Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
6 Fakta Soul Chain Deathmatch, Kartu As Magna Black Clover!
Soul Chain Deathmatch, sihir andalan Magna (Dok. Pierrot/Black Clover S2)
  • Soul Chain Deathmatch dikembangkan Magna bersama Zora setelah Magna merasa tertinggal; keterbatasan kapasitas mananya justru menjadi dasar formula sihir tersebut.

  • Sihir api biru ini aktif lewat kontak, lalu menghubungkan jiwa dan mana Magna dengan lawan untuk membagi total kekuatan secara rata, sehingga mengubah keseimbangan duel.

  • Rantai tidak boleh dirusak karena berdampak pada jiwa dan bisa membuat penggunanya gila, tetapi rentan serangan luar; teknik ini kemudian berkembang menjadi Soul Chain Tag Deathmatch.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
setelah gagal mengikuti pelatihan Mana Method di Kerajaan Heart

Magna merasa tertinggal dan meminta bantuan Zora untuk menciptakan sihir khusus.

selama proses pengembangannya

Magna frustrasi karena kapasitas sihirnya terbatas, tetapi keterbatasan itu menjadi dasar formula Soul Chain Deathmatch.

setelah pertempuran melawan Dante

Soul Chain Deathmatch kembali terlihat dalam pertempuran terakhir melawan salah satu klon Lucius. Skalanya berkembang menjadi Soul Chain Tag Deathmatch yang menghubungkan banyak petarung.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Soul Chain Deathmatch merupakan sihir Magna Swing yang menghubungkan mana dirinya dengan lawan, lalu membagi total mana kedua pihak secara sama rata.
  • Who?
    Magna Swing mengembangkan sihir ini bersama Zora. Dante dan salah satu klon Lucius menjadi lawan yang terkena teknik tersebut dalam cerita.
  • Where?
    Teknik ini digunakan dalam pertarungan satu lawan satu Magna melawan Dante, serta dalam pertempuran terakhir melawan salah satu klon Lucius.
  • When?
    Soul Chain Deathmatch dipakai dua kali sepanjang cerita: saat pertarungan melawan Dante dan kemudian pada pertempuran terakhir melawan klon Lucius.
  • Why?
    Magna menciptakannya setelah merasa tertinggal dari rekan-rekannya dan membutuhkan sihir untuk menghadapi lawan dengan cadangan mana jauh lebih besar.
  • How?
    Api biru sihir ini dibungkus serangan biasa dan aktif melalui kontak. Rantai jiwa terbentuk, menyamakan mana kedua pihak; rantai rentan terhadap serangan dari luar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Magna dan Zora membuat sihir bernama Soul Chain Deathmatch. Sihir ini seperti api biru dan rantai jiwa. Magna memakainya untuk melawan Dante. Rantai itu membagi kekuatan mereka jadi sama. Kalau rantainya dirusak, orang bisa jadi gila. Sihir ini harus dipakai saat lawan satu lawan satu. Magna juga memakainya lagi melawan klon Lucius.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Soul Chain Deathmatch menampilkan daya cipta Magna dan Zora yang lahir dari keterbatasan, mengubah rasa tertinggal menjadi teknik yang mampu menyeimbangkan pertarungan melawan lawan jauh lebih kuat. Perkembangannya hingga menghubungkan banyak petarung juga memperlihatkan bahwa formula tersebut terus menemukan bentuk baru dalam situasi genting.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Soul Chain Deathmatch adalah sihir yang membuat Magna melakukan hal yang sebelumnya gagal dilakukan Asta dan Yami: mengalahkan Dante. Kemampuan ini sendiri terciptak dari rasa frustasi Magna yang merasa mulai tertinggal dari teman-temannya yang kebanyakan punya bakat unik.

Apa saja fakta menarik sihir satu ini? Berikut pembahasannya!

1. Dikembangkan Magna dan Zola

Magna dan Zola mendalami formula sihir buatan mereka (Dok. Pierrot/Black Clover S2)

Seperti yang kita tahu, Magna merupakan penyihir dengan kemampuan sihir yang tergolong biasa-biasa saja. Ia bahkan sempat merasa tertinggal setelah gagal mengikuti pelatihan Mana Method di Kerajaan Heart.

Karena itulah, ia meminta bantuan Zora untuk menciptakan jenis sihir khusus yang bisa diandalkan oleh penyihir lemah sepertinya.

