Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install

7 Kemampuan Nen Paling Membingungkan di Hunter x Hunter!

7 Kemampuan Nen Paling Membingungkan di Hunter x Hunter!
Kekuatan Knuckle Bine di Hunter x Hunter. (Dok. Shueisha, Yoshihiro Togashi/Hunter x Hunter)
Intinya Sih
  • Artikel membahas tujuh kemampuan Nen paling rumit di Hunter x Hunter, mulai dari Emperor Time milik Kurapika hingga Hakoware milik Knuckle Bine yang penuh aturan dan perhitungan kompleks.
  • Setiap kemampuan memiliki mekanisme unik dan syarat rumit, seperti Skill Hunter Chrollo dengan banyak batasan, Predator Rihan yang bergantung pada analisis akurat, serta Parallel Future Tserriednich yang memanipulasi persepsi waktu.
  • Penulis menyoroti bagaimana konsep Nen tertentu tampak sederhana di permukaan namun sulit dipahami secara mendalam, membuat pembaca sering harus membaca ulang untuk benar-benar memahami logika tiap kekuatan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Di Hunter x Hunter, ada kemampuan Nen yang sebenarnya mudah dipahami. Bahkan ada yang penjelasannya panjang, tetapi konsep dasarnya sederhana jika diringkas, seperti kemampuan peledak milik Genthru.

Namun ada juga kemampuan Nen yang benar-benar membuat pembaca harus membaca penjelasannya berkali-kali.

Apa saja?

7. Emperor Time – Kurapika

Kurapika menggunakan Emperor Time. (dok. MADHOUSE/Hunter x Hunter)
Kurapika menggunakan Emperor Time. (dok. MADHOUSE/Hunter x Hunter)

Sekilas, Emperor Time terdengar sederhana.

Saat Scarlet Eyes aktif, Kurapika menjadi Specialist dan dapat menggunakan semua kategori Nen dengan efisiensi 100%.

Yang sering membingungkan justru arti dari angka 100% itu.

Kurapika memang bisa menggunakan seluruh tipe Nen secara maksimal, tetapi bukan berarti ia otomatis menjadi ahli seperti pengguna alami kategori tersebut. Ia tetap dibatasi oleh level penguasaan setiap kategori Nen.

Karena itu, efisiensi 100% bukan berarti kekuatan jurusnya otomatis melampaui pengguna murni dari tipe Nen tersebut.

Kalau kamu bingung dengan pemaparan ini, itulah buktinya. Konsep ini sering disalahpahami oleh fans Hunter x Hunter justru karena "kayaknya sederhana tapi bikin otak panas kalau dicoba dipikir lebih lanjut."

6. Skill Hunter - Chrollo Lucilfer

Chrollo Lucilfer menggunakan kemampuan Sun and Moon dengan simbol matahari dan bulan di tangannya dalam adegan manga Hunter x Hunter.
Chrollo Lucilfer menggunakan Sun and Moon. (Dok. Yoshihiro Togashi, Shueisha, Madhouse/Hunter x Hunter)

Skill Hunter sendiri sebenarnya tidak terlalu sulit dipahami.

Yang membuat kemampuan ini terasa rumit adalah banyaknya syarat untuk mencuri dan menggunakan kemampuan Nen orang lain.

Kemudian Chrollo memperoleh Double Face, sebuah bookmark yang memungkinkannya mempertahankan satu kemampuan tetap aktif meski Bandit's Secret ditutup.

Sejak saat itu, kombinasi kemampuan yang bisa ia lakukan menjadi jauh lebih kompleks.

Mungkin salah satu bukti terbesar kecerdasan Chrollo adalah kemampuannya mengingat dan memanfaatkan semua aturan Skill Hunter tanpa terlihat kebingungan.

5. Predator – Rihan

Ilustrasi makhluk Nen Predator milik Rihan dari manga Hunter x Hunter sedang menyerang seseorang di atas tempat tidur.
Predator milik Rihan di Hunter x Hunter beraksi. (Dok. Shueisha, Yoshihiro Togashi/Hunter x Hunter)

Rihan, salah satu prajurit Pangeran Benjamin, memiliki kemampuan Conjuration bernama Predator.

Kemampuan ini memungkinkan Rihan menciptakan makhluk Nen yang menjadi "predator alami" bagi kemampuan lawannya.

Semakin akurat analisis Rihan terhadap kemampuan target, semakin sempurna Predator yang tercipta. Sebaliknya, jika analisanya keliru, Predator akan jauh lebih lemah.

Sebagai harga yang harus dibayar, Rihan tidak bisa menggunakan Nen selama 48 jam setelah Predator berhasil menetralisir target.

Kalau hanya membaca ringkasannya mungkin terdengar sederhana. Namun penjelasan lengkap beserta syarat-syaratnya di manga membuat banyak pembaca harus membacanya lebih dari sekali, atau bahkan cek ulang penjelasan di wiki.

