahkan sebelum Tanjiro sempat belajar Pernapasan Air.

Luar biasa memang betapa besarnya dampak satu keputusan Giyu Tomioka.

Curated For You

Editorial Team

Related Article