Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Higuruma dan Hajime, peserta Culling Game yang sempat diincar kelompok Yuji di awal permainan (Dok. Shueisha / Jujutsu Kaisen)
Higuruma dan Hajime, peserta Culling Game yang sempat diincar kelompok Yuji di awal permainan (Dok. Shueisha / Jujutsu Kaisen)

Intinya sih...

  • Culling Game memungkinkan peserta menambah aturan baru jika punya lebih dari 100 poin dan aturannya tidak bertentangan dengan prinsip permainan; sejauh ini ada empat pemain yang sudah berhasil menambahkan aturan.

  • Hajime Kashimo (penyihir era kuno yang bangkit lewat kesepakatan dengan Kenjaku) menambah aturan agar pemain bisa mendapat info pemain lain (nama, poin, jumlah penambahan aturan, dan lokasi koloni). Aturan ini kemudian membantu kelompok Yuji melacak pemain berpoin tinggi.

  • Hiromi Higuruma setuju membantu Yuji setelah memahami konteks tragedi Shibuya, lalu menambah aturan transfer poin antar pemain. Dampaknya, tim Yuji bisa mengurangi situasi “saling bunuh” demi mengejar poin, dan Yuji menerima donasi 1 poin agar punya ruang mengatur poinnya.

  • Megumi Fushiguro menambah aturan untuk menyelamatkan Tsumiki: awalnya ingin “mundur dari Culling Game,” tetapi ditolak Kogane dan direvisi menjadi keluar jika mengundang pemain baru dari luar koloni dan menghabiskan 100 poin. Sementara itu, Yorozu (penyihir era kuno yang bangkit di tubuh Tsumiki) menambah atu

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Seperti yang kita tahu, Culling Game di seri Jujutsu Kaisen memungkinkan pesertanya menambah aturan baru jika poinnya mencapai angka 100 lebih dan aturan tersebut dirasa tidak bertentangan dengan prinsip permainan.

Nah, sejauh ini ada empat pemain yang telah menambah aturan baru ke dalam permainan maut tersebut.

Siapa saja mereka? Berikut daftarnya!

1. Hajime Kashimo

Hajime Kashimo ( Dok. Shueisha / Jujutsu Kaisen )

Pemain satu ini merupakan penyihir kutukan era kuno yang bangkit kembali setelah membuat kesepakatan dengan Kenjaku.

Ia sendiri diketahui berhasil mencapai 200 poin semenjak Culling Game dimulai.

Karena Hajime merasa kesusahan untuk menemukan Sukuna, ia pun meminta pada Kogane untuk menambah aturan baru, yaitu pemain berhak mendapat info pemain lain seperti nama, poin yang didapat, berapa kali menambah aturan dan lokasi koloni.

Aturan ini secara tak terduga memberi keuntungan pada kelompok Yuji untuk melacak keberadaan pemain dengan poin di atas 100.

2. Hiromi Higuruma

Higuruma menjelaskan aturan domain pengadilannya ( Dok. Shueisha / Jujutsu Kaisen )

Pada awalnya, Higuruma tak ada niat untuk membantu tim Yuji karena merasa Culling Game jauh lebih adil dalam memberikan hukuman.

Namun setelah melalui pertarungan dengan Yuji dan melihat kenyataan bahwa Sukuna lah dalang di balik terbunuhnya orang-orang di Shibuya, Higuruma pun sepakat untuk membantu memenuhi permintaan Yuji.

Ia pun meminta pada Kogane untuk menambah aturan baru di mana para pemain bisa saling transfer poin ke orang yang diinginkan.

Berkat itu, Yuji dan kelompoknya bisa menghindari situasi saling membunuh karena tuntutan poin dari menghabisi pihak lawan.

Yuji sendiri mendapat donasi 1 poin dari Higuruma agar ia punya waktu untuk merubah poinnya.

3. Fushiguro Megumi

Megumi berhasil mengembangkann teknik Domain Expansion ( Dok. Studio Mappa / Jujutsu Kaisen )

Megumi diketahui ikut menambah aturan demi mengeluarkan kakaknya, Tsumiki dari pemainan keji tersebut.

Dengan donasi poin dari teman-temannya, Megumi pun meminta aturan untuk membuat peserta bisa mundur dari Culling Game.

Akan tetapi, Kogane beberapa kali menolak karena permintaan tersebut dianggap bertentangan.

Kogane sendiri baru menerima permintaan Megumi setelah merevisinya menjadi "pemain berhak keluar jika berhasil mengundang pemain baru dari luar koloni dan menghabiskan 100 poin".

4. Yorozu

Yorozu, entitas penyihir kuno yang bangkit di tubuh Tsumiki (Dok. Shueisha / Jujutsu Kaisen )

Pemain satu ini adalah penyihir dari era kuno seperti Hajime Kashimo. Ia diketahui bangkit di tubuh Tsumiki.

Berkat blunder yang dibuat Megumi dan teman-temannya, Yorozu berhasil menambah aturan baru, yaitu pemain berhak keluar dan masuk dari satu koloni ke koloni lain.

Ia sengaja melakukan hal itu agar bisa melawan Sukuna di tempat yang tepat.

Itulah daftar pemain Culling Game yang diketahui telah menambah aturan baru di Jujutsu Kaisen.

Bagaimana pendapat kalian? Jangan lupa tulis di kolom komentar, yah!

Diterbitkan pertama 08 Maret 2023, diterbitkan kembali 14 Februari 2026

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

Tele: https://t.me/WargaDuniaku

FAQ Seputar Pemain Culling Game yang Menambah Aturan Permainan

Apa syarat untuk menambah aturan baru di Culling Game Jujutsu Kaisen?

Peserta harus mengumpulkan lebih dari 100 poin, lalu mengajukan aturan yang tidak bertentangan dengan prinsip dasar Culling Game. Jika disetujui Kogane, aturan tersebut resmi berlaku untuk semua pemain.

Siapa saja pemain yang sudah menambah aturan baru di Culling Game (sejauh artikel ini)?

Ada empat pemain: Hajime Kashimo, Hiromi Higuruma, Megumi Fushiguro, dan Yorozu (penyihir era kuno yang bangkit di tubuh Tsumiki).

Aturan apa yang ditambahkan Hajime Kashimo, dan apa dampaknya bagi tim Yuji?

Kashimo menambahkan aturan agar pemain bisa mengakses info pemain lain seperti nama, jumlah poin, berapa kali menambah aturan, dan lokasi koloni. Dampaknya, tim Yuji terbantu untuk melacak pemain berpoin di atas 100 yang mereka butuhkan untuk tujuan menambah aturan.

Aturan apa saja yang ditambahkan Higuruma, Megumi, dan Yorozu?

Higuruma menambahkan aturan transfer poin antar pemain, sehingga tim Yuji bisa menghindari pembunuhan demi memenuhi tuntutan poin. Megumi menambahkan aturan keluar permainan yang direvisi menjadi: pemain bisa keluar jika mengundang pemain baru dari luar koloni dan menghabiskan 100 poin. Yorozu menambahkan aturan agar pemain bisa keluar-masuk dan berpindah antar koloni, supaya ia dapat menyiapkan pertarungan melawan Sukuna di tempat yang tepat.

Editorial Team