Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
7 Karakter Anime yang Lebih Cocok Jadi Penjahat, Auranya Sulit Hilang!
Orochimaru dalam anime Naruto (dok. Pierrot/Naruto: Shippuden)
  • Artikel membahas tujuh karakter anime yang dinilai lebih cocok sebagai penjahat karena aura, tindakan, dan konflik mereka meninggalkan kesan kuat dibanding versi protagonisnya.
  • Tokoh seperti Annie Leonhart, Obito Uchiha, Grimmjow Jaegerjaquez, hingga Light Yagami digambarkan memiliki sisi gelap yang membuat peran antagonis mereka lebih berkesan bagi penonton.
  • Tema utama artikel menyoroti bahwa meski beberapa karakter mengalami penebusan, citra dan daya tarik mereka sebagai sosok jahat tetap paling melekat di ingatan penggemar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tidak semua karakter anime yang berada di pihak protagonis selalu terasa cocok sebagai pahlawan. Ada beberapa tokoh yang justru meninggalkan kesan lebih kuat ketika berperan sebagai antagonis karena tindakan, kepribadian, atau konflik yang mereka bawa ke dalam cerita. 

Meski sebagian dari mereka akhirnya mendapat penebusan atau beralih ke pihak yang lebih baik, citra sebagai penjahat tetap sulit dilepaskan. Bahkan, banyak penggemar yang menganggap versi antagonis mereka jauh lebih menarik dibandingkan setelah berubah. Kalau kamu penasaran siapa saja karakter anime yang lebih cocok jadi penjahat, simak daftarnya berikut ini.


1. Annie Leonhart (Attack on Titan)

Annie Leonhart (dok. WIT STUDIO/Attack on Titan)

Dalam Attack on Titan, batas antara pahlawan dan penjahat memang sering kali terlihat kabur. Namun, Annie Leonhart menjadi salah satu contoh karakter yang paling melekat sebagai antagonis. Selama menyamar di Survey Corps, Annie berhasil menyembunyikan identitasnya sebagai Female Titan. Ia bahkan sempat membangun hubungan dengan orang-orang di sekitarnya tanpa menimbulkan kecurigaan.

Versi Annie sebagai Female Titan masih lebih membekas di ingatan banyak penonton. Sosoknya yang memburu pasukan Levi di hutan menjadi salah satu momen paling diingat dalam serial tersebut.

Menariknya, nama Annie memiliki arti "berkah" atau "kebaikan". Sementara nama belakang Leonhart berasal dari gabungan kata yang sering dimaknai sebagai "The Lionheart", sebutan bagi pejuang hebat pada Abad Pertengahan.


2. Obito Uchiha (Naruto)

Obito Uchiha (dok. Studio Pierrot/Naruto: Shippuden)

Obito Uchiha mengalami perubahan besar dari sosok antagonis menjadi karakter yang akhirnya berada di pihak protagonis. Namun, tidak semua penonton merasa proses tersebut berjalan meyakinkan. Sebelum berubah, Obito terlibat dalam berbagai tragedi besar. Ia berperan dalam serangan Kurama ke Konoha dan menjadi salah satu tokoh penting di balik Perang Dunia Shinobi Keempat.

Versi Obito yang percaya bahwa dunia layak dihancurkan dianggap lebih menarik. Perubahan tersebut terasa cepat bagi sebagian penggemar karena terjadi hanya dalam beberapa episode. Selain itu, kemampuan Obito juga membuatnya semakin menonjol sebagai penjahat.

Ia mampu mengendalikan Kurama menggunakan Genjutsu saat Naruto lahir dan bahkan mempertahankan kendali terhadap Yagura, Mizukage Keempat, dalam waktu yang lama. Kemampuannya sebagai pengguna Genjutsu menjadi salah satu alasan mengapa sosok antagonis Obito begitu sulit dilupakan.


3. Grimmjow Jaegerjaquez (Bleach)

Grimmjow Jaegerjaquez karakter Bleach (dok. Pierrot/Bleach)

Sebagai Espada keenam dalam Bleach, Grimmjow Jaegerjaquez tampil sebagai karakter yang brutal dan haus pertarungan. Ia selalu berusaha membuktikan bahwa dirinya adalah yang terkuat. Kepribadiannya dikenal impulsif, kasar, sarkastik, dan cenderung sadis. Grimmjow juga sering memperlihatkan senyum menyeringai atau tertawa ketika merasa bersemangat menghadapi pertarungan.

Meski agresif, ia memiliki sifat licik dan liar yang membuatnya sulit ditebak. Sikapnya yang minim empati juga membuatnya terlihat seperti sosok yang hanya peduli pada kekuatan. Dalam arc Thousand-Year Blood War, Grimmjow kembali muncul dan membantu kelompok Ichigo. Namun, perannya tidak terlalu besar selain terlibat dalam pertarungan melawan Askin Nakk Le Vaar.

Ketika berada di pihak yang sama dengan Ichigo, aura berbahaya yang dulu melekat padanya terasa berkurang. Karena itu, banyak penggemar masih menganggap Grimmjow lebih menarik saat menjadi ancaman bagi para protagonis.


