Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
5 Karakter One Piece yang Masa Primanya Sudah Lewat di Era Luffy
Shirohige (dok. Toei Animation/One Piece)
  • Lima legenda One Piece seperti Shirohige, Rayleigh, Gaban, Garp, dan Moria digambarkan telah melewati masa keemasan mereka di era Luffy meski tetap disegani karena kekuatan dan reputasi besar.
  • Shirohige dan Rayleigh menunjukkan tanda-tanda fisik menurun namun masih mampu mengguncang dunia serta menghadapi lawan kuat berkat pengalaman dan Haki yang luar biasa.
  • Garp dan Moria memperlihatkan kontras antara kejayaan masa lalu dan kondisi kini; Garp tetap tangguh meski menua, sementara Moria tenggelam dalam trauma akibat kekalahan tragis di Wano.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kecuali kamu memiliki keabadian seperti Gorosei dan Imu, ada satu hal yang tidak bisa dilawan banyak karakter One Piece: usia.

Para karakter ini adalah legenda. Nama mereka masih disegani bahkan di era Monkey D. Luffy sekarang. Namun sekuat-kuatnya mereka dulu, banyak yang kini mengakui bahwa masa prima mereka telah lewat.

Siapa saja karakter One Piece yang sudah melewati puncak kekuatannya di era Luffy?

1. Edward Newgate (Shirohige)

Shirohige (dok. Toei Animation/One Piece)

Di masa mudanya, Edward Newgate adalah monster sejati. Sosok yang mampu bertarung setara dengan Gol D. Roger, pria yang kemudian menjadi Raja Bajak Laut.

Bahkan di Marineford pun Shirohige masih terasa sebagai ancaman luar biasa. Namun perang itu juga memperlihatkan kenyataan pahit: tubuhnya sudah tidak seperti dulu.

Ada momen ketika Newgate tiba-tiba jatuh berlutut karena kondisi fisiknya sendiri. Itu menjadi penegasan bahwa pria yang hadir di Marineford sudah jauh dari kondisi primanya.

Tanda-tanda itu sebenarnya sudah terlihat sejak sebelum perang. Ketika Rockstar dari Bajak Laut Rambut Merah menemui Shirohige, Newgate diperlihatkan sedang diinfus dan dikelilingi suster.

Meski begitu, bahkan dalam kondisi melemah ia tetap mampu mengguncang dunia.

2. Silvers Rayleigh

Karakter Silvers Rayleigh dari anime One Piece (1999) (dok. Toei Animation)

Silvers Rayleigh masih cukup kuat untuk mengimbangi Admiral Kizaru secara langsung di Sabaody.

Yang menarik? Kizaru sama sekali tidak bisa melewati Rayleigh saat duel mereka berlangsung.

Namun Rayleigh sendiri beberapa kali mengakui bahwa dirinya tidak lagi berada di puncak kekuatan.

Bahkan setelah berhasil mengintimidasi Marshall D. Teach dengan reputasinya di Amazon Lily, Rayleigh kemudian mengakui kepada para pejuang Kuja bahwa di usianya sekarang ia kemungkinan tidak akan menang jika benar-benar bertarung langsung melawan Kurohige.

Itu menunjukkan betapa realistisnya Rayleigh memandang kondisinya sendiri.

3. Scopper Gaban

Scopper Gaban dulu dan sekarang

Scopper Gaban akhirnya benar-benar tampil di Elbaph arc setelah lama hanya menjadi legenda.

Sebagai mantan kru Roger, gaya bertarung Gaban terasa berbeda dibanding Rayleigh. Jika Rayleigh tampak presisi dan elegan, Gaban justru terasa liar dan brutal. Dua kapaknya mampu menciptakan kehancuran besar dalam pertarungan.

Namun sama seperti Rayleigh, usia telah mengejar Gaban.

Ia masih sangat berbahaya, bahkan mampu menghadapi ancaman seperti Kesatria Dewa Mary Geoise. Meski begitu, jelas terasa bahwa ia sudah lewat dari masa primanya.

4. Monkey D. Garp

Monkey D. Garp (dok. Toei Animation/ One Piece)

Lalu ada Monkey D. Garp.

Garp sendiri beberapa kali mengeluh bahwa dirinya tidak lagi sekuat dulu, meski kenyataannya ia masih mampu menciptakan kehancuran luar biasa hanya dengan tinju dan Haki.

Yang membuat situasi ini makin gila adalah gambaran tentang Garp muda yang diperlihatkan di flashback God Valley pada Elbaph arc.

Di sana diperlihatkan bagaimana Big Mom menyerang Garp menggunakan Heavenly Feuer Blitz, kombinasi petir dan api dari Zeus dan Prometheus.

Reaksi Garp?

Ia malah mengejek serangan itu dan berkata panasnya bahkan tidak cukup untuk mematangkan steak.

Ia begitu mengancam sampai Linlin dan Newgate memilih tidak membuang waktu menghadapi Garp secara langsung dan lanjut pergi saja, karena mereka juga saat itu sedang mencari Shakuyaku.

Momen itu memberi gambaran jelas bahwa Garp di masa prima benar-benar monster yang berada di level sangat tinggi.

5. Gecko Moria

Bajak Laut Gecko Moria. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda, Toei Animation/One Piece)

Yang ini terasa paling tragis.

Di masa lalu, Gecko Moria pernah menantang Kaido di Wano. Hasilnya? Kelompoknya dibantai habis.

Kekalahan itu menghancurkan mental Moria dan mengubah dirinya menjadi sosok yang jauh berbeda dibanding dulu.

Namun Oda kemudian memberi tambahan informasi yang membuat tragedi Moria terasa lebih pahit lagi.

Moria ternyata tumbuh di Wano dan dikenal sebagai Kozuki Moria. Setelah menjadi bajak laut, ia datang kembali ke Wano demi menolong orang-orang yang pernah membesarkannya dari ancaman Kaido.

Ia gagal total.

Bukan hanya kehilangan kru dan sahabat-sahabatnya, Moria juga merasa gagal menyelamatkan tanah yang memiliki hubungan emosional dengannya.

Yang tragis, penduduk Wano sendiri mengira Moria gugur dalam pertarungan melawan Kaido dan masih mengenangnya sebagai pahlawan.

Sementara kenyataannya, Moria pergi diam-diam dalam rasa malu dan trauma yang mendalam.

Tak heran jika Moria sekarang terasa jauh sekali dari sosok primanya di masa lalu.

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

Tele: https://t.me/WargaDuniaku

WA Channel: https://bit.ly/WAChannelDuniaku

Editorial Team

Related Article