Raksasa Elbaph adalah D. menurut Imu di One Piece
Reaksi Imu terhadap kematian Harald dan eksekusi Jaygarcia Saturn terasa sangat berbeda, dan perbedaan ini justru membuka kemungkinan yang mengerikan.
Ketika Harald mati, Imu tampak benar-benar terguncang. Ia terengah, menegaskan bahwa menciptakan Perjanjian Laut Dalam memiliki harga bagi dirinya sendiri, dan secara eksplisit menolak usulan Gorosei untuk mengirim Kesatria Dewa tambahan ke Elbaph. Alasannya jelas: ia takut kehilangan lebih banyak kesatria.
Namun sikap itu kontras total dengan caranya menangani Jaygarcia Saturn.
Saat Saturn dinilai gagal karena membiarkan Joy Boy lolos, Imu tidak ragu dan tidak emosional. Ia mengeksekusinya dengan murka. Bahkan sebelum Saturn mati, Imu sudah memberi lampu hijau pada Figarland Garling untuk naik menggantikan posisinya, tanpa sepengetahuan Gorosei lain.
Dari sini muncul implikasi penting:Imu kemungkinan bisa membunuh sendiri pemilik Perjanjian Laut Dalam dan Sangat Dalam dengan “biaya” yang lebih ringan dibanding jika mereka dibunuh pihak lain.
Dengan kata lain, cara kematian itu penting.
Jika kesatria mati di tangan musuh, dampaknya ke Imu besar dan berbahaya. Jika dicabut kekuatannya atau dieksekusi langsung oleh Imu, konsekuensinya jauh lebih terkendali.
Ini menjelaskan kenapa Imu takut mengirim Kesatria Dewa ke medan berbahaya seperti Elbaph, tapi tidak ragu menghabisi Saturn ketika ia dianggap gagal total mencegah Joy Boy kabur dari Egghead.
Maka muncul kemungkinan yang ironis dan gelap: Imu sendiri bisa menjadi pembunuh Kesatria Dewa paling konsisten.
Bukan karena amarah melainkan karena kalkulasi.
Jika ada Kesatria Dewa yang antara gagal total, mulai lepas dari kendali, atau berpotensi dibunuh musuh, maka Imu mungkin akan memilih menghabisinya sendiri demi meminimalkan risiko pada dirinya sendiri.