Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
7 Hal Menarik Black Clover Episode 5, Magna vs Dante!
Magna menghajar Dante (Dok. Pierrot/Black Clover S2)
  • Asta mengalahkan Lilith-Nahamah setelah Nacht menahan pergerakan mereka dengan sihir bayangan, tepat sebelum batas waktu Unite Asta berakhir.

  • Magna menantang Dante memakai Soul Chain Deathmatch, sihir hasil pengembangannya bersama Zola yang membagi rata mana kedua pihak dan mengancam jiwa jika rantainya dirusak paksa.

  • Meski Dante terus beregenerasi, mananya akhirnya habis akibat pertarungan. Magna menumbangkannya dengan pukulan terakhir, disaksikan Zola, Jack, Asta, Nacht, dan Luck.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
episode 5 Black Clover S2

Magna dan Zola menantang Dante setelah Asta mengalahkan Lilith-Nahamah. Magna memakai Soul Chain Deathmatch untuk membagi mana dengan Dante hingga lawannya kehabisan sihir. Magna kemudian menumbangkan Dante dengan pukulan terakhirnya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Magna berhasil mengalahkan Dante dalam pertarungan di Black Clover S2 episode 5 setelah menggunakan sihir Soul Chain Deathmatch dan melancarkan pukulan terakhir.
  • Who?
    Magna bertarung melawan Dante, dengan Zola mendampingi Magna. Jack, Asta, Nacht, dan Luck menyaksikan kemenangan Magna pada akhir pertarungan.
  • Where?
    Pertarungan terjadi di lokasi konflik yang juga mempertemukan Dante dengan Jack serta menjadi area kemunculan Magna dan Zola; nama lokasi spesifiknya per saat ini masih belum diketahui.
  • When?
    Peristiwa tersebut berlangsung dalam Black Clover S2 episode 5, setelah Asta mengalahkan Lilith-Nahamah dan Magna serta Zola datang membantu Jack menghadapi Dante.
  • Why?
    Magna menantang Dante untuk membuktikan penyihir biasa dapat melawan kontraktor iblis. Ia memakai sihir yang dikembangkan bersama Zola untuk menyamakan mana mereka.
  • How?
    Magna menghubungkan jiwanya dan Dante melalui Soul Chain Deathmatch, membagi mana secara setara hingga Dante kehabisan sihir. Magna kemudian memakai rantai itu sebagai sarung tinju untuk menumbangkannya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Magna melawan Dante yang sangat kuat. Magna memakai sihir rantai bernama Soul Chain Deathmatch supaya kekuatan mereka dibagi sama. Dante bisa menyembuhkan luka, tapi lama-lama sihirnya habis. Magna tidak menyerah dan memukul Dante sampai jatuh. Zola, Jack, Asta, Nacht, dan Luck melihat Magna menang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Episode ini menonjolkan nilai kerja keras dan kecerdikan melalui Magna, penyihir yang semula dipandang biasa. Dengan dukungan Zola, ia mengubah keterbatasan mana menjadi strategi Soul Chain Deathmatch yang mampu menyetarakan pertarungan melawan Dante. Kegigihannya hingga pukulan terakhir memperlihatkan bahwa persiapan dan tekad dapat membuka peluang bagi sosok yang diremehkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Selain duel Asta vs Lilith-Nahamah, ada satu lagi duel epik yang tengah jadi sorotan utama episode ini, yaitu pertarungan Magna vs Dante. Episode kali ini seolah jadi pembuktian bahwa penyihir biasa bahkan punya celah untuk menjatuhkan petarung kelas monster seperti para kontraktor iblis.

Apa saja yang terjadi pada episode 5 Black Clover S2? Berikut daftarnya!

1. Asta berhasil membunuh Lilith-Nahamah

Asta memotong Lilith-Nahamah (Dok. Pierrot/Black Clover S2)

Puncak pertarungan Asta vs Lilith-Nahamah akhirnya mencapai hasilnya.

Asta berhasil menghancurkan matahari iblis tersebut dengan Demon-Dweller Sword dan Demon-Destroyer Sword. Melihat pemandangan tersebut, Lilith-Nahamah akhirnya merasakan sesuatu yang harusnya mustahil dirasakan, rasa takut.

Namun begitu mengetahui Asta punya batasan waktu, iblis tersebut memutuskan kabur lebih dulu dan menunggu pemuda itu kehabisan kekuatan. Untungnya, Nacht berhasil menyusul dan menahan pergerakan Lilith-Nahamah dengan sihir bayangannya.

Berkat itu, Asta berhasil memotong iblis tersebut tepat sebelum Unite-nya berakhir.

2. Magna dan Zola muncul menantang Dante

Magna dan Zola menantang Dante (Dok. Pierrot/Black Clover S2)

Meski Lilith dan Nahamah berhasil dikalahkan, Nacht masih mencemaskan Dante yang sekarang dihadapi Jack.

Untungnya, Jack rupanya mendapat bantuan tak terduga. Sayangnya, yang datang justru bukan seorang ksatria elit melainkan para anak buah Yami yang rakyat jelata, Zola dan Magna.

Dante sendiri bahkan kecewa karena menilai mana sihir mereka terlalu rendah untuk standar lawannya.

Namun yang membuatnya makin kecewa, Magna malah mengatakan dirinya yang akan maju sendiri menghajar Dante sementara Zola akan menonton saja.

