Kami berkesempatan buat nonton duluan episode perdana versi anime The Drops of God! Seperti apa impresi kami? Temukan di sini!
Review Episode 1 Anime Drops of God, Adaptasi yang Awet!

Sinopsis Drops of God (2026)
Kanzaki Shizuku, seorang sales di sebuah perusahaan bir tahu-tahu harus mengikuti wasiat ayahnya, seorang kritikus anggur terkenal dalam mengenali nama dan rasa dua belas anggur misterius, dan dihadapi oleh seorang rival yang dibesarkan ayahnya sendiri.
| Producer | Yu Mitsuru |
| Writer | Yuu Mitsuru |
| Age Rating | 15+ |
| Genre | Animasi, Drama |
| Duration | 21+ mins (episode) Minutes |
| Release Date | 10-04-2026 |
| Theme | Wine, based on manga, seinen, anime |
| Production House | SATELIGHT |
| Where to Watch | Crunchyroll |
| Cast | Takuya Sato, Kazuya Kamenashi, Maaya Uchida |
Trailer Drops of God (2026)
Galeri Drops of God
1. Adaptasi yang masih setia!
Bertahun-tahun setelah memiliki berbagai macam adaptasi, versi anime dari manga timeless karya Shu Okimoto dan Tadashi Agi ini diadaptasi dengan mulus dan setia pada efek dramatis namun membumi yang diandalkan oleh serial icip-icip anggur ini.
Episode pembuka versi anime tersebut memberikan porsi yang tepat untuk memperkenalkan Shizuku Kanzaki, yang walaupun langsung pamer kemahirannya dalam mengenali rasa namun masuk dengan natural melalui komposisi adegan dari Itoso Kenji dan Mitsuru Yuu.
2. Tidak terkena modernisasi?
Untuk serial yang umurnya setua The Drops of God, Shizuku masih menggunakan ponsel lipat biasa dan bukan smartphone, yang sepintas menunjukkan era kisahnya yang tidak dimodernisasi dalam adaptasi anime seperti yang dilakukan dalam live action versi Apple TV di tahun 2023.
Secara visual, pembawaan visual 3D yang khas ketika mempertontonkan aliran air anggur bakal menjadi daya tarik tersendiri ketika menonton episode perdana ini, karena inklusinya disusul dengan rangkaian penggambaran latar yang secara alami juga masuk ke dalam pameran minuman memabukkan tersebut.
3. Karisma yang tepat
Kazuya Kamenashi dan Takuya Satou juga jadi suara yang tepat untuk menjiwai duo rival Shizuku Kanzaki dan Issei Tomine, dengan keberadaan mereka yang tegas di depan setiap kali tokohnya masuk ke dalam frame. Maaya Uchida sebagai Miyabi Shinohara yang seiring waktu akan jadi asisten Shizuku pun juga memerankan karakternya sesuai dengan gambaran tokoh tersebut tanpa melampaui keberadaan duo fokus utama kisah tersebut.
Meski baru episode pembuka, dengan seri yang telah memiliki karya utama yang solid dan juga adaptasi-adaptasi yang tidak mengecewakan, malah menjadi ekspansi menarik dari karyanya, besar tantangan adaptasi anime ini untuk dapat menyampaikan kualitas kisah yang sama untuk Drops of God.
Apa pendapatmu terhadap seri The Drops of God? Sampaikan di kolom komentar!