Assassination Classroom: Our Time (dok. Shueisha/ Assassination Classroom: Our Time)
Yang membuat Assassination Classroom The Movie - Our Time terasa unik adalah pilihan materi yang diadaptasi.
Film ini menghadirkan sejumlah cerita yang sebelumnya tidak sempat masuk ke anime TV. Misalnya kisah Maehara (bab 23-24), kekonyolan dengan Sugaya (bab 37), cerita Megu yang dimanfaatkan Kokona (bab 44-45), hingga situasi cokelat Okano dan Maehara (bab 145).
Semua kisah itu dibingkai sebagai kenangan yang diingat kembali oleh para murid Kelas 3-E menjelang momen mereka harus menghabisi Korosensei.
Selain itu, movie ini juga mengadaptasi chapter bonus seperti Home Time, Pub Time, Identity Time, dan Time to Say Thank You yang berfokus pada para assassin.
Karena sebagian besar materi yang diangkat adalah cerita keseharian, film ini tidak dipenuhi momen spektakuler seperti arc besar di manga atau anime TV-nya.
Namun justru di situlah daya tariknya.
Cerita-cerita kecil ini tetap mampu memancing emosi: ada yang lucu, menyebalkan, hingga cukup menyentuh. Sementara itu, bagian paling “epik” kemungkinan adalah segmen empat assassin dari chapter bonus, yang juga terasa diposisikan sebagai klimaks movie.