Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Cuplikan adegan Tanjiro menggendong Nezuko. (dok. Ufotable/Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba)
  • Tanjiro selamat dari malam pembantaian karena Saburo memintanya bermalam, sehingga ia tidak berhadapan langsung dengan Muzan.

  • Giyu Tomioka memberi Nezuko kesempatan hidup dan mengarahkan Tanjiro kepada Sakonji Urokodaki.

  • Nezuko tidak memangsa manusia dan tetap melindungi mereka, sehingga perjalanan kakak beradik itu dapat berlanjut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
sejak kecil

Tanjiro diajari Hinokami Kagura oleh ayahnya. Teknik itu kemudian terungkap sebagai Pernapasan Matahari.

hari sudah malam

Saburo meminta Tanjiro menginap di rumahnya. Tanjiro menyetujuinya dan keputusan itu menyelamatkan nyawanya.

malam pembantaian keluarga Kamado

Tanjiro tiba setelah keluarganya dibantai, ketika Muzan sudah pergi dan Nezuko masih berada di sana.

bab pertama

Giyu menemukan Tanjiro dan Nezuko, lalu memberikan kesempatan kepada Nezuko setelah menguji naluri melindungi manusia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Tanjiro memulai perjalanan sebagai pembasmi iblis bersama Nezuko setelah keluarganya dibantai dan Nezuko berubah menjadi iblis.
  • Who?
    Tanjiro Kamado, Nezuko, Saburo, Giyu Tomioka, dan Sakonji Urokodaki terlibat dalam awal perjalanan tersebut.
  • Where?
    Peristiwa awal berlangsung di rumah Saburo dan rumah keluarga Kamado; lokasi berikutnya masih belum diketahui.
  • When?
    Tanjiro diajari Hinokami Kagura sejak kecil dan tiba di rumahnya setelah hari sudah malam.
  • Why?
    Tanjiro dapat melanjutkan perjalanan karena Saburo menahannya bermalam, Giyu memberi kesempatan kepada Nezuko, dan Nezuko tidak memangsa manusia.
  • How?
    Giyu menguji naluri Nezuko, lalu mengarahkan Tanjiro dan Nezuko kepada Urokodaki untuk berlatih dan tetap aman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tanjiro pulang dan menemukan keluarganya sudah dibantai. Adiknya, Nezuko, berubah menjadi iblis, tetapi tidak mau memakan manusia. Giyu bertemu mereka dan memberi Nezuko kesempatan hidup. Giyu juga mengarahkan Tanjiro kepada Urokodaki. Nezuko lalu tidur untuk memulihkan tenaga, sementara Tanjiro mulai belajar menjadi pembasmi iblis.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Awal perjalanan Tanjiro memperlihatkan bahwa kesempatan dapat muncul dari keputusan sederhana dan bantuan orang lain. Saburo, Giyu, Urokodaki, serta sikap Nezuko memberi ruang bagi Tanjiro untuk terus maju. Rangkaian keadaan tersebut membuat perjalanan mereka tidak berhenti sejak awal dan memungkinkan hubungan kakak beradik itu tetap terjaga.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tanjiro Kamado adalah remaja dengan hati yang gigih dan potensi besar. Salah satu faktor yang kemudian membuatnya istimewa adalah ia ternyata sudah diajari Hinokami Kagura oleh ayahnya sejak kecil, yang belakangan terungkap sebagai Pernapasan Matahari.

Namun, harus diakui: kisah Kimetsu no Yaiba bisa berjalan, bukannya kandas sejak bab pertama, juga karena Tanjiro berkali-kali mendapatkan keberuntungan.

Ada beberapa kejadian spesifik yang membuat perjalanan Tanjiro bisa dimulai. Ini contohnya!

1. Saburo meminta Tanjiro bermalam di rumahnya dulu

Saburo Kimetsu no Yaiba Demon Slayer. (Dok. ufotable/Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba)

Saburo adalah salah satu contoh karakter dengan peran kecil yang dampaknya besar sekali dalam sebuah cerita shonen.

Pria ini menyarankan Tanjiro untuk menginap dulu di rumahnya karena hari sudah malam. Tanjiro pun setuju.

Keputusan sederhana itu ternyata menyelamatkan nyawanya.

Kalau Tanjiro memutuskan langsung pulang, ia bisa saja ikut menjadi korban pembantaian Muzan. Atau malah lebih buruk lagi: ikut diubah menjadi iblis seperti Nezuko.

Jadi, Tanjiro berutang nyawa kepada seorang pria tua yang bahkan hanya muncul sebentar dalam cerita.

2. Tanjiro tiba di rumahnya pada waktu yang relatif tepat

Tanjiro dan Nezuko (dok. Ufotable/ Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba)

Ada faktor keberuntungan lain dari malam pembantaian keluarga Kamado: waktu kedatangan Tanjiro.

