TUTUP

6 Fakta Menarik Stone Cold Steve Austin, sang Legenda WWE dari Attitude Era!

Stone Cold Steve Austin masih menjadi salah satu nama paling populer dalam sejarah WWE. Inilah enam fakta menarik tentang pegulat yang satu ini!

Stone Cold Steve Austin masih menjadi salah satu nama paling populer dalam sejarah WWE. Inilah enam fakta menarik tentang pegulat yang satu ini!

Bayangkan begini: ada pegulat menyebalkan yang sedang memberi promo panjang lebar di ring. Lalu tiba-tiba terdengar suara kaca pecah dan musik khas Stone Cold Steve Austin berkumandang di seluruh arena. [duniaku_baca_juga] Para pegulat di ring dijamin pasti akan panik, sementara penonton akan bersorak riuh. Itulah kekuatan dari popularitas seorang Stone Cold Steve Austin. Penasaran dengan pegulat yang satu ini? Yuk, mari kita lihat fakta-fakta menarik tentang dirinya. [page_break no="1" title="Mulai Tenar di WCW"] Iya, ini Stone Cold bukan Chris Jericho[/caption] Kebanyakan fan gulat pro di Indonesia mungkin lebih kenal Stone Cold sebagai pegulat sejati WWE. Tak heran, mengingat saat gulat mulai populer di Indonesia, Stone Cold Steve Austin sudah menjadi nama utama di panggung WWE. Tapi seperti nama-nama lain yang populer di era itu, seperti Mick Foley, Stone Cold pun sebelumnya sudah berlaga di organisasi gulat saingan WWE yakni WCW. Di sana, dengan nama julukan Stunning Steve Austin, dia sempat dua kali menjadi juara WCW World Television, dua kali WCW United States, dan satu kali WCW World Tag bersama Brian Pillman. Eric Bischoff, bos WCW, memutuskan untuk memecat Steve Austin pada tahun 1995. Selain karena Austin saat itu cedera, Bischoff merasa kalau Austin hanya akan menjadi pegulat papan tengah seumur hidup. [page_break no="2" title="Sebenarnya Vince McMahon Juga Sempat Meremehkannya"] Image credits: Section309.com[/caption] Mungkin ada pembaca yang merasa kalau Vince McMahon langsung melihat potensi Austin dan seketika itu juga melesatkan pegulat yang satu ini menjadi andalan WWE. Tapi sebenarnya sih tidak. Ada indikasi kuat kalau McMahon tidak menganggap Stone Cold sebagai pegulat papan atas. Saat debut di WWE, Steve Austin muncul dengan gelar The Ringmaster dan dimanajeri oleh Ted DiBiase. Dalam masa-masa Ringmaster ini Stone Cold bahkan jarang berbicara. Padahal fan Stone Cold mungkin masih ingat kalau kata-kata kasar pegulat yang satu ini membuat dia sangat populer. [read_more id="321516"] Lalu Stone Cold pun mencukur rambutnya, menumbuhkan janggut khasnya, dan mengganti julukannya menjadi Stone Cold Steve Austin. Austin pun lalu... tetap bertarung di papan tengah. Sebenarnya Austin pun masih berkutat di papan tengah bahkan setelah dia memenangkan King of the Ring 1996, di mana dia pertama kali mengucapkan kata-kata legendaris ini,
Don't just get him out of the ring, get him out of the WWF, because I proved, son, without a shadow of a doubt, that you ain't got what it takes anymore! You sit there, and you thump your Bible, and you say your prayers, and it didn't get you anywhere. Talk about your Psalms, talk about John 3:16 - AUSTIN 3:16 SAYS I JUST WHIPPED YOUR ASS!”
Memang dia mulai mendapat perhatian fan, namun musuh Austin setelah KotR 1996 ya masih pegulat selevel Savio Vega. Ada indikasi kalau manajemen belum benar-benar melihat dia sebagai superstar yang bisa menandingi para bintang di WCW. Austin akhirnya benar-benar mendapat perhatian fan dan posisi di papan atas setelah konflik sengitnya dengan Bret Hart dan Hart Foundation. Dari sanalah ia menjadi legenda seperti yang dikenal saat ini.

Fakta menarik lain soal Stone Cold Steve Austin bisa kamu baca di halaman kedua!

