Overwatch Ketemu CS! Riot Games Kenalkan Game FPS Valorant

Kombinasikan hero shooter dengan gameplay FPS taktis

Overwatch Ketemu CS! Riot Games Kenalkan Game FPS Valorant

Riot Games tidak mau hanya dikenal lewat game League of Legends saja. Dengan resource besar yang mereka miliki, kini Riot Games mulai melakukan ekspansi dengan IP baru.

Valorant menjadi salah satu properti baru milik Riot Games tersebut. Mengusung genre FPS multiplayer, Valorant berniat menyajikan pengalaman berbeda dibandingkan game sejenis yang lebih dulu hadir!

1. Beli senjata dan skill sebelum ronde dimulai

Overwatch Ketemu CS! Riot Games Kenalkan Game FPS Valorantdailyesports.gg

Valorant merupakan sebuah game hero shooter berbasis 5v5 multiplayer. Setiap gamer harus memilih satu orang hero dari 10 yang tersedia. Setiap hero punya skill dan spesialisasi berbeda. Pilihlah dengan tepat karena hero yang dipilih tidak akan bisa diganti di tengah game.

Sebelum tiap ronde Valorant dimulai, setiap gamer harus membeli gear mereka layaknya Counter Strike. Gamer bisa memperkuat hero mereka dengan berbagai jenis senjata api, armor, peluru, bahkan hingga dua skill tambahan.

Baca Juga: Datang ke Mobile, League of Legends Wild Rift Resmi Rilis Tahun 2020!

2. Simpan ultimate di momen-momen penting

Overwatch Ketemu CS! Riot Games Kenalkan Game FPS Valorantrockpapershotgun.com

Setiap hero bisa menggunakan semua senjata di luar meta mereka mulai dari pisau, pistol, SMG, senapan, shotgun, hingga machine gun. Setiap senjata pun punya karakteristik sendiri, misalnya senapan memiliki damage yang besar, dan headshot berarti instant kill.

Ada 24 ronde yang akan dimainkan plus satu ronde sudden death jika kedudukan seri. Kunci kemenangan di Valorant tidak hanya dengan bermain taktis dan kreatif, namun juga dengan me-manage skill hero masing-masing. Skill, termasuk ultimate, punya cooldown yang panjangnya bisa beberapa ronde. Jadi pintar-pintarlah menggunakan skill di momen yang tepat.

3. Bisa dimainkan dengan VGA Intel

Riot Games menjanjikan Valorant bisa dimainkan di komputer dengan spesifikasi rendah. Untuk bisa dijalankan di 30 FPS, Valorant butuh CPU setara i3-370M, RAM 4GB, dan VGA setara Intel HD 3000. Ditambah dengan teknologi server sekelas League of Legends yang teruji dari sisi kecepatan dan sistem anti-cheat-nya, Riot Games yakin Valorant akan menjadi game hit mereka selanjutnya.

Riot Games akan membuka beta testing Valorant dalam waktu dekat. Apakah kamu tertarik memainkannya?

Baca Juga: Selain League of Legends Wild Rift, Riot Games Siapkan 2 Proyek Game!

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU