Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Review Shinobi: Art Of Vengeance - Sega Villains, Bisa Lawan Majima?!
Screenshot Shinobi: Art of Vengeance SEGA Villains Stage DLC, versi Steam. (D
  • DLC Shinobi: Art of Vengeance – SEGA Villains menghadirkan tiga boss ikonik, Goro Majima, Death Adder, dan Dr. Eggman, dengan lima stage baru yang menuntut refleks cepat dan presisi tinggi.
  • Setiap pertarungan boss dirancang brutal namun adiktif, memaksa pemain membaca pola serangan dan bereksperimen dengan Ninpo serta Gear untuk menemukan strategi terbaik di tiap fase pertempuran.
  • Fanservice terasa autentik karena tiap villain tampil sesuai karakter aslinya dalam dunia Shinobi, menghasilkan pengalaman crossover singkat tapi padat dengan kualitas gameplay tinggi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Dalam Shinobi: Art of Vengeance, Joe Musashi menghadapi ancaman besar dari ENE Corp dan pemimpinnya yang mengerikan, Lord Ruze.

Namun di DLC SEGA Villains, Musashi justru dihadapkan pada sesuatu yang lebih liar: musuh dari dunia lain.

  • Goro Majima (Yakuza / Like a Dragon)

  • Death Adder (Golden Axe)

  • Dan… ya, Dr. Eggman (Sonic the Hedgehog)

Crossover yang terdengar absurd, tapi justru di situlah daya tariknya.

Gimana hasil akhirnya?

Shinobi: Art Of Vengeance - Sega Villains DLC
4.5/5
Shinobi: Art Of Vengeance - Sega Villains DLC adalah DLC dari Shinobi: Art of Vengeance. Perjuangan Joe Musashi belum selesai. Tiga villain dari dunia lain (Goro Majima, Death Adder, Dr. Eggman) harus ia hadapi. Tersedia juga mode Boss Rush, Ninpo baru dari para boss, dan motif kostum baru yang bisa kamu unlock!
GenreSide-scroller, aksi
DevelopersSEGA, Lizardcube
PublisherSEGA
PlatformPC, PS4 / PS5, Xbox One / Series. Nintendo Switch
PriceRp. NaN

System Requirements Shinobi: Art of Vengeance

Operating System

Windows 10

Processor

Intel Core 2 Quad Q9400 or AMD Phenom II X3 720

Memory

6 GB RAM 

GPU

NVIDIA GeForce GT 730, 2 GB or AMD Radeon R7 240, 2 GB Intel Arc A310 LP, 4 GB

DirectX

Version 11 

Storage

20 GB available space

1. 5 Stage yang Menuntut Skill

Screenshot Shinobi: Art of Vengeance SEGA Villains Stage DLC, versi Steam. (D

Meski menjual nama besar para boss, DLC ini bukan sekadar boss rush (meskipun mode itu memang bisa dibuka).

Setiap karakter punya jalur yang harus dilalui:

  • 2 stage baru kamu melawan Majima

  • 2 stage baru melawan Death Adder

  • 1 stage saja untuk Eggman

Totalnya 5 stage, dan semuanya terasa seperti dirancang untuk pemain yang sudah “lulus” dari base game.

Soalnya setiap Stage ini menyajikan tantangan yang brutal:

  • Rintangan macam duri ditempatkan secara sadis tapi cerdas, jadi kamu harus menggunakan semua perlengkapan ninja yang telah kamu kumpulkan dengan cerdas

  • Kombinasi musuh + lingkungan yang memaksa refleks cepat dan penggunaan skill yang ahli

  • Flow platforming yang menuntut presisi

Yang menarik, di base game, tantangan terbesar sering datang dari stage, sementara boss terasa lebih “manageable”.

Hanya Lord Ruze yang bikin saya sangat kesulitan di base game.

Di DLC ini?

Stage saja sudah brutal… dan itu baru pemanasan.

2. Boss fight brutal dengan para villain ikonis SEGA

Screenshot Shinobi: Art of Vengeance SEGA Villains Stage DLC, versi Steam. (D

Kalau Lord Ruze adalah puncak tantangan di base game…

Di sini, semua boss terasa seperti “Ruze++”.

Setiap pertarungan memaksa kamu membaca pola serangan, eksperimen dengan Gear dan Ninpo yang pas untuk di-equip, serta trial & error yang serius.

Oh dan semua boss punya fase kedua.