Tanjiro tiba setelah keluarganya dibantai, tetapi Muzan sudah pergi. Nezuko pun masih berada di sana dan belum memangsa manusia.

Kalau Tanjiro datang terlalu cepat, ia bisa saja berhadapan langsung dengan Muzan. Mengingat perbedaan kekuatan mereka, kemungkinan Tanjiro selamat hampir tidak ada.

Sebaliknya, kalau ia datang terlalu terlambat, situasinya juga bisa jauh lebih buruk. Nezuko mungkin sudah pergi ke tempat lain atau bahkan telanjur memangsa manusia.

Dengan begitu, Tanjiro datang pada waktu yang memberinya kesempatan untuk menyelamatkan Nezuko sekaligus memulai perjalanan mereka.

3. Giyu Tomioka adalah Hashira yang menemukannya

Tanjiro membujuk Giyu (dok. Ufotable/ Kimetsu no Yaiba Season 4 Hashira Training Arc)

Sebelumnya, saya sudah membuat artikel teori mengenai apakah ada Hashira lain yang akan mengampuni Nezuko jika mereka yang menemukan Tanjiro di bab pertama.

Jawabannya? Kandidatnya sangat sedikit.

Bahkan Kyojuro Rengoku, yang dikenal punya kepribadian ceria dan penuh semangat, berpotensi membunuh Nezuko. Kita bisa melihat betapa keras pendiriannya terhadap iblis saat persidangan Tanjiro dan Nezuko.

Dari para Hashira yang masih hidup saat itu, Giyu terbukti menjadi sosok yang bersedia mendengarkan Tanjiro dan memberikan kesempatan kepada Nezuko.

Ia bahkan menguji Nezuko untuk melihat apakah iblis tersebut masih memiliki naluri melindungi manusia.

Dan pada akhirnya, Nezuko tidak jadi tewas di bab pertama.

Bisa dibilang, Tanjiro mendapatkan jackpot karena orang yang menemukannya adalah Giyu.

4. Giyu punya hubungan dengan Sakonji Urokodaki

Sakonji Urokodaki (x.com/DemonSlayerUSA)

Ketika saya menyusun teori soal Hashira yang mungkin mengampuni Nezuko, alternatif yang terpikir adalah Kanae Kocho yang sudah meninggal atau Mitsuri Kanroji.

Masalahnya, Mitsuri belum tentu bisa memberikan jalur selanjutnya bagi Tanjiro dan Nezuko selain mungkin membantu menyembunyikan mereka.

Guru Mitsuri adalah Rengoku, sementara Rengoku punya pendirian yang sangat keras soal iblis. Kita sudah melihat reaksinya saat persidangan Nezuko.

Sebaliknya, Giyu memiliki hubungan dengan Sakonji Urokodaki, mantan Hashira Air yang kemudian bersedia melatih Tanjiro sekaligus menampung Nezuko.

Urokodaki juga memiliki pengalaman dan pengetahuan yang cukup untuk membantu Tanjiro memulai perjalanan sebagai pembasmi iblis, sembari memastikan Nezuko tetap aman.

Jadi, Giyu bukan hanya memberikan pengampunan. Ia juga bisa mengarahkan kedua bersaudara itu kepada orang yang tepat.

Itu permulaan yang nyaris sempurna untuk perjalanan Tanjiro.

5. Karakteristik Nezuko ternyata tidak biasa

Urokodaki menjaga Nezuko (dok. Ufotable/ Kimetsu no Yaiba Season 4 Hashira Training Arc)

Keberuntungan Tanjiro berikutnya sebenarnya berasal dari Nezuko sendiri.

Setelah berubah menjadi iblis, Nezuko ternyata tidak memangsa manusia. Ia justru memilih tidur untuk memulihkan energi, berbeda dari kebanyakan iblis yang membutuhkan darah dan daging manusia.

Ini merupakan faktor yang sangat penting agar Urokodaki, Giyu, dan kemudian Korps Pembasmi Iblis punya alasan untuk mempertimbangkan keberadaannya.

Bahkan, Nezuko berkali-kali membuktikan bahwa ia masih punya naluri melindungi manusia, termasuk ketika menghadapi iblis lain.

Kalau demonifikasi Nezuko berjalan seperti kebanyakan iblis, kemungkinan besar ia sudah dihabisi sejak awal ketika masih berada di bawah pengawasan Urokodaki.

Dengan kata lain, Tanjiro bukan hanya beruntung karena dirinya selamat. Ia juga beruntung karena adiknya ternyata menjadi iblis dengan karakteristik yang sangat tidak biasa.

Curated For You

Editorial Team

Related Article