Avatar Aang memegang tongkat Sonam
Alasan paling jelas Aang menghancurkan Tongkat Sonam adalah karena kekuatannya terlalu berbahaya untuk dibiarkan begitu saja. Artefak tersebut bukan hanya mampu memberikan bending, tetapi juga dapat memperkuat kemampuan penggunanya hingga tingkat yang bahkan berpotensi melampaui Avatar State.
Masalahnya, kekuatan tersebut bisa digunakan untuk tujuan yang sangat berbeda tergantung siapa yang memegangnya. Tagah adalah contoh terburuknya. Ia awalnya menggunakan tongkat untuk menciptakan lebih banyak airbender demi melindungi bangsanya, tetapi rasa duka dan kemarahannya membuat kekuatan tersebut berubah menjadi alat untuk membangun kekuatan militer dan melakukan kekerasan.
Aang akhirnya menyadari bahwa mempertahankan tongkat berarti membuka kemungkinan tragedi serupa terjadi lagi di masa depan. Karena itu, menghancurkan sumber kekuatannya menjadi cara paling aman untuk memastikan tidak ada orang lain yang dapat menyalahgunakannya.