Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
7 Rezim Tirani Terkejam yang Berhasil Digulingkan Luffy di One Piece
Luffy berhadapan dengan Kaido (dok. Toei Animation/One Piece)
  • Luffy berulang kali menggulingkan rezim tirani di One Piece setelah bertemu rakyat tertindas, dari pemerasan Arlong di Cocoyasi hingga pembatasan layanan kesehatan oleh Wapol di Drum Kingdom.

  • Crocodile, Enel, Hody Jones, dan Doflamingo mempertahankan atau merebut kekuasaan lewat manipulasi, kekerasan, kudeta, serta ancaman massal; rencana mereka digagalkan setelah dikalahkan Luffy.

  • Di Wano, Kaido dan Orochi menciptakan kelaparan, pencemaran, kerja paksa, dan industri senjata; kekalahan mereka dalam pertempuran Onigashima membuka jalan bagi Momonosuke menjadi shogun baru.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Rezim tirani paling kejam yang berhasil digulingkan Luffy di One Piece menunjukkan bagaimana petualangan sang kapten Topi Jerami kerap membawanya berhadapan dengan penguasa yang menindas rakyat demi kekuasaan, kekayaan, atau ambisi pribadi.

Menariknya, Luffy tidak selalu datang dengan misi menyelamatkan sebuah kerajaan. Konflik biasanya bermula ketika ia bertemu orang-orang yang diperlakukan tidak adil, lalu memilih melawan pihak yang membuat mereka menderita.

Ada penguasa yang mengandalkan kekerasan, ada yang memanipulasi informasi untuk mengadu domba rakyat, dan ada pula yang menghancurkan lingkungan demi kepentingan industri senjata.

Nah, berikut tujuh rezim dan kekuasaan tirani paling kejam yang pernah dilawan Luffy dalam perjalanan One Piece.

7. Arlong memeras penduduk Cocoyasi dengan upeti yang gak masuk akal

Arlong mengancam Nami (dok. Toei Animation/One Piece)

Arlong menjadi salah satu musuh paling diingat dalam perjalanan awal Luffy.

Setelah menguasai Desa Cocoyasi yang merupakan tempat tinggal Nami dan wilayah Kepulauan Conomi, ia menerapkan aturan yang membuat penduduk hidup dalam ketakutan.

Setiap orang harus membayar sejumlah uang sebagai upeti hanya agar diizinkan tetap hidup.

Besaran pungutannya mencapai 100.000 Beli untuk orang dewasa dan 50.000 Beli untuk anak-anak.

Penduduk yang tidak mampu membayar bisa dibunuh. Kekejaman ini akhirnya merenggut nyawa Bell-mère, ibu angkat Nami dan Nojiko, yang ditembak Arlong karena uang yang dimilikinya hanya cukup untuk membayar kedua anak tersebut.

Arlong juga memanfaatkan kemampuan Nami dalam membuat peta. Nami dipaksa bekerja untuknya dan harus mengumpulkan 100 juta Beli dengan harapan bisa membeli kebebasan Desa Cocoyasi.

Namun... ketika target itu hampir tercapai, Arlong bekerja sama dengan Kapten Nezumi yang terkenal korup dari Angkatan Laut untuk menyita uang Nami.

Pengkhianatan tersebut menghancurkan harapan Nami. Ia akhirnya meminta bantuan Luffy, yang kemudian bersama kru Topi Jerami menyerang Arlong Park dan mengalahkan Arlong.

Kekuasaan yang selama bertahun-tahun menindas penduduk Kepulauan Conomi pun berakhir, dan akhirnya Arlong berhasil dijebloskan ke penjara.

6. Wapol membuat rakyat Drum Kingdom kesulitan mendapatkan pengobatan

Wapol dan Isshi-20 (dok. Toei Animation/One Piece)

Wapol memperlihatkan bentuk tirani yang berbeda.

Selama masa jabatannya sebagai raja Drum Kingdom, ia menggunakan kedudukannya untuk mengendalikan akses terhadap layanan kesehatan, padahal kerajaan tersebut dikenal memiliki dokter-dokter berkualitas.

Wapol mengumpulkan dokter terbaik dan membentuk kelompok bernama Isshi-20 yang secara khusus melayani dirinya. Sementara itu, dokter lain yang tidak tunduk bakal diburu, dibunuh, atau dipaksa meninggalkan Drum Kingdom.

Akibatnya, masyarakat yang membutuhkan pengobatan tidak bisa mendapatkan layanan medis dengan mudah.

Kebijakan tersebut memperlihatkan bagaimana kekuasaan dapat disalahgunakan ketika kebutuhan mendasar rakyat justru ditempatkan di bawah kepentingan penguasa.

Ketika Luffy tiba di Drum Island, ia bertemu Dalton, seorang mantan bawahan Wapol yang peduli terhadap rakyat, serta Dr. Kureha dan Tony Tony Chopper.

