Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install

Pembahasan One Piece 1192, Imu Mulai Terdesak??

Pembahasan One Piece 1192, Imu Mulai Terdesak??
Gear 5 Luffy menyerang Nerona Imu. (Dok. Eiichiro Oda, Shueisha/One Piece)
  • Scopper Gaban, Luffy, dan Loki sebelumnya kalah saat melawan Imu secara terpisah.
  • Di Elbaph, Hajrudin, Loki, dan Luffy mulai bekerja sama untuk menghadapi Imu.
  • Dawn Thor Bullet menembus Tohu va Vohu dan mengenai Imu, meski regenerasinya masih menjadi masalah besar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Sebelumnya, petarung seperti Scopper Gaban, Luffy, dan Loki sudah mencoba melawan Imu secara terpisah.

Dan mereka kalah satu per satu.

Namun sejak akhir bab 1191, situasinya mulai berubah.

Untuk pertama kalinya, beberapa petarung kuat di Elbaph mulai bekerja sama menghadapi Imu.

Apakah ini justru menjadi kunci untuk menghadapi Raja Dunia tersebut?

Mari kita lihat!

  1. 1. Kebebasan Luffy

    Usopp menyampaikan pendapatnya tentang kebebasan Luffy dalam cuplikan manga One Piece karya Eiichiro Oda.
    Pendapat Usopp soal kebebasan Luffy (Dok. Eiichiro Oda, Shueisha/One Piece)

    One Piece 1192 dibuka dengan Nerona Imu yang masih terluka akibat serangan gabungan Hajrudin, Loki, dan Luffy di akhir bab 1191.

    Jadi, bertambah lagi satu serangan yang terlihat benar-benar berdampak kepada Imu.

    Tapi serangan itu bukan akhir dari semuanya.

    Loki dan Luffy terus menyerang Imu, sementara Hajrudin cukup bijak untuk tidak langsung ikut maju dan mempertaruhkan dirinya, yang secara kekuatan jauh di bawah Loki dan Luffy.

    Gaban tetap merasa tindakan Luffy bertarung bukan langkah yang tepat.

    Ia bahkan meminta Hajrudin membawa Luffy kabur karena pesimis Luffy masih bisa bertarung dengan cedera yang dideritanya.

    Lalu Usopp dengan keren justru menampik gagasan tersebut.

    Ketika Gaban mencoba mengatakan bahwa Luffy bahkan tidak punya alasan untuk terus bertarung, Usopp mengingat kembali perjalanan mereka bersama para raksasa.

    Dua tahun lalu di Little Garden, jalan mereka dibuka oleh Dorry dan Brogy. Di Enies Lobby, Oimo dan Kashii membantu mereka.

    Dan sekarang, Usopp mengatakan bahwa Hajrudin dan krunya adalah anak buahnya.

    Walaupun Hajrudin langsung mengoreksi bahwa mereka adalah anak buah Topi Jerami, bukan Usopp seorang.

    Namun inti ucapan Usopp jelas. Ia tidak akan berpaling dari para raksasa yang selama ini sudah begitu banyak membantunya.

    Gaban kemudian mencoba menyampaikan bahwa penampilan Luffy sekarang mirip dengan seorang dewa.

    Tapi Usopp kembali menampiknya. Ia tidak peduli apakah Luffy dibandingkan dengan Roger, Nika, ataupun Joy Boy. Luffy adalah Luffy.

    "Tak peduli sekalipun lawannya adalah 'dunia,' Luffy tetap memiliki kebebasan untuk memilih kematian yang tidak akan mencoreng harga dirinya!"

    Dan Usopp tidak mau ada pihak yang mencoba merenggut kebebasan Luffy dengan alasan apa pun.

    Hajrudin bahkan terlihat tersenyum mendengar perkataan tersebut.

    Menurut saya, ini menjadi salah satu bagian paling menarik dari bab 1192. Karena ucapan Usopp terasa seperti penegasan kembali terhadap tema utama Luffy.

    Ya, Luffy mungkin merupakan penerus Joy Boy. Ya, kekuatannya berkaitan dengan Nika.

    Dan ya, ada kemungkinan besar ia memiliki peran besar dalam takdir dunia.

    Tapi semua itu tidak menghapus fakta bahwa Luffy tetaplah Luffy. Ia bukan sekadar "chosen one" yang bergerak karena sudah ditentukan oleh takdir. Ia tetap seorang bajak laut yang memilih sendiri siapa yang ingin ia bantu dan kapan ia ingin bertarung.

    Dan justru karena itu, ia tetap bebas.

  2. 2. Tohu Va-Vohu

    Panel manga One Piece memperlihatkan Nerona Imu bertahan menggunakan Tohu Va-Vohu di tengah serangan.
    Nerona Imu bertahan dengan Tohu Va-Vohu. (Dok. Eiichiro Oda, Shueisha/One Piece)

    Imu kemudian memperlihatkan teknik unik lainnya di bab 1192.

    Luffy terlebih dahulu mengerahkan Gomu Gomu no Dawn Kraken Gatling.

