Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
4 Keistimewaan Hito Hito no Mi di One Piece! Bisa Jadi Lawan Imu?
Buah Iblis Hito Hito no Mi milik Tony Tony Chopper dalam anime One Piece (dok. Toei Animation/One Piece)
  • Hito Hito no Mi tergolong Zoan unik karena memiliki varian berbasis figur ilahi seperti Nika dan Daibutsu, bukan sekadar makhluk mitologis biasa.
  • Buah ini dapat memberi kecerdasan dan kesadaran manusia pada hewan seperti Chopper, menciptakan konflik identitas sekaligus memperkaya makna kemanusiaan dalam ceritanya.
  • Hito Hito no Mi menunjukkan kemampuan langka memengaruhi orang lain, bahkan menetralisir efek kekuatan gelap seperti Domi Reversi, menjadikannya simbol kebebasan dan pemulihan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kalau kita bicara soal Buah Iblis Zoan di One Piece, biasanya yang terlintas adalah transformasi menjadi hewan atau makhluk tertentu.

Namun ada satu jenis Zoan yang terasa… berbeda. Hito Hito no Mi.

Cabang ini bukan sekadar memberi kekuatan fisik atau bentuk baru, tapi juga membawa konsep yang jauh lebih “filosofis” dan bahkan terasa relevan di Final Saga.

Apa saja keistimewaan Hito Hito no Mi dan variannya? Ini pembahasannya!

1. Zoan dengan varian “dewata,” bukan sekadar makhluk

transformasi Sengoku menjadi Daibutsu emas raksasa (dok. Toei Animation/One Piece)

Kalau Zoan lain punya model seperti naga, burung, atau dinosaurus, Hito Hito no Mi justru punya varian yang… unik.

Beberapa modelnya bahkan berbasis figur ilahi, bukan sekadar makhluk mitologis.

Contohnya:

Monkey D. Luffy – Hito Hito no Mi, Model: Nika

Sengoku – Hito Hito no Mi, Model: Daibutsu

Nika adalah sosok “Dewa Matahari” yang melambangkan kebebasan dan tawa.

Sementara Daibutsu terinspirasi dari Buddha raksasa.

Ini membuat Hito Hito no Mi terasa berbeda dari Mythical Zoan lain.

Kalau yang lain mengambil inspirasi dari makhluk, Hito Hito no Mi mengambil inspirasi dari konsep dewata dan simbolisme.

2. Varian reguler memberi “kemanusiaan” pada hewan

Chopper Brain Point di One Piece Live Action

Contoh paling jelas tentu saja Tony Tony Chopper.

Awalnya, Chopper hanyalah seekor rusa biasa.

Namun setelah memakan Hito Hito no Mi, ia memperoleh: kecerdasan manusia, kemampuan berbicara, hingga kesadaran diri dan emosi kompleks

Yang menarik, ini bukan sekadar power-up. Ini justru menciptakan konflik identitas.

Chopper tidak lagi sepenuhnya rusa… tapi juga tidak sepenuhnya manusia.

Ia sempat ditolak oleh kedua “dunia” itu.

Namun dari situ, ia berkembang menjadi sosok unik, bahkan kini dikenal sebagai salah satu dokter terbaik di dunia bajak laut.

Hito Hito no Mi di sini bukan sekadar memberi kekuatan, tapi juga “memberi jiwa.”

3. Secara unik terasa “counter” terhadap kekuatan Imu

Nika dan Imu di One Piece

Di Final Saga, ini jadi semakin menarik.

Kita tahu Imu sangat mewaspadai kekuatan Nika. Namun bukan cuma itu.

Di bab 1177, ada momen mengejutkan: serangan Chopper justru bisa memulihkan korban Domi Reversi… tanpa perlu membunuh mereka.

Padahal solusi yang diketahui sebelumnya adalah membunuh korban untuk “membalikkan” efeknya.

Ini implikasinya besar.

Artinya: kekuatan Hito Hito no Mi tidak hanya melawan secara fisik. Tapi juga bisa menetralisir efek kekuatan gelap, walau entah gimana caranya.

Jika Nika melambangkan kebebasan, dan Chopper bisa “mengembalikan kemanusiaan,” maka cabang Hito Hito no Mi terasa seperti antitesis dari kekuatan Imu yang manipulatif dan koruptif.

4. Zoan yang efeknya bisa mempengaruhi orang lain

Luffy dalam Gear 5 diserang oleh Kaido (dok. Toei Animation/One Piece)

Biasanya, Zoan hanya berdampak pada penggunanya. Transformasi, peningkatan fisik, ketahanan, semuanya bersifat personal.

Namun Hito Hito no Mi berbeda.

Beberapa contohnya:

  • Gear 5 Luffy bisa mempengaruhi lingkungan dan orang lain dengan “logika kartun”

  • Chopper bisa memulihkan korban Domi Reversi tanpa membunuh

Ini membuat Hito Hito no Mi terasa seperti Zoan dengan efek transformasi eksternal, bukan hanya internal

Dan ini sangat langka.

Editorial Team