[page_break no="3" title="Total Enam Kali Juara Dunia di WWE"] Setelah konflik dengan Bret Hart, Stone Cold pun meroket menjadi nama besar di Attitude Era. Sementara WCW punya pegulat seperti Hulk Hogan dan kelompok NWO, WWE pun memiliki Austin, yang aksinya selalu membuat penasaran. [duniaku_baca_juga] Total, selama kariernya di WWE Austin sudah pernah menjadi juara dunia enam kali. Secara mengejutkan, sebenarnya jumlah itu di bawah Triple H yang menjadi musuh bebuyutannya di akhir 90an dan awal 2000 (lima kali World Heavyweight, sembilan kali WWE Championship). Salah satu penyebabnya mungkin adalah sifat Austin sendiri. Menurut Paul Heyman, selama Austin pernah berada di ECW, Austin lebih suka menjadi pemburu ketimbang sosok yang diburu karena memegang gelar. Penyebab lainnya adalah karier Austin sebagai Stone Cold sendiri sempat terganggu oleh cedera serius. [page_break no="4" title="Cedera Leher yang Mengakhiri Karier"] Teknik Piledriver standar jarang terlihat di WWE sekarang. Paling yang menggunakannya hanya Kane dan Undertaker, itu pun mereka menggunakan varian Tombstone Piledriver yang sebenarnya lebih aman. Penyebabnya adalah kalau salah diluncurkan teknik ini bisa mengakibatkan cedera serius, seperti yang diderita oleh Stone Cold. Saat menghadapi Owen Hart di Summerslam 1997, Owen melakukan kesalahan saat melakukan teknik Piledriver yang membuat Austin cedera leher. Austin sendiri masih bisa bergulat setelah menderita cedera tersebut. Namun di tahun 1999 ia sampai harus menjalani operasi untuk menangani efek berkelanjutan dari masalah itu. (Di televisi sih alasan Stone Cold absen karena dia ditabrak mobil oleh pengendara misterius, yang kemudian terungkap sebagai Rikishi). [read_more id="268487"] Masalahnya, operasi itu pun tidak sepenuhnya menangani persoalan Austin. Saat pensiun, Austin mengaku kalau masalah dari 1997 itu menghantuinya lagi mulai dari tahun 2001. Ini juga yang membuat Austin jadi tidak bisa kembali berlaga lagi, seperti yang bisa dilakukan oleh The Rock, Triple H, dan bahkan Kurt Angle. Persoalan kesehatan ini tampaknya sangat serius, hingga karier Austin sebagai pegulat aktif benar-benar terhenti. Setidaknya ia bisa sesekali muncul untuk menjadi bintang tamu dan memberi Stunner ke orang apes.

Fakta lain mengenai Stone Cold Steve Austin bisa kamu baca di halaman ketiga!

[page_break no="5" title="Rajanya Royal Rumble"] Image credits: Fansided.com[/caption] Royal Rumble adalah sistem pertarungan unik di WWE. Dalam pertandingan battle royal umum, semua pegulat akan berada di ring di awal pertarungan lalu berusaha untuk melempar musuh mereka melewati tambang atas. (Kalau mereka dilempar lewat tali tengah atau bawah, eliminasinya kadang tidak dianggap). Nah, dalam Royal Rumble, para pegulat masuk satu demi satu dalam urutan yang sudah ditentukan sebelumnya. Setiap jeda beberapa menit, akan masuk pegulat lain. [duniaku_baca_juga] Ini membuat pertarungan Royal Rumble jadi semakin sulit untuk dimenangkan. Petarung yang apes dapat nomor urut satu wajib bertarung pertama, dan bisa jadi harus bertahan hingga satu-dua jam kalau ingin menang. Sementara itu ada petarung beruntung yang baru masuk di urutan 30, hingga saat mereka keluar semua petarung lain sudah kelelahan. Hingga saat ini, Stone Cold Steve Austin adalah rajanya Royal Rumble. Dia ini satu-satunya pegulat WWE dalam sejarah yang sukses menjadi pemenang tiga kali. Triple H, The Rock, bahkan John Cena pun belum bisa menyusul rekornya yang ini. [page_break no="6" title="Unggul 2-1 Lawan The Rock di Wrestlemania"] Di akhir 90an hingga awal 2000, bahkan orang yang tidak pernah menonton WWE pun pasti kenal dua nama ini: The Rock dan Stone Cold Steve Austin. Tidak heran, mengingat Stone Cold dan The Rock adalah dua nama paling populer di era itu. [read_more id="359206"] Sudah tentu selama Rock dan Austin menjadi pegulat aktif mereka juga sering bertarung di ring. Termasuk di antaranya di ring Wrestlemania, acara gulat terbesar dan termegah WWE. Total Austin dan Rock pernah bertarung tiga kali di panggung Wrestlemania. Austin memenangkan dua pertarungan pertama, salah satunya dengan bantuan Vince McMahon di Wrestlemania X-7. Tapi akhirnya Rock bisa juga mengalahkan Austin di Wrestlemania XIX, di penghujung karier Austin sebagai pegulat aktif.
Itulah enam fakta menarik Stone Cold Steve Austin. Bagaimana menurutmu? Masihkah ada peluang Austin akan kembali bergulat lagi, meski hanya dalam pertandingan lima menit? Sampaikan pendapatmu di kolom komentar!