Evil Ryu lepas. (Dok. Legendary Pictures, Paramount Pictures/Street Fighter)
Menariknya, Mortal Kombat II (2026) memberikan gambaran bahwa Shao Kahn sebenarnya masih bisa dilukai oleh petarung yang memiliki kekuatan luar biasa.
Liu Kang mampu memberikan perlawanan serius, bahkan serangannya dengan api sempat membuat Shao Kahn menderita. Salah satu alasan Shao Kahn tetap menjadi ancaman adalah keabadian yang ia peroleh dari Amulet of Shinnok.
Artinya, jika Shao Kahn tidak memiliki perlindungan tersebut, petarung sekelas Ryu mungkin punya peluang untuk mengalahkannya.
Sebagai protagonis Street Fighter, Ryu memiliki kemampuan bertarung yang luar biasa dan penguasaan energi Hado. Ia juga bukan petarung yang mudah menyerah ketika menghadapi lawan yang lebih kuat.
Namun, ada satu kemungkinan menarik: Ryu mungkin membutuhkan sisi gelapnya untuk benar-benar mengungguli Shao Kahn. Dalam film Street Fighter (2026), Evil Ryu mampu membalikkan keadaan ketika Ryu berada dalam posisi terdesak saat menghadapi Sagat dan kemudian Akuma.
Jika kekuatan tersebut dapat dimanfaatkan tanpa membuat Ryu kehilangan kendali sepenuhnya, Evil Ryu bisa menjadi kartu truf yang sangat berbahaya bagi penguasa Outworld.
Masalahnya, kekuatan besar tidak selalu berarti kemenangan mudah. Ryu tetap harus menghadapi pengalaman bertarung Shao Kahn, kekuatan fisiknya, dan senjata andalannya. Tetapi jika Ryu mampu mengendalikan Dark Hadou dan memaksimalkan kekuatan Hado-nya, ia mungkin bisa memberikan kejutan yang tidak diperkirakan Shao Kahn.