Majima dan Death Adder jadi makin agresif, setiap serangan mereka antara jadi lebih panjang atau lebih sulit dihindari

Eggman malah bukan sekadar fase dua, tapi kamu harus menghadapi dia dalam pertarungan kedua dimana dia mengendarai mech raksasa dan gaya tarungnya jadi beda total.

Yang bikin nagih adalah learning curve-nya.

Awalnya: “Ini boss gak masuk akal, apa-apaan sih ini."

Beberapa percobaan kemudian: “Oh… ini polanya.”

Dan tiba-tiba: "Ah, kebaca pola serangannya. Ah, ternyata Ninpo yang ini cocok buat counter dia."

Sensasi “gue hampir bisa” itu kuat banget di sini, dan itu tanda desain combat yang berhasil.

Memang sejak awal kekuatan Shinobi: Art of Vengeance itu ada di kontrol yang enak dan aksi yang smooth. Dan itu menjadi kunci pertarungan boss baru ini "susah tapi nagih," bukan sekedar "susah dan ngeselin."

3. Fanservice yang Dipikirkan Matang

Screenshot Shinobi: Art of Vengeance SEGA Villains Stage DLC, versi Steam. (D

Para boss juga terasa bukan sekedar karakter bintang tamu untuk menggoda orang beli DLC-nya.

Setiap boss terasa seperti versi autentik dari dunia asalnya, tapi diadaptasi sempurna ke gameplay Shinobi.

Majima mengawali pertarungan di jalanan Kamurocho dimana dia mengerahkan beragam teknik khasnya. Lalu begitu kamu sudah mendesaknya, Majima akan melepas jaket kulit ularnya dan menghadapimu di arena, dimana dia makin buas.

Death Adder menyajikan aura dark fantasy dengan serangan fisik dan magis brutal, yang jadi alasan kenapa dia ditakuti di dunia Golden Axe.

Eggman bahkan membiarkan kamu melawan dia di Green Hill Zone-nya Sonic, dengan gaya tempur yang sangat, sangat familier, sebelum kemampuan kamu diuji di final battle yang sangat menguji kesabaran dan refleks.

Dan semuanya dibalut visual 2D khas Shinobi: Art of Vengeance yang memang indah.

Yang terasa jelas: ini bukan fanservice asal tempel. Ini fanservice yang dibuat oleh orang yang paham karakter-karakternya, dan mereka beneran sukses mentranslasikan kengerian Majima, Death Adder, dan Eggman ke format Shinobi.

4. Singkat… tapi Padat (dan Menyakitkan)

Screenshot Shinobi: Art of Vengeance SEGA Villains Stage DLC, versi Steam. (D

Secara konten, DLC ini memang tidak panjang.

Kamu bisa saja amat kurang lebih 1 jam... kalau jago.

Realitanya?

2–5 jam, atau bahkan lebih itu bisa saja, tergantung seberapa cepat kamu memahami tiap boss. Kalau lama, siap-siap saja ekstra 1-3 jam hanya untuk menemukan solusi mengatasi boss.

Dan ini mengingatkan ke desain game old-school: durasi pendek tapi diperpanjang oleh tantangan yang legit.

Dan begitu kamu sudah menuntaskan Eggman dan DLC ini? Kamu bisa sekalian mencoba Boss Rush untuk menguji apa kamu cukup jago untuk menghadapi pertarungan boss beruntun ini!

5. Kesimpulan

Screenshot Shinobi: Art of Vengeance SEGA Villains Stage DLC, versi Steam. (D

SEGA Villains adalah DLC yang berhasil di hampir semua aspek penting.

Boss fight memorable. Gameplay tetap solid dan rewarding. Fanservice yang cerdas, bukan tempelan

Satu-satunya “kekurangan”, kontennya memang terasa singkat

Tapi jujur? Dengan kualitas seperti ini, justru bikin kepikiran: “Kenapa cuma tiga boss?”

DLC ini membuka potensi besar, bayangkan kalau Musashi harus menghadapi lebih banyak karakter ikonik SEGA di masa depan. Dan kalau SEGA serius melanjutkan konsep ini… soalnya ini bisa jadi salah satu crossover action paling menarik yang mereka punya.

DLC ini juga harus diakui tergolong sulit. Namun kalau kamu sudah memainkan Base Game Shinobi: Art of Vengeance dan suka, berarti kamu seharusnya sudah siap dengan tingkat kesulitan yang ditawarkan sih.

Dari saya DLC ini dapat 4.5 dari 5 bintang.

Editorial Team