Buggy meminta Crocodile dan Mihawk untuk menjadikannya Raja Bajak Laut. (dok. Toei Animation/One Piece)
Bab 1082 memberi konteks yang jauh lebih emosional soal hubungan mereka.
Ternyata Buggy dulu benar-benar percaya bahwa Shanks akan menjadi Raja Bajak Laut berikutnya.
Bahkan Buggy mengaku kepada Mihawk dan Crocodile bahwa ia melihat potensi Shanks begitu luar biasa sampai dirinya sendiri menyerah mengejar mimpi menjadi Raja Bajak Laut.
Meski insiden Bara Bara no Mi membuatnya rugi besar, Buggy sebenarnya masih siap mengikuti Shanks. Namun semuanya berubah setelah eksekusi Roger di Loguetown.
Buggy mengingatkan Shanks soal rencana mereka menuju Laugh Tale. Tapi Shanks malah mengatakan bahwa ia berubah pikiran dan tidak ingin pergi ke sana dulu, meski masih berniat menjadi bajak laut.
Buat Buggy, keputusan itu terasa seperti pengkhianatan terhadap harapan Roger. Ia kecewa berat.
Buggy merasa Roger sebenarnya berharap Shanks akan meneruskan jalannya… namun Shanks justru mundur.
Karena itulah Buggy akhirnya memutuskan ia tidak mau bekerja di bawah Shanks.
Yang lucu sekaligus sedih? Saat menolak, Buggy tidak mengungkap alasan emosional itu secara langsung.
Ia malah mengingatkan momen Shanks membuatnya kehilangan peta harta karun.
Padahal sumber kekesalan sejatinya jauh lebih dalam.