3. Kartu andalan Magna, Soul Chain Deathmatch!

Magna menghajar Dante (Dok. Pierrot/Black Clover S2)

Meski merasa kecewa, Dante mencoba berbaik hati dengan memberi kesempatan Magna untuk menyerang. Namun di sinilah kesalahannya dimulai.

Bola api yang dilempar Magna ternyata bukan serangan biasa, melainkan pembukaan untuk kartu as miliknya.

Begitu terkena, sebuah rantai tiba-tiba muncul dari dada Dante dan terhubung dengan milik Magna. Pemuda itu sendiri menyebutnya dengan nama Soul Chain Death Match.

Sihir ini memungkinkan Magna menggabungkan mana sihir miiknya dengan musuh dan membaginya jadi sama rata. Kemampuan tersebut sangat menguntungkan Magna karena ia bisa menaikkan daya sihirnya dan menurunkan kemampuan tempur musuh di saat bersamaan. Yang tersisa adalah mereka cuma perlu saling menghajar sampai salah satu pihak tumbang.

Selain itu, rantai sihir tersebut dikatakan terbuat dari jiwa kedua pihak sehingga Magna memperingatkan kalau merusaknya secara paksa akan membuat jiwa pelakunya akan menjadi gila.

4. Latar belakang penciptaan sihir andalan Magna

Magna dan Zola mendalami formula sihir buatan mereka (Dok. Pierrot/Black Clover S2)

Sihir tersebut rupanya punya latar belakang yang cukup mendalam.

Seperti yang kita tahu, Magna bisa dibilang merupakan penyihir yang biasa-biasa saja. Ia tak punya kemampuan istimewa seperti anti-sihir Asta atau bakat insting liar Luck. Singkatnya, Magna cuma orang biasa bahkan di lingkungan para penyihir sekalipun.

Oleh karena itu, ia memohon pada Zola untuk membantunya bertambah kuat. Secara mengejutkan, pria itu langsung setuju membantunya karena merasa akan menemukan sesuatu yang menarik jika dikerjakan bersama-sama. Dari situlah, keduanya menghabiskan waktu menciptakan formula sihir khusus untuk melawan balik penyihir kelas monster seperti para kontraktor iblis.

Magna sendiri juga harus bisa menekan kebiasaan lamanya yang tak suka berpikir dan mencurahkan semua pikiran dan perasaannya untuk menciptakan kartu andalannya tersebut.

5. Dante yang masih bisa regenerasi meski dihajar Magna

Dante masih bisa beregenerasi meski dihajar (Dok. Pierrot/Black Clover S2)

Meski Magna berhasil mengatasi perbedaan kekuatan mereka, Dante masih punya satu keunggulan.

Serangan Magna kali ini memang bisa melukai kontraktor iblis tersebut. Namun masalahnya, Dante rupanya masih bisa terus beregenerasi.

Setiap luka yang ditorehkan akan sembuh dalam sekejap. Lubang di perut yang berhasil dibuat Magna juga bisa dihilangkan dengan sekejap.

Meskipun begitu, Magna masih menolak untuk menyerah dan terus berpegang teguh pada gaya bertarungnya.

6. Dante mulai kehabisan sihir di tengah pertempuran

Dante merasakan daya sihirnya menghilang sama sekali (Dok. Pierrot/Black Clover S2)

Seiring berjalannya waktu, puncak pertarungan akhirnya mulai terlihat.

Dante yang awalnya masih jumawa karena percaya dengan kemampuan regenerasinya tiba-tiba mendapati wujud iblis menghilang begitu saja. Hal itu tentu membuatnya terkejut dan bahkan sampai mempertanyakan Magna apakah dia yang melakukannya saat ini.

Magna sendiri cuma tersenyuum dan berkata kalau Dante tak menyadari hal sederhana yang tak pernah ia rasakan: kehabisan sihir. Dari situ, Dante langsung merinding karena hal itu menandakan ia tak bisa lagi memakai semua kemampuannya.

Di sisi lain, Magna masih punya satu kartu terakhir meski kehabisan sihir: kegigihannya.

7. Magna resmi berhasil mengalahkan orang terkuat dari Dark Triad

Magna meraung keras atas kemenangannya (Dok. Pierrot/Black Clover S2)

Magna pun akhirnya memulai serangan terakhirnya.

Dengan memakai rantai Soul Chain Deathmatch sebagai sarung tinjunya, Magna mengerahkan pukulan terakhir yang akhirnya berhasil menumbangkan Dante.

Hasilnya terlihat jelas. Magna, orang yang selama ini dianggap biasa saja akhirnya membuat pencapaian yang selama ini tak bisa dibuat Yami atau Asta: mengalahkan Dante.

Kemenangan itu tak hanya disaksikan Zola dan Jack saja. Asta, Nacht, dan Luck yang kebetulan baru sampai juga ikut melihat peristiwa bersejarah tersebut.

Itulah pembahasan duel sengit Magna vs Dante yang berakhir dengan kemenangan si penyihir biasa di Black Clover S2 episode 5.

Bagaimana menurut kalian?

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime dan manga, film, game, serta gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

Tele: https://t.me/WargaDuniaku

WA Channel: https://bit.ly/WAChannelDuniaku

Curated For You

Editorial Team

Related Article