Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Hal Seru Black Clover S2 Episode 4, Gabungan Dua Iblis!
Asta vs wujud gabungan Lilith dan Nahamah (Dok. Pierrot/Black Clover S2)
  • Nacht memisahkan Lilith dan Nahamah dari Dante, lalu mengulur waktu dengan Mana Zone demi menahan dua iblis kelas tertinggi sebelum pohon Qliphoth dihancurkan.

  • Masa lalu Nacht terungkap: eksperimen pemanggilan Lucifugus keluarga Faust menewaskan banyak orang dan merenggut Morgen, mendorongnya memerangi kejahatan bersama Black Bull.

  • Saat Nacht terdesak, Asta datang dengan Anti-Sihir untuk melawan Lilith dan Nahamah yang kemudian bergabung, serta menggagalkan bola api raksasa memakai Demon-Slayer.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Saat menginjak usia 18 tahun

Nacht mengetahui keluarganya meneliti iblis dan memperoleh kontrak dengan empat iblis menengah. Ia memanggil Lucifugus, menyebabkan tragedi yang menewaskan Morgen setelah adiknya membatalkan ritual tersebut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Nacht menahan Lilith dan Nahamah, dua iblis kelas tertinggi, sebelum Asta datang dan menghadapi wujud gabungan keduanya yang menciptakan bola api raksasa.
  • Who?
    Nacht Faust, Jack, Dante, Lilith, Nahamah, Asta, Liebe, Morgen, Yami, serta Lucifugus terlibat dalam peristiwa pertarungan dan kilas balik keluarga Faust.
  • Where?
    Pertarungan berlangsung di Kerajaan Spade, sementara kilas balik Nacht terjadi di lingkungan keluarga Faust dan berkaitan dengan Black Bull.
  • When?
    Peristiwa ini terjadi dalam Black Clover S2 episode 4; masa lalu Nacht mencakup saat ia berusia 18 tahun.
  • Why?
    Nacht berusaha menunda Lilith dan Nahamah agar kehancuran tidak meluas, sambil menunggu upaya menghentikan Dark Triad dan melenyapkan pohon Qliphoth.
  • How?
    Nacht memakai Mana Zone, Devil Union, dan Monument of Atonement. Setelah kurungan dihancurkan, Asta memakai Anti-Sihir serta pedang Demon-Slayer raksasa untuk menahan bola api.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Nacht melawan dua iblis kuat, Lilith dan Nahamah, di kerajaan Spade. Dulu, adik Nacht bernama Morgen meninggal saat menghentikan iblis Lucifugus. Kini Nacht hampir kalah karena diserang api dan es. Asta datang menolong dengan sihir anti-sihir. Lalu dua iblis itu bergabung dan membuat bola api besar. Asta mencoba menahannya dengan pedang besar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

SItuasi kerajaan Spade kian mendekati ujung kehancuran karena iblis kelas tertinggi memasuki dunia manusia. Hal itu terjadi pada Nacht yang harus melawan dua iblis level tersebut di saat yang sama. Untungnya, harapan untuk membalikkan situasi keputusasaan tersebut akhirnya telah datang.

Apa saja yang terjadi pada episode 4 Black Clover S2? Berikut pembahasannya!

1. Nacht berupaya menahan Lilith dan Nahamah

Nacht vs Lilith dan Nahamah (Dok. Pierrot/Black Clover S2)

Situasi Nacht dan Jack benar-benar tak bagus.

Mereka berhadapan dengan Dante yang sekarang telah mencapai potensi penuhnya. Di sisi lain, ada dua iblis kelas tertinggi, yaitu Nahamah dan Lilith yang harus dilawan sebelum mereka membuat kekacauan lebih besar lagi.

Melihat situasi nyaris tanpa harapan, Nacht membuat keputusan besar. Ia memilih memisahkan kedua iblis kelas tinggi itu dengan Dante yang akan melawan Jack sendirian. Begitu terpisah cukup jauh, Nacht langsung memakai teknik Mana Zone yang membuat para iblis kehilangan penglihatan dan menyerang secara membabibuta.

Yah, Nacht memutuskan untuk terus kucing-kucingan dengan Lilith dan Nahamah sampai ada yang bisa menghalangkan Dark Triad dan melenyapkan pohon Qliphoth.

2. Masa lalu Nacht

Yami, Nacht, dan Morgen (Dok. Pierrot/Black Clover S2)

Nacht diceritakan berasal dari keluarga Faust, bangsawan yang cukup terpandang. Ia sendiri punya adik kembar bernama Morgen.

