Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Apa yang Berbeda dari Pokémon Worlds 2016 dan 2026? Ini Menariknya
Chris Brown, Director of Global Esports and Events di The Pokémon Company International. Fotografer: Fahrul Nurullah
  • Pokémon World Championships kembali digelar di San Francisco pada 2026, satu dekade setelah penyelenggaraan 2016.
  • Worlds 2026 memakai Moscone Center dan Chase Center, sementara ajang 2016 berlangsung di San Francisco Marriott Marquis.
  • Penyelenggaraan 2026 melibatkan sekitar 2.000 staf dan membagi aktivitas Worlds, Pokémon XP, serta Rayquaza Road ke sejumlah tim.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
19–21 Agustus 2016

Pokémon World Championships 2016 berlangsung di San Francisco Marriott Marquis, San Francisco.

2026

Pokémon World Championships kembali digelar di San Francisco. Rangkaian kegiatan menggunakan Moscone Center, Moscone West, dan Chase Center.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pokémon World Championships 2026 dibandingkan dengan penyelenggaraan 2016 di San Francisco.
  • Who?
    Chris Brown, Director of Global Esports and Events di The Pokémon Company, menjelaskan perubahan penyelenggaraan Worlds.
  • Where?
    San Francisco, dengan Moscone Center, Moscone West, dan Chase Center untuk rangkaian Worlds 2026.
  • When?
    Worlds 2016 berlangsung pada 19–21 Agustus 2016. Worlds kembali digelar di San Francisco pada 2026.
  • Why?
    Skala penyelenggaraan yang semakin besar membuat venue dan pengelolaan aktivitas Worlds berubah.
  • How?
    Worlds 2026 menggunakan beberapa venue dan membagi penanganan Pokémon XP, Rayquaza Road, serta Worlds kepada tim berbeda.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pokémon Worlds ada di San Francisco lagi pada 2026. Dulu, tahun 2016, acaranya di hotel dan orang umum belum bisa masuk. Sekarang acaranya pakai tempat besar, ada Pokémon XP dan Championship Night. Chris Brown bilang ada banyak tim dan sekitar 2.000 staf yang membantu acara ini.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Perubahan skala Worlds 2026 menghadirkan ruang bagi pengunjung umum untuk menjadi bagian dari pengalaman Pokémon World Championships. Penggunaan beberapa venue, aktivitas Pokémon XP, dan pembagian kerja antar-tim menunjukkan rangkaian kegiatan dapat ditangani sebagai satu pengalaman besar di San Francisco.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

San Francisco, Duniaku.com — Pokémon World Championships 2016 berlangsung pada 19–21 Agustus 2016 di San Francisco.

Sudah satu dekade berlalu sejak saat itu.

Pada 2016, Pokémon baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-20. Sementara pada 2026, Pokémon World Championships kembali digelar di San Francisco dalam tahun ke-30 perjalanan Pokémon.

Dalam rentang sepuluh tahun tersebut, Pokémon Worlds jelas mengalami perubahan besar. Namun, seperti apa perubahannya dari perspektif orang yang berada di balik penyelenggaraan?

Pertanyaan itu saya ajukan kepada Chris Brown, Director of Global Esports and Events di The Pokémon Company, dalam sesi round table interview bersama media di sela-sela kesibukannya selama Pokémon Worlds 2026.

Dan jawabannya memberikan gambaran menarik tentang seberapa besar Worlds telah berkembang.

1. Dari Marriott Marquis ke Moscone Center dan Chase Center

Moscone Center jadi rumah Day 1 dan Day 2 Pokemon Worlds 2026. Fotografer: Fahrul Nurullah

Perbedaan paling mudah terlihat adalah venue.

Pada 2016, Pokémon World Championships berlangsung di San Francisco Marriott Marquis, sebuah hotel di kawasan pusat San Francisco.

Sepuluh tahun kemudian, skala venue-nya berubah drastis.

Pokémon World Championships 2026 berlangsung di Moscone Center, salah satu kompleks konvensi dan pameran terbesar di San Francisco. Bahkan Moscone West ikut digunakan untuk kebutuhan seperti pengambilan badge dan Pokémon Center.

Belum selesai di sana, rangkaian Worlds 2026 juga melibatkan Chase Center untuk agenda Championship Night.

Dengan kata lain, kalau Worlds 2016 terasa seperti sebuah kompetisi besar yang berlangsung di dalam sebuah hotel, Worlds 2026 sudah berkembang menjadi rangkaian event yang menggunakan beberapa venue besar sekaligus.

Dan perubahan venue tersebut tentu berkaitan erat dengan perubahan skala.

2. 400 kompetitor pada 2016, sekitar 2.000 staf pada 2026

Moscone Center jadi rumah Day 1 dan Day 2 Pokemon Worlds 2026. Fotografer: Fahrul Nurullah

Ketika saya bertanya mengenai perubahan yang paling terasa antara Worlds 2016 dan 2026, Chris menyoroti skala penyelenggaraan.

