Funguys Swarm (duniaku.com/Adhitya Daniel)
Secara visual, tema sayur, cabai, buah, api, dan hewan ekosistem kecil yang bertempur di dalam sebuah game bergenre bullet hell terasa amburadul nan acakadut, tapi justru terasa pas di genre tersebut dari biji-bijian sampai timpaan-timpaan batu yang bikin penyet printilannya. Dengan format game-nya yang memaksamu untuk terus bergerak di tengah-tengah biome tak berujung ini, kamu akan disuguhi dengan latar, obyek, dan tokoh-tokoh yang kamu terima dengan alami kedatangannya meskipun secara plot sangat-sangat terbatas.
Poin ekstra juga wajib disematkan pada penggunaan serba-serbi bahasa Indonesia yang tidak hanya lucu, tapi menarik beneran untuk memahami bagaimana game-nya bekerja sampai bagaimana karakter-karakternya berbicara denganmu. Tidak hanya itu, koleksi plesetan nama-nama yang bahkan menempel sampai buff pun juga jauh lebih lucu di bahasa Indonesia dari pada bahasa Inggris.