Nunax, pesawat induk milik suku Rumel (Dok. Shueisha/Jujutsu Kaisen Modulo)
Dalam Jujutsu Kaisen: Modulo, pemanfaatan energi kutukan merupakan PR besar pemerintah Jepang. Berbagai riset telah dilakukan selama bertahun tahun, namun selalu gagal karena energi kutukan terlalu liar dan bergantung pada individu. Titik terang baru muncul ketika pesawat Nunax mendarat di Bumi dan terungkap bahwa mesin pesawat itu ditenagai energi kutukan yang stabil dan terkontrol, hasil aktivasi bersamaan teknik Cross dan Maru. Bagi dunia penyihir, ini adalah terobosan yang selama ini mereka cari.
Selama Dabla masih hidup, penemuan itu masih berada dalam kerangka diplomasi. Suku Rumel memiliki daya tawar politik yang membuat pertukaran teknologi secara damai masih mungkin dibicarakan. Namun jika Dabla kalah, keseimbangan itu runtuh. Rumel tidak lagi dipandang sebagai mitra setara, melainkan sebagai pihak lemah yang menyimpan teknologi strategis. Dalam situasi seperti itu, penyitaan Nunax oleh penyihir dan pemerintah Jepang akan dianggap langkah logis atas nama keamanan.
Lebih buruk lagi, fokus tidak hanya berhenti pada pesawatnya. Karena teknologi Nunax bergantung pada teknik Cross dan Maru, tubuh dan sistem energi suku Rumel berpotensi dijadikan objek penelitian. Tanpa perlindungan politik, eksperimen ilegal sangat mungkin terjadi, mengaburkan batas etika. Pada akhirnya, teknologi yang seharusnya menjadi jembatan koeksistensi justru berubah menjadi alat eksploitasi ketika kesetaraan menghilang.
Itulah lima hal yang akan terjadi jika Dabla kalah dalam pertarungan melawan Mahoraga.
Bagaimana pendapat kalian?
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku
Tele: https://t.me/WargaDuniaku