Dalam konflik yang terjadi, Luffy mengalahkan Wapol hingga sang raja melarikan diri. Setelah itu, Dalton menjadi pemimpin Drum Kingdom, yang kemudian dikenal sebagai Sakura Kingdom.

5. Hody Jones berusaha menguasai Fish-Man Island dengan kebencian

Hody Jones dan Decken (dok. Toei Animation/One Piece)

Hody Jones menunjukkan bahwa tirani tidak selalu dilakukan oleh penguasa yang sudah memegang takhta.

Ia justru berusaha merebut kekuasaan Kerajaan Ryugu melalui kudeta dan memanfaatkan kebencian terhadap manusia sebagai alat untuk mengumpulkan pengikut.

Sebagai pemimpin Bajak Laut Manusia Ikan Baru, Hody mengusung pandangan bahwa manusia ikan lebih unggul daripada manusia.

Ia ingin membalas perlakuan diskriminatif yang selama ini dialami kaumnya, tetapi kebenciannya justru membuatnya mengabaikan penderitaan orang lain, termasuk sesama manusia ikan yang menginginkan perdamaian.

Hody dan kelompoknya menyerang kerajaan, menangkap Raja Neptune, serta mengancam para pendukung perdamaian.

Ia bahkan memaksa warga menunjukkan penghinaan terhadap mendiang Ratu Otohime dengan menginjak tanda yang berkaitan dengannya.

Selain itu, Hody mengungkap bahwa dirinya adalah pembunuh Otohime, yang selama ini berusaha memperjuangkan hubungan damai antara manusia dan manusia ikan.

Rencana Hody semakin berbahaya ketika ia berusaha menggunakan kapal Noah untuk menghancurkan Fish-Man Island.

Ia rela mengorbankan penduduknya sendiri selama ambisinya untuk menebarkan kebencian tetap berjalan.

Luffy kemudian mengalahkan Hody dalam pertarungan besar di sekitar Noah. Meski ancaman kapal tersebut masih harus diatasi, rencana kudeta Hody akhirnya gagal dan Kerajaan Ryugu dapat mempertahankan keberadaannya.

4. Enel menganggap dirinya dewa yang berhak menentukan hidup dan mati rakyat Skypiea

Enel menggunakan kekuatan Buah Iblisnya untuk menciptakan petir. (dok. Toei Animation/One Piece)

Enel menjadi penguasa Skypiea setelah menggulingkan Gan Fall, penguasa sebelumnya yang dikenal sebagai God of Skypiea.

Dengan kekuatan Goro Goro no Mi, Enel mampu menghasilkan dan mengendalikan petir, membuat penduduk sulit melawan kekuasaannya secara langsung.

Kekejamannya semakin mengerikan karena ia memanfaatkan kemampuan Mantra, yang berkaitan dengan Kenbunshoku no Haki, untuk mendengar percakapan dari jarak jauh.

Enel menggunakan kemampuan tersebut untuk mengawasi penduduk dan menghukum mereka yang dianggap menentang kehendaknya.

Ia juga menyelenggarakan Survival Game, sebuah pertarungan mematikan yang memaksa berbagai pihak saling bertarung demi bertahan hidup. Konflik lama antara penduduk Skypiea dan suku Shandia pun semakin rumit di tengah ambisinya.

Puncak rencana Enel adalah menghancurkan Skypiea menggunakan serangan petir raksasa bernama Raigo.

Ia berniat membawa Ark Maxim menuju Fairy Vearth, sebutan yang digunakannya untuk bulan, setelah menghancurkan wilayah yang dikuasainya.

Namun, rencananya digagalkan oleh Luffy. Karena tubuh Luffy terbuat dari karet, ia menjadi lawan alami bagi kekuatan petir Enel.

Setelah pertempuran berakhir, Enel tetap berhasil mencapai bulan, tetapi kekuasaannya atas Skypiea telah runtuh.

3. Crocodile mengadu domba Alabasta demi mengicar senjata kuno Pluton

Kekeringan di Alabasta (dok. Toei Animation/One Piece)

Crocodile merupakan salah satu contoh penguasa bayangan paling berbahaya dalam One Piece dan menyalahgunakan hak istimewa sebagai Shichibukai.

Melalui organisasi kriminal Baroque Works, ia menjalankan Operasi Utopia untuk mengambil alih Kerajaan Alabasta dan mencari senjata kuno Pluton.

Crocodile tidak langsung merebut takhta dengan kekuatan militer.

Ia memilih menghancurkan kepercayaan rakyat terhadap Raja Nefertari Cobra terlebih dahulu.

Salah satu caranya adalah memanfaatkan Dance Powder, bubuk yang dapat memicu hujan hanya pada suatu wilayah tertentu, dan tempat yang dijadikan tumbal pada saat itu hanya Alaburna sebagai ibu kota Alabasta.

Penggunaan bubuk tersebut memperburuk kekeringan di wilayah lain dan membuat rakyat mencurigai pihak kerajaan.

Di saat yang sama, Baroque Works juga memprovokasi konflik antara pasukan kerajaan dan kelompok pemberontak yang dipimpin oleh Koza.

