Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
3 Perbedaan Cara Dragon dan Garp Mengurus Luffy di One Piece
Dragon dan Smoker live-action. (Dok. Netflix/One Piece)
  • Garp melatih Luffy secara ekstrem agar menjadi Angkatan Laut, meski jarang berada di Desa Foosha.
  • Dragon mengawasi Luffy dari jauh dan membiarkannya memilih jalan hidupnya sendiri.
  • Posisi Garp sebagai Marinir membatasi tindakannya, sedangkan Dragon dapat menolong Luffy saat berada di tempat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Cara Dragon atau Garp, mana yang lebih cocok untuk Luffy?
Vote Now

Garp adalah kakek Luffy. Ia melatih Luffy dengan cara yang keras supaya kuat dan jadi Angkatan Laut. Dragon adalah ayah Luffy. Ia melihat Luffy dari jauh dan membiarkan Luffy memilih jalan sendiri. Saat Smoker menangkap Luffy di Loguetown, Dragon datang menolongnya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Cara Dragon atau Garp, mana yang lebih cocok untuk Luffy?
Vote Now

Perbedaan sikap Garp dan Dragon menunjukkan bahwa perhatian kepada Luffy hadir dalam bentuk yang tidak sama. Garp memberinya latihan keras dan berusaha menentukan arah hidupnya, sementara Dragon memberi ruang untuk memilih serta dapat menolong saat melihat bahaya. Kedua sosok ini sama-sama digambarkan peduli kepada Luffy.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Cara Dragon atau Garp, mana yang lebih cocok untuk Luffy?
Vote Now

Kalau membicarakan topik ini, mungkin respons pertamamu adalah, "Bedanya cuma yang satu kadang masih pulang untuk menghajar Luffy, yang satu lagi meninggalkan Luffy."

Keluarga Monkey memang ajaib.

Namun setelah beberapa detail mengenai masa lalu Monkey D. Dragon terungkap dalam flashback Kuma, ternyata ada perbedaan menarik dalam cara Dragon dan Monkey D. Garp memperlakukan Luffy.

Keduanya sama-sama peduli pada Luffy. Hanya saja, cara mereka menunjukkannya benar-benar berbeda.

Seperti apa?

1. Garp melatih, Dragon mengawasi

Garp melatih Luffy (dok. Toei Animation/One Piece)

Garp ingin Luffy tumbuh menjadi Angkatan Laut yang kuat.

Karena itu, ketika berada di Desa Foosha, Garp melatih Luffy dengan cara yang... ekstrem.

Luffy dilempar ke jurang, ditinggalkan di hutan, diikat ke balon udara, dan dimasukkan ke berbagai situasi berbahaya lainnya.

Saking membekasnya latihan tersebut, Luffy bahkan masih mengenang pengalaman masa kecil bersama Garp dengan rasa takut.

Namun Garp sendiri sebenarnya jarang berada di Desa Foosha karena kesibukannya sebagai Angkatan Laut.

Bagaimana dengan Dragon?

Flashback Kuma justru mengungkap bahwa Dragon tidak sepenuhnya mengabaikan keberadaan Luffy.

Kuma menyadari bahwa setiap kali mereka berada di Kerajaan Goa, Dragon selalu mengawasi seorang anak.

Dragon kemudian memperingatkan Kuma untuk tidak membicarakan hal tersebut lebih jauh.

Alasannya cukup menarik:

"Seorang anak adalah titik lemah bagi setiap orang tua."

Kalimat tersebut memberi kesan bahwa Dragon sadar betul bahwa keberadaan Luffy bisa menjadi kelemahannya.

Jadi dia menghilang dari kehidupan Luffy bukan karena ia tidak peduli anaknya. Malah sebaliknya, ia menghilang justru karena dia peduli.

Ada pula adegan lain yang menarik.

Ketika Pasukan Revolusioner masih bermarkas di Baltigo, Ivankov menyadari bahwa Dragon sering menatap ke arah timur.

Kita tentu tidak bisa memastikan bahwa dia sedang memikirkan Luffy setiap kali melakukan itu.

Namun setelah mengetahui bahwa Kerajaan Goa berada di arah tersebut, adegan itu terasa jauh lebih emosional.

Jadi Dragon mungkin memang ayah yang memperhatikan dari kejauhan, sementara Garp adalah kakek yang datang langsung dan berkata: "Sudah, sekarang latihan," lalu melempar cucunya ke jurang.

2. Garp ingin mengarahkan masa depan Luffy, Dragon membebaskannya

Dragon dan Smoker live-action. (Dok. Netflix/One Piece)

Perbedaan berikutnya mungkin bahkan lebih besar.

Garp punya jalan yang dia inginkan untuk Luffy. Dia ingin Luffy menjadi Angkatan Laut.

Karena itu, Garp tidak hanya melatih Luffy agar kuat. Dia juga berusaha membentuk masa depannya.