4. Sailor Galaxia (Sailor Moon)

Sailor Galaxia (dok. Toei Animation/Sailor Moon)

Sailor Galaxia dikenal sebagai salah satu musuh paling berbahaya yang pernah dihadapi Usagi dalam Sailor Moon. Sebagian besar kisah Sailor Stars menampilkan dirinya sebagai antagonis utama. Awalnya, Galaxia adalah seorang Sailor Guardian legendaris yang bertarung melawan Chaos dalam Sailor Wars. Demi melindungi galaksi, ia memilih menyegel Chaos ke dalam tubuhnya sendiri.

Untuk mencegah jiwanya ikut tercemar, Galaxia mengirim Star Seed miliknya dalam bentuk Chibi Chibi. Namun, keputusan tersebut justru membuat Chaos perlahan menggerogoti dirinya. Ketika pengaruh Chaos semakin kuat, Galaxia akhirnya melepaskan Star Seed miliknya. Dari situlah ia berubah menjadi sosok kejam yang membunuh banyak sekutu Usagi.

Latar belakang tersebut membuat Galaxia memiliki kisah yang kompleks. Meski begitu, citranya sebagai ancaman terbesar dalam Sailor Stars tetap menjadi sisi yang paling menonjol dari karakternya.


5. Gon Freecss (Hunter x Hunter)

karakter Gon Freecss (dok. Studio Madhouse/Hunter x Hunter)

Sebagai protagonis utama Hunter x Hunter, Gon Freecss dikenal memiliki tekad kuat untuk menemukan ayahnya, Ging Freecss. Namun, kepribadiannya juga menyimpan sisi gelap yang cukup menarik. Gon sering bertindak impulsif dan mudah terbawa emosi. Ketika kemampuan atau keyakinannya ditantang, ia merasa harus membuktikan dirinya.

Keinginannya untuk menjadi lebih kuat sering kali meningkat ketika ia marah. Dalam kondisi tertentu, emosinya bahkan membuatnya bertindak sangat nekat. Saat kemarahannya memuncak, Gon dapat menjadi tidak rasional dan mengabaikan hal-hal lain di sekitarnya. 

Di sisi lain, ketika tenang, ia mampu berpikir kreatif dan menemukan solusi yang tidak biasa. Perpaduan antara kemauan kuat, emosi yang intens, dan kecenderungan bertindak ekstrem membuat Gon memiliki karakteristik yang berpotensi cocok untuk peran antagonis.


6. Orochimaru (Naruto)

Karakter Orochimaru (dok. Studio Pierrot/Naruto)

Orochimaru merupakan salah satu antagonis utama dalam Naruto dan Shippuden. Berbeda dari beberapa penjahat lain, motivasinya tidak berangkat dari tragedi besar, melainkan obsesi terhadap keabadian dan pengetahuan. Ia meninggalkan Konoha, melakukan berbagai eksperimen tidak manusiawi, serta menjadi salah satu faktor yang mendorong Sasuke keluar dari desa. Orochimaru juga terlibat dalam rangkaian peristiwa yang berujung pada kematian Hokage Ketiga.

Sebagai sosok yang perfeksionis, Orochimaru selalu berusaha memastikan proyek-proyeknya berjalan sesuai rencana. Ia juga tidak ragu mengorbankan para pengikutnya jika hal tersebut menguntungkan tujuannya. Meski demikian, Orochimaru tetap menunjukkan ketertarikan terhadap perkembangan bawahannya. 

Ia melihat Sasuke sebagai murid berbakat yang dapat membantunya mendekati tujuan untuk menguasai semua teknik di dunia. Obsesi tersebut berkembang menjadi bagian utama dari identitasnya. Karena alasan itulah, banyak penggemar menilai Orochimaru lebih cocok tetap berada di sisi antagonis.


7. Light Yagami (Death Note)

Light Yagami dalam anime Death Note (dok. Madhouse/Death Note)

Light Yagami adalah contoh karakter yang identik dengan peran penjahat meskipun awalnya memiliki niat tertentu. Setelah memperoleh Death Note, kepribadiannya perlahan berubah menjadi lebih dingin dan kejam. Ia bersedia menggunakan berbagai cara untuk mencapai tujuan yang diinginkannya. Namun, di saat yang sama, Light tetap menunjukkan kepedulian yang tulus terhadap keluarganya.

Menariknya, ketika kehilangan ingatan tentang Death Note untuk sementara waktu, Light memperlihatkan sifat yang berbeda. Ia tampak lebih berbelas kasih, enggan memanipulasi orang lain, dan tidak ingin membunuh.

Perubahan itu hilang ketika seluruh ingatannya kembali. Sejak saat itu, persona Kira kembali mendominasi dan bertahan hingga akhir hidupnya. Dalam berbagai adaptasi, Light hampir tidak pernah menunjukkan penyesalan atas tindakannya. Keputusan cepatnya untuk menyingkirkan Raye Penber menjadi salah satu contoh bagaimana ia tetap teguh pada jalan yang dipilihnya sebagai Kira.

Karakter-karakter di atas membuktikan bahwa tidak semua tokoh yang mendapat kesempatan berubah berhasil meninggalkan citra lamanya. Dalam banyak kasus, sisi antagonis mereka justru terasa lebih kuat dan lebih membekas di ingatan penonton dibandingkan versi setelah penebusan dosa.


Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

Tele: https://t.me/WargaDuniaku

WA Channel: https://bit.ly/WAChannelDuniaku


Editorial Team

Related Article