Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Kenapa Yuta Tak Selamatkan Kurourushi Jujutsu Kaisen? Ini Jawabannya
Yuta vs Kurourushi di Jujutsu Kaisen Culling Game
  • Yuta Okkotsu memilih tidak membunuh Ryu Ishigori dan Takako Uro karena ingin mengumpulkan poin tanpa menambah korban, demi menambahkan aturan baru dalam Culling Game.
  • Kurourushi adalah roh kutukan murni yang berbahaya dan tidak memiliki empati, sehingga Yuta merasa wajib menghabisinya demi melindungi manusia di Sendai Colony.
  • Tidak seperti pemain lain, Kurourushi tak bisa diajak negosiasi atau kerja sama, membuat Yuta tak punya pilihan selain mengeliminasinya demi keamanan dan strategi permainan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Dalam pertarungan di Sendai Colony pada arc Culling Game, Yuta Okkotsu menunjukkan pendekatan yang cukup berbeda dibanding peserta lain.

Ia tidak langsung membunuh semua lawan, bahkan memilih menyelamatkan beberapa musuhnya.

Namun, ada satu pengecualian mencolok, Kurourushi. Berbeda dengan Ryu Ishigori dan Takako Uro, Kurourushi justru langsung dihabisi oleh Yuta tanpa kompromi. Kenapa demikian? Ini penjelasannya.

1. Yuta Menyelamatkan Ryu dan Uro Demi Poin, kenepa Kurourushi tidak?

Yuta vs Ryu vs Uro di Jujutsu Kaisen

Dalam pertarungan puncak Sendai Colony, Yuta berhasil mengalahkan Ryu Ishigori dan Takako Uro setelah pertarungan sengit. Namun alih-alih membunuh mereka, Yuta memilih untuk membiarkan mereka hidup.

Keputusan ini bukan tanpa alasan. Yuta memiliki tujuan untuk mengumpulkan poin sebanyak mungkin guna menambahkan aturan baru dalam Culling Game. Dengan menyelamatkan mereka, ia bisa meminta poin tanpa harus menghilangkan nyawa mereka.

Yuta tetap memegang prinsipnya, ia ingin menyelesaikan permainan dengan korban seminimal mungkin, selama masih ada pilihan lain selain membunuh.

2. Kurourushi Adalah Roh Kutukan yang Berbahaya

Kurourushi di Jujutsu Kaisen Culling Game

Berbeda dengan Ryu dan Uro yang masih manusia (meski reinkarnasi), Kurourushi adalah roh kutukan murni yang tidak memiliki kendali atau empati terhadap manusia.

Kurourushi dikenal sebagai makhluk yang secara naluriah memburu dan membunuh manusia. Keberadaannya di dalam koloni menjadi ancaman langsung, tidak hanya bagi pemain lain, tetapi juga bagi warga sipil yang terjebak dalam Culling Game.

Yuta memiliki tanggung jawab moral untuk melindungi manusia. Karena itu, membiarkan Kurourushi hidup justru akan bertentangan dengan tujuan utamanya, yaitu meminimalkan korban sipil.

Hal serupa Yuta lakukan ke Dhruv Lakdawalla. Karena dia secara aktif menghabisi penyihir dan manusia biasa di Sendai Colony, maka keputusan Yuta adalah "menghabisi"-nya. Selain itu mengurangi empat pilar berbahaya di Sendai Colony.

3. Tidak Bisa Diajak Negosiasi Seperti Pemain Lain

Yuta vs Kurourushi di Jujutsu Kaisen Culling Game

Alasan lain yang tak kalah penting adalah Kurourushi tidak bisa diajak bernegosiasi. Berbeda dengan Ryu dan Uro yang masih bisa berpikir rasional, Kurourushi bertindak berdasarkan insting sebagai roh kutukan.

Yuta tidak memiliki opsi untuk meminta poin dari Kurourushi, karena makhluk tersebut tidak akan bekerja sama atau memahami kesepakatan apa pun. Artinya, membiarkannya hidup tidak memberikan keuntungan strategis bagi Yuta.

Justru sebaliknya, keberadaan Kurourushi hanya akan menjadi ancaman tambahan yang bisa memperburuk situasi di dalam koloni.

Jadi menghabisi Kurourushi memang keputusan tepat. Bagaimana menurutmu?

Editorial Team