Gojo memukul Mahoraga ( Dok. Shueisha / Jujutsu Kaisen )
Seperti yang diduga, Hajime sendiri kalah setelah terkena tebasan jaring dari Sukuna.
Usai kekalahannya, kita diperlihatkan Hajime berbincang dengan Sukuna soal semua yang ingin diketahuinya sampai saat ini.
Salah satu tentang alasan kenapa Sukuna membunuh semua penantangnya. Ia sendiri menjelaskan pada Hajime bahwa keduanya dicintai karena kuat. Oleh karena itu, sudah sepantasnya untuk membalas cinta itu dengan membunuh penantang tersebut.
Makanya, Sukuna menganggap Hajime terlalu serakah karena masih bisa merasa kesepian setelah melalui banyaknya pertarungan.
Sukuna juga memberitahu bahwa cinta itu omong kosong dan hidup dengan standarnya sendiri tanpa peduli pendapat orang lain.
Itulah pembahasan tentang Hajime Kashimo, si dewa petir Jujutsu Kaisen.
Bagaimana pendapat kalian?
Diterbitkan pertama 10 Oktober 2023, diterbitkan kembali 12 Februari 2026
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku
Tele: https://t.me/WargaDuniaku
Siapa Hajime Kashimo dalam Jujutsu Kaisen? | Hajime Kashimo adalah penyihir pengguna listrik yang awalnya menjadi target Yuji dan kawan-kawan di Culling Game, tetapi kemudian berperan sebagai sekutu untuk melawan Sukuna. |
Kenapa Kashimo ingin sekali melawan Sukuna? | Karena ia berasal dari era kuno dan sejak usia senja di kehidupan pertamanya sudah mengincar duel melawan Sukuna, lalu membuat kesepakatan dengan Kenjaku agar bisa bertarung di era modern saat Sukuna bangkit. |
Apa yang membuat Kashimo sangat kuat? | Kontrol energi kutukannya sangat luar biasa hingga bisa dimanipulasi menjadi petir mematikan, termasuk membuat musuh terkena muatan positif lalu menghantamnya dengan muatan negatif agar serangannya lebih tepat sasaran. |
Apa itu teknik Mythical Beast Amber dan apa risikonya? | Mythical Beast Amber adalah teknik kutukan “sekali pakai” yang memungkinkan Kashimo merekonstruksi tubuhnya untuk memanipulasi berbagai fenomena (seperti serangan suara, elektromagnetik, peningkatan kecepatan, dan analisis sinar-X), tetapi efek sampingnya fatal karena tubuhnya akan hancur setelah mode berakhir. |