Cammy White. (Dok. Legendary Pictures, Paramount Pictures/Street Fighter)
Dari semua karakter dalam daftar ini, Cammy White mungkin yang paling membuat saya bingung.
Saya bukan satu-satunya yang merasa demikian. Di media sosial seperti X, sejumlah penggemar juga mempertanyakan mengapa karakter Cammy dalam film ini terasa begitu berbeda dari sosok yang mereka kenal melalui game.
Dari segi kostum, Cammy tampak mengambil inspirasi dari penampilannya pada era Street Fighter Alpha. Pilihan ini sebenarnya masuk akal, mengingat pada fase tersebut Cammy masih menjadi bagian dari pasukan Bison.
Namun, ketika berbicara tentang kepribadian, saya merasa film ini mengambil arah yang sangat berbeda.
Cammy dalam film 2026 menunjukkan perilaku eksentrik dan kegilaan yang membuatnya lebih mengingatkan saya kepada Juri Han, atau bahkan Harley Quinn dari DC.
Padahal, Cammy dan Juri memiliki identitas yang cukup berbeda.
Juri dikenal karena sifatnya yang sadistis, provokatif, dan menikmati kekacauan. Cammy, di sisi lain, memiliki perjalanan karakter yang berkaitan erat dengan identitasnya sebagai mantan senjata Shadaloo, serta perjuangannya untuk memahami dirinya sendiri dan menentukan jalan hidupnya.
Cammy memang bisa bersikap dingin, keras, dan berbahaya. Namun, ada perbedaan antara menggambarkan seorang petarung yang sedang berjuang menemukan identitasnya dan menjadikannya sosok eksentrik yang seolah-olah menikmati kegilaannya.
Yang membuat penyajian ini semakin aneh adalah Cammy bahkan tidak mendapat satu pun adegan pertarungan yang benar-benar memperlihatkan kemampuan bertarungnya.
Ini terasa ironis. Cammy merupakan salah satu petarung perempuan paling ikonik dalam seri Street Fighter, dengan teknik bertarung dan gerakan khas yang mudah dikenali penggemar.
Namun, film ini justru lebih tertarik memperlihatkan sisi kepribadiannya yang eksentrik daripada memberinya kesempatan untuk bertarung.
Akibatnya, saya sulit melihat karakter yang selama ini saya kenal melalui game. Saya justru melihat sosok yang terasa seperti hasil gabungan beberapa karakter lain, tetapi tanpa identitas yang cukup kuat untuk berdiri sendiri.
Mungkin sekuelnya nanti akan memberikan penjelasan tambahan tentang perilaku Cammy, termasuk kemungkinan bahwa ada sesuatu seperti cuci otak di balik kepribadiannya dalam film ini.
Namun, untuk sekarang, saya merasa perubahan tersebut belum memberikan hasil yang memuaskan.