still cut film Resident Evil (2026) (dok. Sony Pictures)
Zach Cregger kemudian menambahkan pendekatan menarik yang mereka gunakan selama produksi film.
"And we would do things were like, if this character had to do some physical activity or like figure out how a gun works we would wait and shoot his first try at the physical activity. You know he is gonna try jump over something, he doesn't get to rehearse it. We gonna roll and his first try is what might go in the movie.
("Kami biasa melakukan hal-hal seperti ini: jika karakter tersebut harus melakukan aktivitas fisik atau mencari tahu cara kerja senjata api, kami akan bersiap dan merekam percobaan pertamanya. Jadi, saat dia mencoba melompati sesuatu, dia tidak diberi kesempatan untuk berlatih sebelumnya. Kami langsung merekam, dan percobaan pertamanya itulah yang mungkin akan masuk ke dalam film.")
— Zach Cregger
Jadi, untuk adegan yang mengharuskan Bryan melakukan aktivitas fisik atau berinteraksi dengan senjata, Cregger terkadang sengaja merekam percobaan pertama Abrams tanpa latihan sebelumnya.
Saat menonton Resident Evil (2026), saya merasa ada semacam autentisitas lucu ketika Bryan mencoba melompati pagar kawat, tetapi justru gagal dan tetap tersangkut. Gerakannya tidak terlihat seperti aksi seorang protagonis film laga yang sudah menguasai situasi.
Ternyata, pendekatan Cregger memang sengaja diarahkan untuk mempertahankan kesan tersebut.
Bahkan, Cregger menjelaskan bahwa mereka juga menerapkannya pada adegan penggunaan senjata.
"We give him a machine gun and he's gotta figure out on camera like how does this thing work, where is the safety. So those are little tricks we did to kinda keep him you know... normal and not commando."
("Kami memberinya senapan mesin, lalu dia harus mencari tahu sendiri di depan kamera—bagaimana cara kerjanya, di mana letak pengamannya. Jadi, itu adalah trik-trik kecil yang kami lakukan agar dia tetap... ya, bersikap wajar dan tidak seperti pasukan komando.")
— Zach Cregger
Saya langsung teringat beberapa adegan ketika Bryan kebingungan dengan mekanisme safety pistol maupun MP5 yang digunakannya.
Membayangkan Abrams harus mencari tahu cara kerja senjata di depan kamera memang lucu. Apakah itu berarti sang aktor sendiri benar-benar tidak tahu cara mengoperasikan setiap senjata tersebut? Belum tentu. Cregger menjelaskan pendekatan yang mereka gunakan untuk mempertahankan kesan bahwa Bryan bukan seorang komando, bukan bahwa Abrams sama sekali tidak memiliki pengetahuan soal senjata.
Namun, hasil akhirnya tetap menarik: Bryan tidak mendadak menjadi jagoan hanya karena naskah memberinya senjata api.