Menurut Chris, pada 2026 ada sekitar 2.000 staf yang terlibat dalam penyelenggaraan dan pengelolaan berbagai aktivitas Pokémon di San Francisco.

Sebagai pembanding, ia menyebut bahwa pada 2016 jumlah kompetitor Worlds hanya sekitar 400 pemain.

Perbandingan ini tentu tidak berarti 2.000 staf 2026 berhadapan langsung dengan 400 pemain 2016. Namun angka tersebut memberikan gambaran sederhana tentang betapa berbeda kompleksitas event-nya sekarang.

Bahkan, dalam menjawab pertanyaan dari jurnalis lain, Chris mengungkap bahwa sekitar 100.000 orang masuk dalam interest list untuk mendapatkan badge Pokémon Worlds 2026.

Sementara itu, jumlah badge yang tersedia sekitar 50.000.

Artinya, bahkan sebelum membicarakan orang yang benar-benar datang ke venue, permintaan terhadap akses ke event ini sudah mencapai sekitar dua kali kapasitas badge yang tersedia.

Dan ini menghasilkan perbedaan lain yang sangat menarik.

Pada 2016, kapasitas venue yang sangat terbatas membuat Pokémon World Championships saat itu tidak terbuka untuk publik secara umum. Event tersebut hanya dapat dimasuki oleh pemain yang lolos kualifikasi serta keluarga mereka.

Sepuluh tahun kemudian, pengunjung umum dalam jumlah puluhan ribu justru menjadi bagian dari pengalaman Worlds.

Jadi perubahan Worlds bukan hanya soal jumlah pemain yang bertanding, tetapi juga tentang siapa yang dapat hadir dan mengalami event tersebut.

3. Compartmentalization: satu Worlds, banyak tim

Moscone Center jadi rumah Day 1 dan Day 2 Pokemon Worlds 2026. Fotografer: Fahrul Nurullah

Skala yang semakin besar juga membuat cara Pokémon mengelola event ikut berubah.

Pada 2026, Worlds bukan hanya turnamen di Moscone Center.

Ada Pokémon XP dengan berbagai aktivitas seperti stage dan Rayquaza Road. Ada rangkaian aktivitas lain di sekitar kota. Ada pula agenda besar seperti Championship Night di Chase Center.

Menariknya, Chris menjelaskan bahwa aktivitas-aktivitas tersebut tidak semuanya ditangani oleh satu kelompok yang sama.

Ada tim yang menangani Pokémon XP, ada yang menangani Rayquaza Road, dan ada pula tim yang menangani Worlds.

Dengan kata lain, penyelenggaraan Worlds 2026 memiliki semacam kompartementalisasi.

Setiap kelompok memiliki tanggung jawab dan wilayah kerja masing-masing, tetapi semuanya tetap menjadi bagian dari satu pengalaman besar Pokémon World Championships.

Hal ini mungkin tidak terlalu terlihat oleh pengunjung.

Bagi pengunjung, semuanya terasa sebagai satu rangkaian besar: datang ke San Francisco, masuk ke Worlds, mengunjungi Pokémon XP, mengikuti berbagai aktivitas, kemudian menikmati agenda besar lainnya.

Namun dari sisi penyelenggara, ternyata ada banyak "mesin" berbeda yang harus berjalan secara bersamaan agar pengalaman tersebut terasa sebagai satu event yang utuh.

4. Penutup: Dan perubahan itu mungkin baru terasa kalau melihat keduanya dari jarak sepuluh tahun

Banner 2026 Pokémon World Championships. Fotografer: Fahrul Nurullah

Ada sesuatu yang menarik dari membandingkan Worlds 2016 dan 2026.

Pada 2016, Pokémon World Championships memang sudah merupakan kompetisi global bergengsi. Namun akses publiknya sangat terbatas dan skalanya masih dapat ditampung di sebuah hotel.

Pada 2026, situasinya sudah sangat berbeda.

Moscone Center. Chase Center. Pokémon XP. Puluhan ribu pengunjung. Sekitar 2.000 staf. Bahkan 100.000 orang sempat masuk dalam interest list untuk mendapatkan badge.

Dan semua itu terjadi di kota yang sama, tepat sepuluh tahun setelah Worlds terakhir kali digelar di San Francisco.

Buat saya yang tidak hadir langsung di Worlds 2016, perbandingan ini juga menarik karena memberikan konteks terhadap apa yang saya lihat sendiri di Worlds 2026.

Dan berkat perspektif Chris Brown yang mengalami kedua era tersebut, kita mendapatkan gambaran bahwa perubahan Worlds selama satu dekade ternyata bukan sekadar soal event yang menjadi lebih besar. Cara event tersebut dirancang, dibagi, dan dijalankan pun ikut berubah.

Curated For You

Editorial Team

Related Article