4. Grimmel the Dissonance – Halkenburg

Pangeran Halkenburg berdiri dengan pose menyerang sambil mengerahkan kekuatannya, dikelilingi efek energi dalam gaya manga hitam putih.
Pangeran Halkenburg mengerahkan kekuatannya. (Dok. Shueisha, Yoshihiro Togashi/Hunter x Hunter)

Jujur saja, rasanya di Succession Contest Arc Togashi sengaja berpikir, "Sekarang saatnya saya benar-benar menggila dengan konsep Nen."

Banyak kemampuan paling rumit di seri ini memang lahir di arc tersebut.

Grimmel the Dissonance memungkinkan Halkenburg menembakkan panah Nen yang nyaris mustahil dihindari dan mampu menembus berbagai pertahanan.

Namun efek sebenarnya bukan melukai lawan. Korban yang terkena justru akan bertukar jiwa dengan salah satu pengikut Halkenburg yang telah ditandai Guardian Spirit Beast miliknya, atau Halkenburg sendiri. Akibatnya, tubuh target akan dikendalikan oleh pihak Halkenburg.

Belum lagi ada aturan tambahan mengenai tubuh mana yang mati lebih dulu dan bagaimana nasib kedua jiwa tersebut.

Tak heran kemampuan ini disebut nyaris tak terkalahkan dalam duel satu lawan satu.

3. Contagion – Morena Prudo

Ilustrasi karakter Morena Prudo dengan ekspresi tenang, rambut panjang, dan bekas jahitan di wajah dari manga Hunter x Hunter.
Morena Prudo. (Dok. Shueisha, Yoshihiro Togashi/Hunter x Hunter)

Kalau diringkas, Contagion terasa seperti perpaduan antara sistem MLM dan game RPG.

Setelah memenuhi syarat tertentu, seseorang akan menjadi anggota organisasi Morena dan memulai dari Level 1.

Untuk naik level, mereka harus membunuh.

Morena mendeklarasikan aturan ini untuk konteks di dalam Black Whale,

  • Membunuh warga sipil: +1 level
  • Membunuh pengguna Nen: +10 level
  • Membunuh Pangeran Kakin: +50 level

Semakin tinggi levelnya, semakin besar hadiah yang mereka peroleh, termasuk kemampuan Nen baru.

Morena juga dapat mengetahui level dan lokasi seluruh pengikutnya.

Mengingat tujuan Morena adalah memusnahkan umat manusia, kemampuan ini berpotensi menciptakan organisasi pengguna Nen yang terus berkembang dan semakin berbahaya.

2. Parallel Future – Tserriednich Hui Guo Rou

Ilustrasi karakter manga dengan ekspresi terkejut dan cahaya muncul dari dahinya, menggambarkan momen intens dalam cerita.
Masa depan yang dilihat dan diubah Tserriednich. (Dok. Shueisha, Yoshihiro Togashi/Hunter x Hunter)

Saya harus mengakui, saat pertama membaca penjelasan kemampuan ini, saya beberapa kali kembali membuka bab yang sama. Bahkan saya sempat mencocokkannya dengan penjelasan di wiki Hunter × Hunter.

Saking rumitnya, Parallel Future terasa bisa disandingkan dengan Stand paling membingungkan di JoJo's Bizarre Adventure.

Dengan memenuhi syarat tertentu, Tserriednich dapat melihat masa depan selama sekitar 10 detik.

Namun yang membuatnya membingungkan adalah apa yang terjadi setelah itu.

Orang lain tetap melihat Tserriednich bertindak seolah-olah masa depan yang ia lihat benar-benar terjadi. Padahal, Tserriednich bebas mengubah tindakannya setelah memperoleh informasi tersebut.

Akibatnya, lawan akan melihat ilusi pergerakan Tserriednich, sementara posisi dan tindakan aslinya bisa sangat berbeda.

1. Hakoware – Knuckle Bine

Karakter animasi kecil berbentuk hewan lucu dengan sayap, mengenakan pakaian biru dan syal kuning, melayang di latar ungu bercorak.
Kekuatan Knuckle Bine di Hunter x Hunter. (Dok. Shueisha, Yoshihiro Togashi/Hunter x Hunter)

Saya rasa ada satu hal yang lucu dari Knuckle Bine.

Penampilannya seperti berandalan Jepang, tetapi ia justru memiliki salah satu kemampuan Nen paling matematis di seluruh seri.

Hakoware bekerja layaknya sistem pinjaman bank.

Knuckle "meminjamkan" aura kepada lawannya. Aura tersebut kemudian terus bertambah melalui bunga hingga akhirnya target mengalami bankruptcy, memaksa mereka masuk ke kondisi Zetsu selama 30 hari.

Di balik konsep itu terdapat berbagai aturan mengenai utang aura, bunga yang terus bertambah, hingga perhitungan yang dilakukan Knuckle di tengah pertarungan.

Tidak heran banyak pembaca merasa Hakoware adalah salah satu kemampuan Nen yang paling rumit sekaligus paling unik di Hunter × Hunter.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More