Masalahnya, Luffy punya rencana sendiri. Dia ingin menjadi bajak laut.

Dragon justru terlihat jauh lebih membebaskan.

Tidak ada indikasi bahwa Dragon pernah berusaha menggiring Luffy untuk menjadi anggota Pasukan Revolusioner. Padahal kalau Dragon benar-benar ingin, dia sebenarnya punya alasan yang cukup kuat untuk melakukannya. Dia adalah pemimpin Pasukan Revolusioner, sementara Luffy adalah anaknya sendiri.

Namun Dragon tampaknya membiarkan Luffy memilih jalannya sendiri.

Hal tersebut bahkan tercermin dalam salah satu ucapan Dragon yang paling terkenal.

Setelah menyelamatkan Luffy dari Smoker di Loguetown, Dragon berkata, "Pergilah, jika itu jalanmu."

Kalimat tersebut terasa sangat berbeda dari pendekatan Garp.

Garp seperti mengatakan: "Aku tahu jalan terbaik untukmu."

Dragon justru seperti mengatakan: "Kalau itu jalan yang kau pilih, jalani."

Dan menariknya, Dragon tampaknya tidak keberatan Luffy memilih jalan sebagai bajak laut.

Dia bahkan tidak mencoba menghentikan Luffy, atau bahkan minimal menawarinya jalan lain seperti Revolusioner, ketika sang anak melanjutkan perjalanan menuju Grand Line.

3. Dragon lebih mungkin menolong Luffy secara langsung ketika kesempatan itu datang

Dragon menyelamatkan Luffy dari Smoker (dok. Toei Animation/One Piece)

Garp jelas menyayangi Luffy dan Ace.

Namun posisinya sebagai Angkatan Laut membuat hubungan tersebut menjadi rumit.

Luffy adalah bajak laut. Ace juga bajak laut. Sementara Garp adalah seorang Marinir yang memiliki kewajiban terhadap Pemerintah Dunia.

Karena itu, kasih sayang Garp terhadap Luffy sering berbenturan dengan pekerjaannya.

Kadang konflik tersebut dimainkan secara komedik.

Misalnya ketika Garp muncul di Water 7 dan berinteraksi dengan Luffy, atau ketika dia melempari Thousand Sunny dengan bola meriam.

Namun di Marineford, konflik tersebut menjadi jauh lebih serius.

Garp harus menghadapi kenyataan bahwa cucunya berdiri di sisi bajak laut yang sedang berusaha menyelamatkan Ace.

Pada akhirnya, ketika berhadapan langsung dengan Luffy, Garp tampaknya tidak benar-benar mampu melakukan apa yang seharusnya dilakukan seorang Marinir.

Dragon berbeda. Dia memang jauh lebih jarang hadir dalam kehidupan Luffy.

Bahkan ketika Marineford terjadi, Dragon tidak muncul untuk menyelamatkan anaknya.

Namun ketika Dragon kebetulan berada di tempat dan melihat Luffy berada dalam bahaya, dia bisa bertindak secara langsung.

Contoh paling jelas adalah Loguetown. Smoker berhasil menangkap Luffy. Dragon kemudian muncul dan menyelamatkan Luffy sehingga sang anak bisa melanjutkan perjalanannya.

Dan ada satu perbedaan penting di sini: Dragon tidak punya kewajiban untuk menangkap Luffy.

Sebagai pemimpin Revolusioner, dia tidak berada dalam posisi seperti Garp yang harus memilih antara tugas sebagai Marinir dan kasih sayang sebagai keluarga.

Jadi ketika Dragon memutuskan membantu Luffy, dia bisa melakukannya sebagai seorang ayah tanpa harus mempertahankan posisi sebagai penegak hukum.

4. Garp dan Dragon: dua cara berbeda menyayangi Luffy

Garp memarahi Luffy. (dok. Toei Animation/One Piece)

Kalau disederhanakan, hubungan keduanya dengan Luffy mungkin bisa digambarkan seperti ini:

Garp:

"Aku ingin kau menjadi kuat. Aku tahu jalan yang menurutku terbaik untukmu, jadi aku akan memaksamu menempuhnya."

Dragon:

"Aku tahu dunia ini berbahaya. Karena itu aku akan menjagamu dari kejauhan. Tapi jalan hidupmu adalah pilihanmu sendiri."

Jadi mungkin Luffy memang tumbuh menjadi dirinya sendiri karena pengaruh dua sosok tersebut:

Garp memberinya ketangguhan untuk menghadapi dunia.

Dragon memberinya kebebasan untuk memilih bagaimana dia ingin menghadapi dunia itu.

Dan untuk seorang anak yang kemudian memiliki mimpi sebesar Luffy, kombinasi tersebut ternyata bekerja cukup baik.

Pilih cara mengurus Luffy yang paling kamu pahami

Cara Dragon atau Garp, mana yang lebih cocok untuk Luffy?

See More

Curated For You

Editorial Team

Related Article