TUTUP

Piala Presiden Esports 2022, Upaya Dorong Pertumbuhan Ekonomi Digital!

Dari sudut pandang pemerintah dan juga pengembang!

Piala Presiden Esports 2022 kembali membuka Media Talk bersama para narasumber dari pengembang game, penyelenggara hingga pemerintah, lho! Seperti apa insight dari mereka? Temukan di sini!

1. Pandangan industri game dari Kemenparekraf!

Muhammad Neil El Himam, M.Sc, selaku Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif, Kemenparekraf RI memberikan pendapat soal bagaimana industri game mampu mendorong perekonomian Indonesia.

“Kekayaan intelektual termasuk game lokal merupakan salah satu elemen penting dalam perekonomian Indonesia saat ini. Namun dengan pasar segitu besar, kita masih didominasi oleh publisher asing. Tapi ada fenomena menarik di sini, beberapa game lokal sudah merambah ke film. Ekspansi ini yang sangat potensial untuk mengembangkan ekonomi digital Tanah Air,” terang Neil.

2. Dari mata pengembang lokal!

Dari sisi developer game lokal, Alexander Andrew Halim selaku CEO Battle of Guardian yang menjadi menjadi salah satu game kompetisi ini mengakui bahwa banyak hambatan untuk memasarkan game anak bangsa. 

"Butuh waktu cukup lama bagi kami untuk memasarkan game Battle of Guardian hingga akhirnya mendapatkan kesempatan untuk masuk jadi cabang game di Piala Presiden Esports 2022. Tentu saja kami sangat berterimakasih atas kesempatan ini dan semoga kami bisa berkontribusi besar untuk perkembangan ekonomi digital Indonesia nantinya," ungkap Andrew.

Baca Juga: Media Talk Piala Presiden Esports 2022 Terlaksana! Bagi-bagi Insight!

3. Animo yang dipahami betul!

“Berbicara tentang proses, yang KINCIR lakukan sejak tahun 2019 dalam menyelenggarakan Piala Presiden Esports adalah selalu melakukan komunikasi dengan developer lokal untuk memotivasi mereka dalam mengembangkan produknya agar siap dan matang ketika dipasarkan," terang Matthew Airlangga sebagai Wakil Ketua Pengelenggara Piala Presiden Esports 2022.

Staf Khusus Kesekjenan PB Esports Indonesia (PBESI), Debora Imanuella juga memahami, bahwa di Indonesia tren gaming dan esports begitu besar. "Dari sini PBESI ingin memberikan kontribusi dalam perkembangan ekonomi digital dengan membuat akademi Garudaku, mendukung jalannya Piala Presiden Esports 2022, sampai membuka banyak kesempatan sebagai pilihan karier,” jelas Debora.

Punya pendapat tentang opini mereka dalam Media Talk Piala Presiden Esports 2022? Sampaikan melalui kolom komentar!

Baca Juga: Kick Off Piala Presiden Esports 2022, Ini Rangkaian Turnamennya!