TUTUP

Ini Tokoh Film Marvel yang Katanya Kuat, namun Malah Mengecewakan!

Digembar-gemborkan kuat, para tokoh film Marvel ini malah terasa mengecewakan. Ada yang tidak dapat kesempatan pamer kekuatan hingga akhir hayat, ada juga yang begitu diberi kesempatan justru kalah sorotan dari tokoh lain!

Membuat film itu lebih repot dan lebih mahal dari menggambar komik. Ada aspek seperti dana visual efek, gaji aktor, dan lain sebagainya yang patut diperhitungkan studio dan sutradara saat memproduksi sebuah film. Karenanya tokoh-tokoh film Marvel yang bukan antagonis atau protagonis utama ya jarang dapat kesempatan pamer kekuatan. Terutama karena satu film saja produksinya bisa berbulan-bulan, dengan jeda rilis tahunan. Tokoh-tokoh film Marvel berikut ini adalah contoh korban dari pilih kasih tersebut. Katanya sih mereka ini kuat banget. Tapi mereka antara tidak pernah mendapat kesempatan beraksi maksimal, atau malah tidak sehebat reputasinya saat beraksi. Siapa saja? Mari kita lihat daftarnya. Odin adalah pemimpin Asgard yang ditakuti sekaligus dihormati. Kehadirannya di Jotunheim saat Thor 1 langsung mengintimidasi Lauffey dan para Frost Giant, padahal mereka menang jumlah dan baru saja mengepung Thor dan Warriors Three serta Loki. Hela juga menceritakan kalau sebelum dirinya dikurung, dia dan Odin pernah menaklukkan semua alam yang diketahui dulu. Ini semakin membuktikan kekuatan Odin. Meski begitu, dari Thor 1 hingga Thor: Ragnarok, kekuatan Odin jarang sekali membantu langsung Thor dalam mengatasi ancaman. Di Thor 1 misalnya, Odin sudah tidak enak badan. Tak lama setelah membuang Thor, dia harus berhibernasi dalam Odinsleep. Di Ragnarok, Odin malah meninggal duluan sebelum konflik utama filmnya dimulai. Heimdall juga termasuk sosok yang ditakuti sekaligus disegani di Asgard. Itu karena matanya bisa melihat banyak kejadian di semesta. Bila Heimdall ingin melihat sesuatu, maka ia bisa melihatnya; kecuali targetnya dapat menyembunyikan diri seperti Loki. Kemampuan pengelihatan dan membuka Bifrost Heimdall sih memang mantap. Namun kemampuan bertarung sosok yang satu ini terasa kurang diperlihatkan. Saat Ragnarok, di mana Hela berkuasa, kemampuan bertarung Heimdall tertutupi oleh Valkyrie, Thor, dan Hulk. Saat Infinity War, belum-belum Heimdall sudah diperlihatkan ambruk karena Thanos.


Hmmm, banyak juga ya tokoh Thor di daftar ini. Mari kita lihat lanjutannya di halaman kedua! Dihitung sepaket, Warriors Three dan Lady Sif adalah sekutu paling setia Thor. Mereka bahkan mengambil risiko melawan kehendak Loki dan mencoba melewati pengawasan Heimdall untuk menolong Thor di Thor 1. Namun untuk kualitas kemampuan bertarung, Warriors Three serta Lady Sif memang terasa jauh sekali di bawah Thor. Mulai jadi bulan-bulanan Destroyer di Thor 1 hingga hampir semuanya (minus Lady Sif) jadi korban Hela dengan sangat cepat di Ragnarok, sejauh ini potensi kekuatan penuh Warriors Three dan Lady Sif belum teruji dihadapkan pada musuh yang tangguh. Laufey adalah raja dari Jotunheim yang pernah terlibat dalam perang besar melawan Asgard. Dengan prestasi seperti itu, penulis sempat membayangkan Laufey akan sulit untuk dirubuhkan. Nyatanya, Laufey justru mati memalukan karena termakan perangkap Loki. Mungkin dia sudah terlalu menua, seperti Odin, hingga ujung-ujungnya dirinya tidak lagi sekuat dulu? Yang jelas, hingga Infinity War, Frost Giant terkuat dan paling menonjol yang pernah penonton saksikan ya bukan Laufey melainkan putranya: Loki.
Dua tokoh film Marvel yang mengecewakan berikutnya bukan berasal dari film Thor. Cek di halaman ketiga! Ancient One adalah Sorcerer Supreme. Seharusnya dia ini salah satu tokoh terkuat di dunia sihir Marvel, melampaui Stephen Strange yang di film Doctor Strange masih rookie. (Kalau kamu perhatikan baik-baik, bahkan di Infinity War pun Strange belum disebut Sorcerer Supreme). Bayangkan saja begini: dua Master of Mystic Arts di Infinity War mampu memberi bantuan yang luar biasa untuk melawan Thanos dan Black Order. Wong dapat menggunakan kreativitas dan teleportasi untuk memindahkan Cull Obsidian, membuat monster Black Order itu tak bisa lanjut mengejar Infinity Stone dan membuat kekacauan di New York. Strange lalu dapat membantu Spidey, Iron Man, Nebula, dan Guardians of the Galaxy untuk menghajar Thanos di Titan. Tak hanya itu, Strange bahkan mampu bertahan dari serangan Infinity Stone, meski ia gagal melukai Thanos. Seharusnya, bila berhadapan dengan Thanos dan Black Order, prestasi Ancient One akan lebih menakjubkan dibanding Wong dan Strange. Terutama karena Ancient One juga tidak ragu menggunakan kekuatan dari Dark Dimension, tidak seperti Mordo yang terlalu kaku atau Wong. Meski begitu, pada akhirnya kekuatan Ancient One tidak terasa terlalu menonjol di film Doctor Strange sendiri. Kematiannya di tangan Kaecillius pun terasa remeh. Karl Mordo adalah salah satu Master of Mystic Arts terkuat sebelum Doctor Strange datang. Meski begitu, selama filmnya sendiri kemampuan Karl terasa dibayangi oleh Strange. Ini terutama terasa di akhir film, saat Strange sudah menguasai sihirnya. Setidaknya Mordo masih punya peluang besar untuk meninggalkan daftar tokoh film Marvel yang katanya kuat namun malah mengecewakan ini. Dia tampaknya akan jadi penjahat utama Doctor Strange 2!
Dua lagi tokoh film Marvel yang katanya kuat namun malah mengecewakan dapat kamu cek di halaman keempat! Sharon Carter terasa sebagai salah satu korban dari batasan durasi film Marvel. Dia terasa bakal jadi karakter penting sejak The Winter Soldier, berhubung Sharon versi komik memiliki hubungan erat dengan Steve Rogers dan merupakan agen SHIELD yang sangat berbakat. Dia bahkan ditunjuk jadi pengawal seorang Captain America. Namun peran Sharon di The Winter Soldier ternyata tidak banyak. Sharon juga masuk ke gambar promo Civil War di tim Captain America. Namun dia pada akhirnya tetap tidak terlibat perang di bandara. Karenanya tokoh film Marvel yang satu ini masuk daftar ini. Mirip-mirip dengan Karl Mordo, Wong adalah salah satu Master of Mystic Arts paling senior di Kamar-Taj. Meski begitu, hingga Infinity War kemampuan Wong terasa sudah disalip oleh Stephen Strange. Dia bahkan seharusnya sudah mati di Doctor Strange, kalau saja Stephen Strange tidak memutar waktu dengan Time Stone. Di Infinity War, dia sempat tampil oke saat membantu menghadapi duo Ebony Maw dan Cull Obsidian. Namun keputusannya untuk tinggal di Sanctum Sanctorum saat yang lain melawan Thanos dan Black Order terasa mengecewakan.
Dua tokoh film Marvel terakhir di daftar ini dapat kamu cek di halaman kelima! Kalau yang ini sih kamu mungkin sudah tahu lah ya. Mandarin seharusnya adalah salah satu musuh terkuat Iron Man. Dilengkapi dengan cincin-cincin sakti, dia selalu bisa memberi perlawanan seru terhadap teknologi Tony Stark di komik. Melihat penampilan Mandarin di trailer, banyak yang mengira dia akan menjadi ancaman seperti itu. Nyatanya, Mandarin versi Trevor Slattery ini ya hanya aktor. Terakhir terlihat sih, Trevor dijemput oleh kaki tangan Mandarin sejati untuk dieksekusi. Namun hingga sekarang, Mandarin sejati ini belum pernah terlihat. The Collector adalah salah satu entitas kuat di komik Marvel. Benda-benda koleksinya bisa membuat ia menjadi lawan berbahaya, yang sulit ditundukkan oleh seluruh Avengers sekalipun. Saat pertama kali muncul di post-credits Thor: The Dark World, muncul asumsi kalau Collector versi film ini sekuat komik. Buktinya? Para Asgardian saja mempercayakan Aether kepadanya! Seharusnya dia bisa mempertahankan batu itu kalau terancam, bukan? Sejauh ini, Collector bahkan tidak bisa menjadi ancaman seperti saudaranya - The Grandmaster. Sementara Grandmaster memiliki pasukan pengawal dan kekuasaan, Collector seperti hanya memiliki koleksi dan pelayan saja. Itu pun koleksinya banyak yang hancur di Guardians of the Galaxy 1. Ujung-ujungnya, tak heran Thanos bisa mengambil Reality Stone dengan mudah dari koleksinya.
Gimana nih menurutmu? Setuju nggak dengan daftar tokoh film Marvel yang katanya kuat namun malah mengecewakan ini? Sampaikan di kolom komentar!