Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Kenapa Yuji Mengaku Dirinya Membunuh Warga Shibuya di Jujutsu Kaisen?
Yuji mengakui dirinya pelaku pembantaian di Shibuya (Dok. Mappa/Jujutsu Kaisen S3)
  • Yuji mengakui dirinya membunuh warga Shibuya saat persidangan kedua melawan Higuruma, membuat Judgeman menjatuhkan hukuman ganda berupa penyitaan dan hukuman mati.
  • Higuruma mengetahui bahwa sebenarnya Sukuna yang mengendalikan tubuh Yuji saat tragedi Shibuya, namun tetap bingung karena Yuji memilih menyerah tanpa membela diri.
  • Pengakuan Yuji dipicu rasa bersalah mendalam atas tragedi Shibuya, di mana ia merasa bertanggung jawab meski bukan dirinya yang melakukan pembantaian tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
31 Oktober 2018

Pembantaian warga Shibuya terjadi saat Sukuna mengambil alih tubuh Yuji, menyebabkan banyak korban jiwa dan kehancuran besar.

pengadilan pertama

Yuji diadili atas kasus memasuki area perjudian di bawah umur. Ia gagal membela diri dan kontrol energi kutukannya disita.

pengadilan kedua

Yuji didakwa atas pembantaian warga Shibuya pada 31 Oktober 2018. Ia langsung mengakui dakwaan tanpa membantah, sehingga Judgeman menjatuhkan hukuman ganda berupa penyitaan dan hukuman mati.

kini

Yuji masih terbebani rasa bersalah sejak tragedi Shibuya. Luka batinnya kembali terbuka saat mendengar dakwaan Judgeman, membuatnya pasrah menerima vonis tersebut.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Yuji mengakui dirinya sebagai pelaku pembunuhan warga Shibuya dalam persidangan kedua yang digelar oleh Judgeman, dan dijatuhi hukuman mati serta penyitaan kekuatan.
  • Who?
    Yuji Itadori sebagai terdakwa, Higuruma sebagai pihak lawan dalam pertarungan dan pengacara, serta Judgeman sebagai entitas hakim yang menjatuhkan vonis.
  • Where?
    Kejadian utama berlangsung di area Shibuya saat insiden 31 Oktober 2018, sementara pengadilan berlangsung di arena pertarungan antara Yuji dan Higuruma.
  • When?
    Insiden pembantaian terjadi pada 31 Oktober 2018, sedangkan persidangan kedua berlangsung setelah Yuji mengajukan pengadilan ulang usai kasus pertama.
  • Why?
    Yuji mengaku bersalah karena merasa terbebani rasa bersalah mendalam atas kematian warga Shibuya meskipun sebenarnya kendali tubuhnya saat itu dikuasai Sukuna.
  • How?
    Pada sidang kedua, Yuji langsung mengakui dakwaan tanpa perlawanan. Judgeman kemudian menjatuhkan hukuman ganda setelah menyatakan vonis di hadapan Higuruma.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Yuji bilang dia yang bunuh orang di Shibuya waktu sidang sama Judgeman. Dia nggak mau bela diri, cuma ngaku aja. Padahal Higuruma tahu kalau yang jahat itu Sukuna di dalam tubuh Yuji. Tapi Yuji tetap merasa bersalah banget karena banyak orang mati. Sekarang Yuji dihukum berat dan kelihatan sedih sekali.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Meski kisah persidangan Yuji tampak kelam, artikel ini menyoroti sisi kemanusiaannya yang kuat. Pengakuannya bukan sekadar menyerah, melainkan cerminan rasa tanggung jawab dan penyesalan mendalam atas tragedi yang terjadi. Sikapnya menunjukkan keberanian menghadapi konsekuensi serta kesadaran moral tinggi terhadap dampak perbuatannya, meski ia sebenarnya tidak sepenuhnya bersalah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Dalam pengadilan kedua, Yuji didakwa atas kasus pembantaian warga Shibuya yang terjadi pada tanggal 31 Oktober 2018. Namun tak seperti kasus pertama di mana ia sempat mencoba membela diri, pemuda satu ini seolah langsung mengakui tanpa menambah atau mengurangi. Alhasil, ia pun sampai dijatuhi hukuman ganda oleh Judgeman.

Kenapa Yuji seakan langsung menyerah dan mengakui dirinya adalah pembunuh? Berikut penjelasannya!

