TUTUP

Review Ni no Kuni 2: Betah Melawan Monster Terus-Terusan!

Biasanya, saat melawan monster di JRPG itu membosankan dan suka kita percepat, tapi tidak di Ni no Kuni 2! Simak review Ni no Kuni 2 berikut ini!

Dalam pembahasan review game kali ini, kita akan melakukan review Ni no Kuni 2 untuk console PlayStation 4. Apakah kamu sudah pernah memainkan game Ni no Kuni sebelumnya dan baru ingin mncoba Ni no Kuni 2? Kalau begitu kamu berada di artikel yang tepat, dan simak review Ni no Kuni 2 berikut ini.

Sinopsis

Cerita dimulai dalam sebuah kerajaan bernama Ding Dong Dell. Di sini, hiduplah ras yang seperti kucing, yaitu Grimalkin, dan ras yang menyerupai tikus, yaitu Mousekin. Di kerajaan ini, ada seorang anak yang akan menggantikan tahta kerajaan yang sebelumnya dipegang oleh sang ayah, dan anak tersebut adalah pangeran Evan Pettiwhisker Tildrum, yang nantinya akan menjadi salah satu tokoh utama yang bisa kamu gunakan dalam permainan. Namun sayangnya, Evan Pettiwhisker Tildrum sebagai raja masih kurang baik, sampai akhirnya dia bertemu dengan seorang presiden dari dimensi dan dunia lain, yang kemungkinan adalah Bumi, yaitu Roland yang diperkirakan adalah presiden Amerika di masa depan. Dibantu dengan Roland dan teman-teman Evan yang lain, dia akan merebut kembali kerajaan Ding Dong Dell yang dikuasai Lord Mausinger.

Betah Melawan Monster

Dalam game JRPG serupa, pasti ada masa di mana kamu merasa bosan menghadapi monster yang sama terus menerus. Bahkan di beberapa kasus, kamu lebih memilih lari dari pertarungan dibandingkan menghadapi musuh yang ada. Berbeda kasus dengan Ni no Kuni 2, di sini, penulis merasakan hal yang berbeda. Jika biasanya lebih memilih lari jika bosan, justru terkadang pemain di game ini ingin menghadapi musuh, meskipun kroco sekalipun. Ada beberapa alasan, pertama, karena gaya pertarungan yang seru (kita bahas di poin berikutnya), kedua, karena mereka ingin melakukan leveling karakter. Namun untuk yang kedua, mereka tidak masalah bertarung dengan monster yang sama terus menerus di area yang juga sama, termasuk penulis sendiri.

Klasik Namun Bukan Turn Based

JRPG identik dengan gaya pertarungan Turn Based, di mana kita bergantian dengan musuh dan teman untuk menyerang, itulah JRPG klasik. Dalam game Ni no Kuni 2, nuansa klasik tetap terasa dalam pertarungan, namun tidak lagi Turn Based, melainkan Action dan Hack and Slash, di mana kamu bisa menyerang musuh dengan gaya pertarungan sesukamu. Mulai dari menyerang dengan cepat, maupun dengan strategi, semua sesuai keinginanmu.

Gambar yang Memukau

Sesuatu yang patut diapresiasi dari game JRPG, yaitu World Building yang memukau. Dalam Ni no Kuni 2, hal tersebut dipadukan dengan gambar yang ciamik. Meskipun Studio Ghibli tidak turun tangan lagi, namun bukan berarti terjadi penurunan kualitas di sini. Kita dibawa masuk dalam dunia fantasi yang luas, dengan pemandangan yang menyegarkan mata. Musuh dan karakter ditampilkan dengan imut dan juga keren di saat bersamaan.

Tak Ada Sistem Peliharaan

Review Ni no Kuni 2 memasuki poin kekurangan. Dalam game sebelumnya, ada sesuatu yang disebut Familiars. Di sini, kita seperti memiliki peliharaan dan akan ikut di dalam pertarungan, tentu sebuah fitur yang seru dan menarik. Sayangnya, dalam game Ni no Kuni 2, sistem Familiars sudah tidak ada lagi, sehingga kita bertarung tanpa Familiars. Namun ada yang membedakan, di sini ada Higgledies, dan berbentuk imut seperti Familiars, namun bisa kamu gerakan.

Kesimpulan

Cerita yang seru dan membawa nostalgia, kesan klasik JRPG dipadukan dengan gambar yang cantik, serta gaya pertarungan yang seru dan membuat betah melawan para monster, sepertinya itu adalah kesimpulan dari game ini. Jika kamu suka dengan game JRPG klasik namun ingin suasana game kekinian, maka tak perlu ditanya lagi, ini lah game yang cocok untukmu, dan terima kasih sudah menyimak review Ni no Kuni 2.

Penilaian: 9/10