Dok. Netflix (Daredevil/Elektra)
Perjalanan Elektra adalah inti dari seluruh tragedi The Hand. Setelah mengorbankan nyawanya di akhir musim kedua Daredevil, Elektra dicuri oleh The Hand dan dibangkitkan kembali menggunakan sisa terakhir "The Substance".
Namun, kebangkitan ini membawa kejutan besar bagi penonton:
Kudeta Berdarah: Alih-alih menjadi pion penurut, Elektra justru membunuh Alexandra, pemimpin yang membangkitkannya di depan para pemimpin lainnya. Ia mengambil alih komando The Hand dengan tangan besi.
Kebebasan yang Kelam: Motivasinya bergeser dari sekadar tugas menjadi keinginan untuk bebas dari kendali siapa pun, menjadikannya antagonis paling berbahaya bagi para Defenders.
Nasib di Midland Circle: Pada pertempuran final, gedung Midland Circle diledakkan untuk mengubur sumber kekuatan The Hand. Matt Murdock memilih tinggal bersama Elektra di saat-saat terakhir. Meskipun Matt secara ajaib selamat (seperti terlihat di Season 3), nasib Elektra dibiarkan ambigu. Ia dianggap tewas atau menghilang dalam reruntuhan, meninggalkan luka mendalam bagi sang Iblis Hell's Kitchen.
Kejatuhan gedung Midland Circle mungkin menandai berakhirnya ancaman fisik dari The Five Fingers of the Hand, namun warisan kekacauan yang mereka tinggalkan tetap menjadi salah satu arc paling ambisius dalam sejarah Marvel-Netflix. Mereka berhasil membawa elemen supranatural ke tengah-tengah narasi street-level yang membumi, menciptakan dinamika unik yang sulit dilupakan.