1. Dalam persidangan kedua, Yuji terang-terangan mengakui dia yang membunuh warga Shibuya sehingga Judgeman menjatuhkan hukuman mati

Higuruma mengadili Yuji (Dok. Mappa/Jujutsu Kaisen S3)

Kejadian ini berlangsung saat pertarungan antara Yuji Itadori dan Hiromi Higuruma.

Pada persidangan pertama, Yuji gagal membela diri dari dakwaan memasuki tempat perjudian saat masih di bawah umur. Akibatnya, shikigami Judgeman menjatuhkan hukuman penyitaan, yang membuat kontrol energi kutukan Yuji hilang. Karena itu, ia sempat kerepotan menghadapi serangan palu Higuruma sebelum akhirnya berhasil lolos dengan mengajukan pengadilan ulang.

Di persidangan kedua, dakwaan yang muncul jauh lebih berat: pembantaian warga Shibuya pada 31 Oktober 2018.

Namun di luar dugaan, Yuji yang sebelumnya berusaha membela diri justru langsung menyerah. Ia mengakui semuanya tanpa berkelit sedikit pun dan menegaskan bahwa ucapannya bukan kebohongan ataupun bantahan. Pengakuan itu juga bukan taktik atau improvisasi untuk memengaruhi Higuruma. Cara Yuji mengatakannya benar-benar lurus, tanpa sedikit pun tanda kebohongan.

2. Namun Higuruma sudah tahu sejak awal kalau aslinya Yuji kehilangan kendali atas tubuhnya

Higuruma memasang wajah tak percaya saat mendengar pengakuan Yuji (Dok. Mappa/Jujutsu Kaisen S3)

Pada momen vonis hukuman mati, ada sesuatu yang berbeda dari ekspresi wajah Higuruma.

Ia seakan memasang wajah tak percaya karena alih-alih membela diri seperti sebelumnya, Yuji langsung mengakui dakwaan Judgeman tanpa membantah.

Seperti yang kita tahu, begitu memegang barang bukti dari Judgeman, Higuruma langsung memahami seluruh isi berkas tanpa perlu membukanya. Dari sana, ia mengetahui situasi sebenarnya yang dialami Yuji, termasuk fakta bahwa biang keladi sebenarnya, yaitu Sukuna selama ini bersemayam di dalam tubuh pemuda tersebut. Oleh karena itu, ia sendiri sudah tahu kalau aslinya Yuji tak bersalah sama sekali untuk kasus ini.

Karena itu, Higuruma sempat menyinggung hal tersebut di tengah pertarungan. Ia sendiri sampai kebingungan mengapa Yuji justru memilih menyerah begitu saja, padahal sebenarnya masih ada celah untuk melakukan pembelaan diri.

3. Bisa dibilang, Yuji rupanya masih terbebani rasa bersalahnya sejak kejadian itu bahkan sampai sekarang

Yuji mengakui dirinya pelaku pembantaian di Shibuya (Dok. Mappa/Jujutsu Kaisen S3)

Jika ditanya mengapa Yuji seakan langsung mengakui bahwa dirinya yang membunuh warga Shibuya, jawabannya terletak pada beban moral dan rasa bersalah yang ia tanggung.

Kita masih ingat betapa depresinya Yuji setelah kembali bertukar tubuh dengan Sukuna usai pembantaian di Shibuya berakhir. Ia tidak menyangka bahwa tubuhnya sendiri telah menjadi penyebab kerusakan dan kematian massal yang begitu parah, meskipun saat itu Sukuna yang memegang kendali.

Karena itulah, Yuji beberapa kali sempat memohon agar dirinya dibunuh dan jatuh ke titik terendah setelah kejadian tersebut. Jika tidak ada Choso di sisinya, besar kemungkinan ia akan memilih jalan pintas untuk mengakhiri hidupnya sendiri sebelum Culling Game dimulai.

Bahkan saat mendengar dakwaan Judgeman mengenai kasus Shibuya, luka batin Yuji seolah kembali terbuka. Hal ini juga seakan menjelaskan kenapa ia langsung bersikap pasrah begitu mendengar vonis dari shikigami hakim tersebut.

Itulah penjelasan kenapa Yuji mengaku dirinya membunuh warga Shibuya saat sidang Judgeman.

Bagaimana menurut kalian?

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

Tele: https://t.me/WargaDuniaku

Editorial Team