Selama proses pengembangannya, Magna sempat frustrasi karena kapasitas sihirnya yang terbatas membuatnya sulit menandingi para petarung kelas atas dengan cadangan mana melimpah. Namun, keterbatasan tersebut justru menjadi dasar terciptanya formula sihir andalannya.

2. Wujud aslinya api biru yang dibungkus dengan serangan dasar Magna

Magna membungkus sihir Soul Chain Deathmatch dengan bola api sebelum menyerang (Dok. Pierrot/Black Clover S2)

Wujud asli sihir ini sebenarnya berupa api berwarna biru. Efeknya sendiri baru akan aktif ketika terjadi kontak langsung dengan lawan.

Untuk mengakali kelemahan tersebut, Magna membungkus sihirnya dengan serangan sihir biasa. Dengan begitu, lawan akan mengira bahwa serangan tersebut hanyalah pukulan lemah yang mudah ditepis.

Padahal, tanpa disadari, mereka baru saja melakukan kesalahan fatal karena menyentuh kartu andalan Magna.

3. Fungsinya menghubungkan mana sihir kedua pihak dan membaginya sama rata

Mana sihir Magna dan Dante jadi sama rata (Dok. Pierrot/Black Clover S2)

Berkaitan dengan poin pertama, sihir Soul Chain Deathmatch terlahir dari ide Magna untuk mengakali perbedaan kekuatannya dengan musuh yang sekarang levelnya sangat berat.

Dengan membuat rantai jiwa yang menghubungkan dirinya dengan musuh, Magna bisa mengumpulkan akumulasi sihir musuh dan dirinya kemudian membaginya sama rata. Katakan jika musuh punya daya 1000 dan Magna cuma 2, pemuda itu bisa menciptakan situasi di mana rantai sihir itu membuat dirinya dan musuh sama-sama punya daya 502.

Hal ini membuat Magna bisa menaikkan daya tempurnya lebih dahsyat dari situasi normal. Di sisi lain, musuh akan mengalami penurunan dari segi performa karena kebanyakan sihirnya biasanya membutuhkan konsumsi mana dalam jumlah besar.

4. Bisa membuat orang yang terkena akan gila jika memaksa merusak rantainya

Dante masih bisa beregenerasi meski dihajar (Dok. Pierrot/Black Clover S2)

Selain membuat arah pertarungan jadi terkesan lebih adil, Soul Chain Deathmatch punya efek samping yang mengerikan.

Magna sendiri sempat memperingatkan Dante untuk jangan coba-coba merusak rantainya karena pada dasarnya objek tersebut yang saat ini menjerat mereka berdua terbuat dari jiwa mereka sendiri.

Jadi jika ada yang nekat merusaknya, efeknya akan berdampak pada jiwanya sendiri dan membuatnya jadi gila.

5. Menurut Zola, teknik tersebut masih rentan gangguan serangan luar

Dante merasakan daya sihirnya menghilang sama sekali (Dok. Pierrot/Black Clover S2)

Meski efektif untuk menghadapi musuh sekelas monster, teknik ini ternyata memiliki satu kelemahan fatal.

Menurut Zora, Soul Chain Deathmatch sangat rentan terhadap gangguan serangan dari pihak luar. Oleh karena itu, Magna cuma memakai dalam pertempuran satu lawan satu.

Inilah alasan Zora meminta Jack untuk tidak ikut campur dalam pertarungan Magna agar duel tersebut bisa berlangsung tanpa campur tangan siapa pun.

6. Dipakai dua kali di sepanjang ceritanya

Magna menghajar Dante (Dok. Pierrot/Black Clover S2)

Menurut Magna, sihir Soul Chain Deathmatch aslinya cuma bisa dipakai sekali. Setelah itu, ia dan Zola tampaknya harus menyusun ulang formulanya lagi dari nol.

Namun setelah pertempuran melawan Dante, sihir ini kembali terlihat selama di pertempuran terakhir, tepatnya saat melawan salah satu klon Lucius.

Skalanya juga ikut berkembang di mana bukan cuma dua yang terlibat tapi juga banyak petarung yang terhubung oleh sihir ini sehingga Magna memanggilnya dengan sebutan Soul Chain Tag Deathmatch.

Itulah fakta-fakta menarik sihir Soul Chain Deathmatch ciptaan Magna Swing Black Clover.

Bagaimana menurut kalian?

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime dan manga, film, game, serta gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

Tele: https://t.me/WargaDuniaku

WA Channel: https://bit.ly/WAChannelDuniaku

Curated For You

Editorial Team

Related Article