Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Rocks D. Xebec dan Harald. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)
Rocks D. Xebec dan Harald. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

Intinya sih...

  • Rocks D. Xebec adalah monster sejati dengan kekuatan fisik dan Haki yang nyaris tak masuk akal.

  • Harald, raja Elbaph, memiliki Haoshoku Haki yang sangat dahsyat dan menjadi ancaman yang nyaris mustahil dihentikan.

  • Gol D. Roger adalah standar tertinggi kekuatan dengan output Haki yang luar biasa, tanpa Buah Iblis atau trik.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Di One Piece ada sosok-sosok legenda. Mereka yang telah meninggal, namun kekuatannya tetap membekas.

Bahkan jika mereka masih hidup hari ini, banyak bajak laut aktif (termasuk nama besar di New World) kemungkinan besar akan kewalahan. Beberapa dari mereka bahkan bisa dibayangkan memberi perlawanan serius, atau mengalahkan, Luffy versi sekarang.

Siapa saja legenda yang dimaksud?

Inilah daftar tokoh One Piece yang sudah mati, namun kekuatannya melampaui mayoritas bajak laut era kini.

1. Rocks D. Xebec

Rocks D. Xebec (dok. Toei Animation/ One Piece)

Rocks D. Xebec adalah monster sejati.

Hingga kematiannya, tidak pernah ada indikasi ia memakan Buah Iblis. Namun kekuatan fisik dan Haki-nya berada di level yang nyaris tak masuk akal. Tebasan pedangnya disebut sekuat meriam, dan Haoshoku Haki-nya termasuk yang paling brutal yang pernah ada di One Piece.

Yang benar-benar mengerikan adalah saat Haoshoku Haki itu dilapiskan ke serangan pedangnya. Dalam kondisi itu, bahkan Figarland Garling, yang memiliki regenerasi ala Kesatria Dewa, masih bisa ditumbangkan.

Tidak heran jika Rocks adalah sosok yang secara kekuatan disegani oleh Kaido, Charlotte Linlin, dan Edward Newgate

2. Harald, raja Elbaph

Shanks dan Gaban melawan Harald di One Piece bab 1170

Bahkan sebelum menjadi Kesatria Dewa, Harald sudah berada di level yang menakutkan.

Dengan fisik Ancient Giant dan Haoshoku Haki yang sangat dahsyat, Harald mampu beradu kekuatan secara seimbang dengan Rocks D. Xebec, sebuah prestasi yang sangat langka.

Karena itu, ketika Imu memberinya kekuatan Kesatria Dewa, Harald berubah menjadi ancaman yang nyaris mustahil dihentikan. Shanks dan Scopper Gaban, dua petarung level puncak, tidak mampu menjatuhkannya meski bertarung bersama.

Yang paling menegaskan kekuatannya? Imu sendiri benar-benar terkejut ketika Harald akhirnya tewas. Reaksi itu menegaskan satu hal: bahkan bagi penguasa dunia, Harald adalah aset dan senjata yang dianggap tak mungkin dikalahkan setelah ia beri buff!

3. Gol D. Roger

Gol D. Roger One Piece

Tentu saja Raja Bajak Laut tidak mungkin absen dari daftar ini.

Di kilas balik Elbaph yang membahas era Rocks, ada perbandingan menarik soal standar kekuatan. Heavenly Fire Blitz Big Mom muda, serangan gabungan api dan petir, gagal melukai Garp. Bahkan Garp santai berkomentar bahwa serangan itu “tidak cukup panas untuk memanggang steak.”

Namun kontrasnya brutal ketika kita melihat bentrokan Roger dan Garp beberapa bab sebelumnya. Serangan Aramitama Roger membuat Garp, sang monster fisik Angkatan Laut, sampai terlihat mengeluarkan darah dari mulut. Bukan karena Buah Iblis, bukan karena trik, tapi murni karena output Haki yang luar biasa.