Kepribadian keduanya sendiri memang bertolakbelakang. Morgen adalah penyihir cahaya yang baik hati dan gemar membantu siapapun. Sedangkan Nacht adalah orang yang cukup egosi dan sering bertindak sesuka hatinya. Ia bahkan sampai menyemir rambutnya jadi pirang agar orang tak salah mengira.

Nacht sendiri sempat berteman dengan Yami karena elemen sihir mereka yang mirip. Mereka kerap bertingkah sesukanya sampai pria itu bergabung dengan Ksatria Sihir bersama Morgen.

3. Tragedi pemanggilan Lucifugus

Nacht memanggil Lucifugus (Dok. Pierrot/Black Clover S2)

Saat menginjak usia 18 tahun, Nacht akhirnya mengetahui rahasia gelap keluarganya.

Keluarga Faust rupanya merupakan peneliti iblis. Mereka bahkan memilih Nacht karena kepribadian dan sihir bayangannya lebih cocok sebagai penerus keluarga daripada Morgen yang terkesan seperti orang asing. Dari situlah, pria itu mendapat kontrak pertamanya dengan 4 iblis menengah sekaligus.

Namun sebuah tragedi mengubah segalanya saat Nacht memakai gelang pemberian ayahnya untuk memanggil iblis kelas tertinggi, Lucifugus dan menyebabkan semua orang terbunuh. Untungnya, Morgen muncul tepat waktu dan merusak gelang tersebut untuk membatalkan pemanggilannya.

Sayangnya, efek tindakan tersebut membuat Morgen menderita luka fatal dan meregang nyawa di pelukan kakaknya.

Dari situlah, Nacht akhirnya memutuskan untuk terus memerangi kejahatan dengan kekuatan iblisnya dan bergabung bersama Yami di Black Bull.

4. Asta akhirnya muncul menyelamatkan Nacht

Asta menyelamatkan Nacht (Dok. Pierrot/Black Clover S2)

Seperti yang sudah diduga, Nacht yang hanya mampu menggunakan kekuatan kontrak iblisnya tentu kesulitan menghadapi dua iblis tingkat tertinggi sekaligus. Nahamah dan Lilith terus mendesaknya dengan rentetan serangan sihir api dan es yang begitu brutal. Meski Nacht berusaha mengulur waktu sambil mencari celah untuk melawan, perbedaan kekuatan mereka terbukti terlalu besar.

Dalam kondisi terdesak, Nacht akhirnya mengerahkan Devil Union dengan Plumede dan Walgner untuk mengaktifkan wujud Gallus x Felis. Melalui kemampuan tersebut, ia menciptakan Monument of Atonement, sebuah kurungan kegelapan yang dimaksudkan untuk menahan Lilith dan Nahamah sekaligus.

Sayangnya, kedua iblis itu berhasil menghancurkan kurungan tersebut dan kembali menyerang Nacht. Mereka bahkan membakar dan membekukan kedua tangannya menggunakan sihir masing-masing, membuat wakil kapten Banteng Hitam itu berada di ambang kematian.

Beruntung, Asta akhirnya tiba tepat waktu untuk menyelamatkannya. Dengan kekuatan Anti-Sihir yang dimilikinya bersama Liebe, Asta mampu menghadapi kedua iblis yang sebelumnya nyaris tak tersentuh oleh Nacht.

5. Asta melawan wujud gabungan Lilith dan Nahamah

Asta vs wujud gabungan Lilith dan Nahamah (Dok. Pierrot/Black Clover S2)

Pertarungan pun mulai berbalik ketika Asta melancarkan serangan balasan. Ia bahkan berhasil membelah tubuh Nahamah menjadi dua bagian. Namun, Lilith tak membiarkan rekannya begitu saja dan segera menyerap Nahamah ke dalam tubuhnya, menyatukan kekuatan mereka menjadi satu entitas yang jauh lebih mengerikan.

Benar saja, setelah bergabung, kekuatan kedua iblis tingkat tertinggi itu meningkat drastis. Mereka bahkan mampu menciptakan bola api raksasa menyerupai matahari yang berpotensi meluluhlantakkan wilayah di sekitarnya. Ukurannya yang begitu masif membuat serangan tersebut menjadi ancaman serius bagi siapa pun yang berada di dekatnya.

Melihat besarnya ancaman tersebut, Asta langsung bertindak cepat. Ia memperbesar pedang Demon-Slayer miliknya hingga berukuran raksasa untuk menahan sekaligus memukul balik bola api tersebut menggunakan kekuatan Anti-Sihir.

Itulah pembahasan hal-hal menarik di Black Clover S2 episode 4.

Bagaimana menurut kalian?

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime dan manga, film, game, serta gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

Tele: https://t.me/WargaDuniaku

WA Channel: https://bit.ly/WAChannelDuniaku

Curated For You

Editorial Team

Related Article