Kalau Loki berhadapan langsung dengan Marshall D. Teach, kemungkinan besar Teach akan mundur jika pertarungan itu terjadi secara dadakan.
Bahkan dengan Yami Yami no Mi untuk menghilangkan kekuatan Buah Iblis Loki, duel satu lawan satu melawan Loki bukan skenario ideal bagi Teach. Loki punya Haoshoku Haki level tinggi, kekuatan fisik kolosal, transformasi Zoan Mythical, dan palu Ragnir, paket kekuatan yang terlalu brutal untuk dihadapi Teach secara frontal.
Namun… Teach bukan tipe petarung seperti Rocks, idola Loki.
Kalau Rocks adalah monster dominasi yang menghajar musuh dengan kekuatan absolut, maka Kurohige adalah predator oportunis.
Teach tidak tertarik membuktikan diri lewat duel gagah. Ia akan menunggu Loki terluka atau kelelaha, memanfaatkan kekacauan, menggunakan Yami Yami no Mi untuk menetralkan Buah Iblis Loki, dan mengeroyoknya bersama kru tanpa rasa malu sedikit pun. Lalu dia mungkin akan menggunakan Gura Gura no Mi untuk senjata utama menyakiti Loki.
Dan justru di situlah letak ancamannya.
Teach tidak peduli soal kehormatan, reputasi, atau “pertarungan layak.” Selama ia menang, metodenya tidak relevan. Ia adalah tipe musuh yang datang ketika kamu tidak lagi berada di puncak. Lihat saja yang dia lakukan ke Shirohige.
Namun jika skenario itu terjadi, ada satu hal yang hampir pasti:
Bagi Loki, tindakan Teach akan terasa sebagai penghinaan terhadap darah Rocks D. Xebec.
Alih-alih melihat Teach sebagai penerus ayah idolanya, Loki kemungkinan besar akan memandangnya sebagai seseorang yang “menodai” nama Rocks, bukan karena kalah (karena kalau kalah juga dia pernah kalah dari Rocks), tapi karena cara bertarungnya.
Singkatnya: Teach bisa mengalahkan Loki… tapi hanya jika ia bermain kotor. Dan jika itu terjadi, kemenangan itu hanya akan menegaskan ke Loki bahwa Kurohige beda dari Rocks.