Mr. 2 Bon Clay bahkan menggunakan kemampuan Buah Iblisnya untuk menyamar sebagai Cobra dan memperkeruh keadaan. Perang saudara pun terjadi dan semakin sulit dihentikan.

Crocodile juga menyiapkan bom besar di Alubarna untuk membunuh pasukan kerajaan dan pemberontak yang berkumpul di kota tersebut. Semua itu dilakukan demi ambisinya sendiri, tanpa memedulikan korban dari kalangan rakyat.

Luffy akhirnya mengalahkan Crocodile setelah beberapa kali menghadapi kekalahannya sendiri.

Bersamaan dengan terbongkarnya rencana Baroque Works, perang saudara di Alabasta berhasil dihentikan dan keluarga kerajaan kembali memperoleh kepercayaan rakyat.

2. Doflamingo mengendalikan Dressrosa dengan kebohongan dan ketakutan

Dressrosa yang sedang dalam bahaya Birdcage. (Dok. Toei Animation/One Piece)

Doflamingo merupakan salah satu penguasa paling manipulatif yang pernah dihadapi Luffy.

Setelah kembali merebut takhta Dressrosa, ia mempertahankan kekuasaannya melalui kombinasi propaganda, kekerasan, dan memanfaatkan kemampuan Buah Iblis rekannya yaitu "Sugar", pengguna Buah Iblis Hobi Hobi no Mi yang dapat mengubah manusia menjadi mainan hingga menghapus ingatan.

Kemampuan Sugar membuat banyak penduduk melupakan keberadaan orang-orang yang diubah menjadi mainan, termasuk anggota keluarga mereka sendiri.

Para korban juga dipaksa bekerja untuk kepentingan keluarga Donquixote.

Dengan cara tersebut, Doflamingo menghapus banyak bukti kejahatannya sekaligus mengendalikan kehidupan masyarakat.

Ia juga menjebak Raja Riku dan pasukannya dalam peristiwa berdarah yang membuat keluarga kerajaan kehilangan kepercayaan rakyat. Padahal, Doflamingo sendiri yang memanipulasi keadaan tersebut.

Ketika rencananya mulai terbongkar, Doflamingo mengaktifkan Birdcage, sangkar benang yang menutup Dressrosa dan terus menyusut. Penduduk dipaksa bertahan hidup di tengah ancaman kematian, sementara Doflamingo menjadikan musuh-musuhnya target perburuan.

Luffy akhirnya mengalahkan Doflamingo dengan serangan Gear Fourth: King Kong Gun.

Setelah kekalahannya, Birdcage menghilang dan rakyat Dressrosa terbebas dari kekuasaan keluarga Donquixote yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

1. Kaido dan Orochi mengubah Wano menjadi negeri yang penuh kelaparan dan pencemaran

Pabrik senjata Kaido (dok. Toei Animation/One Piece)

Wano merupakan salah satu contoh paling jelas tentang bagaimana kekuasaan tirani dapat merusak sebuah negara dalam jangka panjang.

Kaido dan Kurozumi Orochi bekerja sama untuk mempertahankan kekuasaan, dengan Orochi menjadi shogun dan Kaido sebagai kekuatan militer utama di balik pemerintahannya.

Salah satu peristiwa paling tragis dalam sejarah Wano adalah eksekusi Kozuki Oden.

Oden dan para pengikutnya menjadi korban perebutan kekuasaan, sementara kematian Oden membuat Wano kehilangan sosok yang berusaha membuka negeri tersebut dan mengembalikan kekuasaan keluarga Kozuki.

Di bawah pemerintahan Orochi dan Kaido, banyak wilayah Wano berubah akibat pembangunan pabrik senjata.

Limbah industri mencemari sungai, sedangkan polusi dan kerusakan lingkungan membuat kehidupan penduduk semakin sulit. Di wilayah yang tercemar, rakyat kekurangan makanan dan air bersih, sementara kelompok yang dekat dengan penguasa menikmati kemewahan.

Kaido juga menjadikan Wano sebagai pusat produksi senjata dan memanfaatkan penduduk sebagai tenaga kerja paksa.

Banyak orang ditangkap atau dipaksa bekerja di tambang dan pabrik dalam kondisi yang berat.

Luffy kemudian bergabung dengan aliansi yang berusaha menjatuhkan Kaido dan Orochi.

Dalam pertempuran Onigashima, Luffy menghadapi Kaido secara langsung dan akhirnya mengalahkannya.

Kekalahan Kaido, disertai runtuhnya kekuasaan Orochi, membuka jalan bagi Momonosuke untuk menjadi shogun Wano yang baru.

Dari tujuh rezim dan kekuasaan tirani di atas, menurutmu, siapa penguasa paling kejam yang pernah dilawan Luffy di One Piece?

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime dan manga, film, game, serta gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

Tele: https://t.me/WargaDuniaku

WA Channel: https://bit.ly/WAChannelDuniaku

Curated For You

Editorial Team

Related Article