    Serangan Gatling berbentuk gurita tersebut berhasil menangani banyak proyektil Omen yang diarahkan kepadanya.

    Namun masalahnya, serangan tersebut masih terlalu lambat untuk benar-benar mengenai Imu.

    Imu kemudian mengeluarkan pedang Tohu dan Vohu sekaligus dan menciptakan teknik bernama Tohu Va-Vohu, "Shield of Emptiness."

    Pertahanan ini bahkan mampu menahan serangan Luffy yang tangannya sudah dilapisi Haki. Dan yang menarik, Luffy masih merasa kesakitan ketika menyerangnya.

    Jadi itu tameng yang sangat kuat.

  3. 3. Satu Lagi Serangan Kuat yang "Mengorbankan" Luffy

    Gear 5 Luffy menyerang Nerona Imu dalam adegan manga One Piece karya Eiichiro Oda yang diterbitkan Shueisha.
    Gear 5 Luffy menyerang Nerona Imu. (Dok. Eiichiro Oda, Shueisha/One Piece)

    Ada satu pola menarik dari serangan Luffy di Final Saga: serangannya terkadang menjadi jauh lebih kuat justru ketika ia mengorbankan tubuhnya sendiri sebagai bagian dari serangan.

    Contohnya adalah Gomu Gomu no Dawn Balloon di Egghead.

    Serangan tersebut pada dasarnya membuat Luffy menjadi semacam penyalur hantaman dalam bentuk "balon". Dengan kocak, Franky, Sanji, dan Jewelry Bonney ikut menghajar tubuh Luffy. Lalu Luffy memanfaatkan seluruh serangan tersebut ditambah kekuatannya sendiri untuk menerbangkan Marcus Mars.

    Kelihatannya konyol. Tapi hasilnya justru luar biasa.

    Serangan tersebut menjadi salah satu dari sedikit serangan yang berhasil memulangkan seorang Gorosei ke Mary Geoise, selain Haoshoku Haki Joy Boy.

    Dan sekarang, ada lagi satu serangan Gear 5 dimana Luffy dihajar oleh sekutunya sendiri untuk momentum ekstra.

    Loki sedang bersiap menyerang Imu dengan ayunan besar menggunakan Ragnir.

    Lalu Luffy... melompat tepat ke depan Ragnir.

    "Ayun, Loki!!"

    Luffy sengaja membiarkan dirinya terkena hantaman Ragnir.

    Dan dari momentum tersebut, ia kemudian meluncurkan Gomu Gomu no Dawn Thor Bullet.

    Hasilnya? Tohu va Vohu yang sebelumnya mampu melindungi Imu akhirnya tertembus. Serangan tersebut mengenai tubuh Imu secara telak. Bahkan perut Imu sampai melar seperti terkena efek kartun khas Nika.

    Dan kemudian... bab berakhir.

    Ah, Oda. Dia selalu tahu cara mengakhiri bab dengan bikin penasaran.

  4. 4. Imu Mulai Terdesak?

    Nerona Imu tampak terdesak dalam panel manga One Piece bab 1192 karya Eiichiro Oda yang diterbitkan Shueisha.
    Nerona Imu terdesak selama bab 1192.. (Dok. Eiichiro Oda, Shueisha/One Piece)

    Nah, ini bagian yang menurut saya paling menarik.

    Perhatikan kondisi Imu sepanjang bab 1192. Di awal bab, darah masih terlihat mengalir dari mulut Imu. Namun ketika Loki mulai menyerangnya, luka tersebut langsung pulih.

    Artinya, regenerasi Imu masih bekerja.

    Tapi di akhir bab, setelah terkena Dawn Thor Bullet, Imu kembali batuk darah. Jadi dia memulai dan mengawali bab dengan darah di mulut, setelah sebelumnya begitu dominan.

    Dan ada satu perbedaan penting. Serangan ini bukan serangan kejutan.

    Sebelumnya, salah satu alasan Luffy bisa mengenai Imu adalah karena serangan tersebut datang secara tak terduga.

    Kali ini berbeda.

    Imu sudah menghadapi Luffy secara langsung. Imu bahkan sempat mencoba menahan serangan tersebut dengan Tohu va Vohu.

    Namun pertahanannya tetap tertembus. Dan serangan Luffy benar-benar mengenai tubuh Imu.

    Jadi mungkin kita mulai melihat perubahan dalam pertarungan ini.

    Bukan berarti Imu sudah kalah, karena jelas-jelas tidak. Regenerasinya masih menjadi masalah besar, dan kekuatannya secara keseluruhan masih berada di level yang mengerikan.

    Namun kalau sebelumnya Luffy, Loki, ataupun Gaban sendirian tidak mampu benar-benar mengancam Imu, sekarang kombinasi kekuatan Luffy-Loki mulai menghasilkan sesuatu yang berbeda.

    Dan efeknya, pertahanan Imu yang sebelumnya terlihat sangat sulit ditembus selain oleh Gaban akhirnya jebol oleh serangan frontal generasi muda.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More