Di sinilah posisi Roger jadi jelas. Ia bukan sekadar kuat, ia adalah standar tertinggi. Sampai-sampai Kaido, sosok yang jarang sekali mengakui orang lain, menarik kesimpulan penting dari keberhasilan Roger:

“Hanya Haki yang bisa melampaui segalanya.”

Dan Roger adalah bukti hidupnya.

Tanpa Buah Iblis, tanpa keabadian, tanpa regenerasi, hanya kehendak, Haki, dan kekuatan absolut, ia berdiri di puncak dunia.

4. Kozuki Oden

Kozuki Oden (dok. Toei Animation/One Piece)

Kozuki Oden adalah monster sejak lahir, dan itu bukan kiasan.

Catatan bahwa ia melempar wanita penyusunya saat belum genap satu tahun sudah cukup menjelaskan: ini bukan bakat biasa, tapi kelainan kekuatan. Yang menarik, kekuatan aneh ini sama sekali tidak dimiliki ayahnya, Kozuki Sukiyaki. Seakan Oden memang terlahir sebagai anomali dalam garis keturunan Kozuki.

Ketika fisik abnormal itu dipadukan dengan dua pedang legendaris, Enma dan Ame no Habakiri, serta Ryuo, aplikasi Haki khas Wano, Oden berubah menjadi senjata hidup.

Hasilnya nyata: Oden adalah satu dari segelintir orang yang pernah benar-benar melukai Kaido, meninggalkan luka permanen yang masih membekas hingga puluhan tahun kemudian. Bahkan Kaido sendiri bisa jadi akan kalah kalau tak dibantu distraksi Kurozumi Higurashi.

5. Shimotsuki Ryuma

Shimotsuki Ryuma (dok. Toei Animation/Monsters 103 Mercies Dragon Damnation)

Shimotsuki Ryuma adalah legenda hidup di zamannya, dikenal sebagai Pembunuh Naga dan pendekar yang membuat namanya abadi di Wano.

Prestasi terbesarnya? Mengubah Shusui menjadi pedang bilah hitam permanen. Hingga kini, hanya dua pedang bilah hitam permanen yang dikonfirmasi di One Piece:

-Shusui, milik Ryuma

-Yoru, milik Dracule Mihawk, Pendekar Pedang Terhebat di Dunia

Implikasinya jelas. Jika Mihawk berada di puncak ilmu pedang era sekarang, maka Ryuma kemungkinan besar berada di puncak yang sama pada masanya. Menghitamkan pedang secara permanen bukan soal teknik semata, tapi diduga adalah bukti penguasaan Haki, kekuatan, dan jalan pedang yang nyaris sempurna.

Dan satu hal penting: jangan samakan Ryuma sejati dengan Zombie Ryuma di Thriller Bark. Versi zombie itu bukan dia, hanya tubuh mayat yang digerakkan bayangan Brook, tanpa jiwa, pengalaman, dan Haki Ryuma yang sebenarnya.

6. Oars

Oars di Thriller Bark. (Toei Animation/One Piece)

Elbaph arc akhirnya memberi kita konteks nyata tentang betapa mengerikannya darah Ancient Giant. Harald dan Loki saja sudah terasa demikian dahsyat.

Dan itu membuat satu pertanyaan jadi tak terhindarkan: seberapa gila sebenarnya Oars saat ia masih hidup?

Oars dijuluki “Penarik Benua”... dan itu bukan metafora. Tubuhnya kolosal, dan prestasinya secara harfiah menarik daratan adalah sesuatu yang bahkan tidak pernah dicapai Harald maupun Loki. Itu menempatkan Oars di level kekuatan fisik yang mungkin melampaui standar Ancient Giant modern.

Yang sering dilupakan: Zombie Oars bukanlah Oars sejati.

