Dalam anime dan manga battle shonen, organisasi villain pada dasarnya punya fungsi sederhana: kumpulan antagonis kuat yang eksis untuk satu tujuan yaitu dikalahkan protagonis atau sekutu, satu demi satu.
Namun Akatsuki dari Naruto bukan sekadar “antrian boss fight.”
Bahkan hingga 2026, mereka masih dikenang sebagai semacam gold standard organisasi antagonis, disejajarkan dengan Juppongatana dari Rurouni Kenshin dan Gen’ei Ryodan (Phantom Troupe) dari Hunter x Hunter.
Lalu apa sebenarnya yang membuat Akatsuki dari Naruto begitu memikat?
