Fumihiko Takaba (dok. MAPPA/ Jujutsu Kaisen: The Culling Game Part 1)
Siapa saja petarung yang menilai lawannya berdasarkan penampilan pasti akan langsung terkecoh saat berhadapan dengan Fumihiko Takaba. Bagaimana tidak, secara fisik komedian gagal ini benar-benar tak terlihat memiliki kemampuan bertarung. Ditambah lagi, sifatnya tak pernah serius.
Fakta bahwa Takaba tak mendapatkan poin sama sekali selama Culling Game tak mencerminkan kekuatan sejatinya. Musuh-musuh pun meremehkannya. Namun, hanya dengan tekad untuk menghibur, secara dramatis kekuatannya akan meningkat.
Keluaran energi terkutuk Takaba tergolong cukup besar sehingga tak heran jika Reggie dan Hazenoki langsung waspada terhadapnya. Ia juga dibekali teknik bawaan bernama Comedian. Dengan teknik itu, ia mampu memanifestasikan hal apa pun yang dianggapnya lucu agar menjadi kenyataan.
Lebih lanjut, teknik Comedian diyakini memiliki potensi untuk melawan Limitless milik Gojo. Sayangnya, Takaba sendiri tak sepenuhnya sadar akan potensi kekuatannya tersebut. Mungkin, jika ia bisa mendapatkan kendali penuh atas tekniknya, ia bakal hadir sebagai bintang di sepanjang babak klimaks Jujutsu Kaisen.
Sekarang kamu sudah mengetahui seberapa kuat Takaba Jujutsu Kaisen. Berkat potensi dan teknik terkutuk Comedia-nya, Takaba dipastikan akan menjadi salah satu petarung paling diperhitungkan di musim ketiga JJK. Bagaimana menurutmu?
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku
Tele: https://t.me/WargaDuniaku
Siapa Takaba Fumihiko? | Takaba adalah penyihir Jujutsu dengan teknik kutukan berbasis komedi. Dia mantan komedian gagal yang ikut Culling Game. Kepribadiannya kocak, tapi justru itu sumber kekuatannya. |
Seberapa kuat Takaba sebenarnya? | Sangat kuat—secara absurd.Kalau Takaba menganggap sesuatu itu lucu, maka hal itu jadi kenyataan, bahkan kalau melanggar logika atau kekuatan lawan. |
Apa nama teknik kutukannya? | Comedian (Komedian)Teknik ini membuat realitas “menuruti” selera humor Takaba, selama dia sendiri merasa itu lucu. |
Apakah Takaba sadar kalau dia overpowered? | Ironisnya: tidak sepenuhnya sadar.Kalau dia sadar dan mulai berpikir “wah ini teknik super kuat”, efeknya malah bisa turun karena jadi nggak tulus lucunya. |