Versi Thriller Bark hanyalah jasad yang digerakkan bayangan Luffy pra–time skip. Tidak ada Haki, tidak ada pengalaman hidup, tidak ada kehendak atau kecerdasan tempur Oars asli. Dan bahkan dalam kondisi “palsu” itu saja, Oars masih menjadi ancaman luar biasa.

Jika Oars hidup di eranya dengan tubuh utuh, kehendak sendiri, dan kemungkinan Haki… ia bukan sekadar monster. Ia adalah bencana alam.

7. Edward Newgate

Whitebeard (dok. Toei Animation/ One Piece)

Saat Edward Newgate gugur di Marineford, memang ada kesan pahit: “Ini sudah waktunya.”

Jauh sebelum perang, Oda sudah memberi sinyal. Ketika Rockstar menemui Shirohige, sang Yonko sudah terhubung infus, dikelilingi perawat. Penyakitnya bukan rumor juga, di tengah perang pun ia sempat jatuh berlutut karena serangan penyakit, momen singkat yang justru menjadi distraksi fatal dan membahayakan Marco serta anak buahnya.

Namun justru di situlah letak kegilaannya.

Dalam kondisi tua, sakit, dan terus disabotase oleh tubuhnya sendiri, Edward Newgate tetap tampil sebagai bencana hidup. Sengoku, ahli strategi Angkatan Lau, sengaja memancing Bajak Laut Shirohige ke Marineford dan menyusun lapisan demi lapisan taktik.

Dan tetap saja…

Shirohige menolak tumbang begitu saja.

Pukulan gempa yang mengguncang lautan, serangan yang membuat admiral terpental, dan daya tahan yang membuatnya tetap berdiri meski setengah wajahnya hancur, semua itu dilakukan oleh pria yang sudah jauh dari puncak fisiknya.

Kalau Shirohige versi tua dan sekarat saja bisa membuat Marineford nyaris runtuh,

maka Shirohige di masa prima? Bukan sekadar Yonko.

Ia adalah standar kekuatan yang hingga kini belum benar-benar terlampaui.

8. Joy Boy

Joy Boy One Piece

Joy Boy adalah sosok yang mustahil diabaikan dalam daftar ini.

Di Egghead arc, terungkap bahwa Joy Boy menggunakan aplikasi Haoshoku Haki yang belum pernah dicapai pengguna Haki mana pun di era Luffy: ia meninggalkan Haoshoku Haki miliknya di dalam tubuh Emet, Robot Raksasa, dan menyegelnya untuk dilepaskan di masa depan.

Ketika Emet menarik simpul yang melepas Haki itu, efeknya langsung terasa di level dunia: Seluruh Angkatan Laut level vice admiral ke bawah langsung pingsan. Dari pihak Angkatan Laut, hanya Borsalino yang mampu tetap bertahan.

Para Gorosei, Jaygarcia Saturn, Ethanbaron V. Nusjuro, Topman Warcury, dan Shepherd Ju Peter, yang saat itu sudah berada dalam wujud monster, dipaksa keluar dari transformasi mereka.

Lebih ekstrem lagi, tiga Gorosei yang hadir lewat lingkaran Abyss (Nusjuro, Warcury, dan Ju Peter) langsung dipulangkan ke Mary Geoise, menyusul Marcus Mars yang sebelumnya sudah diusir Luffy. Yang tersisa di Egghead hanya Saturn karena ia datang secara fisik dengan kapal, bukan lewat pemanggilan.

Dan puncaknya?

Di Mary Geoise, Imu berlutut. Terlihat terguncang.

Hanya oleh Haoshoku Haki Joy Boy, bukan serangan langsung, bukan pertarungan, hanya gema kekuatannya.

Ditambah fakta bahwa Joy Boy di masa hidupnya adalah pemakan Hito Hito no Mi, Model: Nika, gambaran ini menjadi jelas: Luffy adalah penerus Joy Boy, tapi kekuatannya belum mendekati sang pendahulu.

Editorial Team