Maru mengajak Yuji dalam rencana rekonsiliasinya (Dok. Shueisha/Jujutsu Kaisen Modulo)
Setelah bertemu dengan sosok Rika, Maru akhirnya bisa bangkit lagi dengan rencana baru untuk memperbaiki hubungan manusia dan Simurian.
Yah, ia kembali ke pesawatnya, tepatnya lokasi Kaliyan tertua yang menjadi sumber pemujaan suku Rumel. Dengan teknik Harmony, ia mengumpulkan berbagai bagian yang akan mendukung rencananya tersebut. Nah, salah satunya adalah Yuji sendiri yang diundang Maru ke pesawatnya..
Saat diundang ke tempat tersebut, Yuji ternyata sudah tahu kalau hewan besar di depannya adalah Kaliyan. Ia sendiri rupanya sudah tahu situasinya dari Todo yang diketahui masih memakai alat musik di tangannya.
Nah saat Yuji bertanya kenapa ia diundang, Maru mengatakan kalau pria itu cocok berdasarkan analisi teknik Harmony-nya. Di situ, ia menjelaskan kalau ia berencana membuat dunia tanpa kutukan dengan energi kutukan Yuta yang tersimpan di cincinnya, mineral Mul dan teknik milik Maru dan satu sosok misterius, ia berencana membuat rekonsiliasi manusia dan Simurian.
Namun ia butuh Yuji sebagai simbol umat manusia dan juga pengawas rencana tersebut. Dengan kata lain, Maru ingin menciptakan dunia tanpa kutukan.
Begitu mendengar hal tersebut, Yuji langsung mengambil catatan milik Yuki Tsukumo dan langsung setuju karena ide Maru adalah impian yang selama ini ingin dicapai Yuki dan Choso.