Surat untuk Masa Mudaku merupakan film drama orisinal Netflix yang terasa sangat personal sejak menit awal. Disutradarai oleh Sim F, film ini bukan sekadar bercerita tentang trauma masa kecil, tetapi juga tentang keberanian untuk membuka kembali luka yang lama disembunyikan. Penonton tidak langsung diajak menangis, melainkan diminta perlahan memahami emosi yang tertahan.
Pendekatan personal ini terasa kuat karena cerita film diketahui berangkat dari pengalaman nyata sang sutradara. Hal tersebut membuat konflik yang dihadirkan tidak terdengar artifisial. Setiap adegan seolah memiliki alasan untuk ada, bukan sekadar pelengkap dramatik.
Film ini juga tidak terburu-buru menyampaikan pesan. Ia memilih berjalan pelan, bahkan cenderung sunyi di beberapa bagian, memberi ruang bagi penonton untuk mencerna emosi karakter satu per satu. Bagi sebagian penonton, ritme ini mungkin terasa lambat, tetapi justru di situlah kekuatan reflektifnya bekerja.
