Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
7 Fakta Assassination Classroom - Our Time, Bikin Nostalgia Bareng!
Assassination Classroom: Our Time (dok. Shueisha/ Assassination Classroom: Our Time)
  • Film Assassination Classroom: Our Time dirilis 5 Juni 2026 sebagai perayaan 10 tahun serialnya, menghadirkan nostalgia antara Korosensei dan murid Kelas 3-E.
  • Film ini menampilkan adaptasi episode baru yang belum pernah muncul di anime TV, tetap mempertahankan humor dan emosi khas Assassination Classroom.
  • Diarahkan Masaki Kitamura bersama studio Lerche, cerita berlatar menjelang kelulusan Kelas 3-E dengan momen emosional dan tugas terakhir berupa album kelulusan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Film Assassination Classroom: Our Time siap membawa penggemar kembali bernostalgia bersama Korosensei dan Kelas 3-E. Film ini hadir sebagai perayaan 10 tahun anime Assassination Classroom yang selama ini dikenal lewat cerita emosional, humor, dan hubungan hangat antara guru dan murid. 

Gak cuma menghadirkan momen nostalgia, film ini juga menampilkan adaptasi episode baru yang belum muncul di serial anime TV. Sebelum tayang di bioskop Indonesia pada 5 Juni 2026, simak dulu tujuh fakta menarik film Assassination Classroom: Our Time berikut ini.

1. Jadi perayaan 10 tahun Assassination Classroom

Assassination Classroom: Our Time (dok. shueisha/Assassination Classroom: Our Time)

Tahun ini menjadi momen spesial bagi Assassination Classroom. Film Assassination Classroom: Our Time dibuat untuk memperingati 10 tahun sejak anime TV dan manga aslinya selesai. Karena itu, film ini terasa seperti ajakan nostalgia bagi para penggemar lama.

Cerita Assassination Classroom sendiri dikenal berhasil memadukan humor, emosi, dan semangat persahabatan secara seimbang. Banyak penonton juga menganggap anime ini penuh kenangan masa muda. Kehadiran film baru ini membuat penggemar bisa kembali mengenang perjalanan Kelas 3-E.

Film ini dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 5 Juni 2026. Penonton akan diajak kembali melihat momen-momen penting bersama Korosensei dan para muridnya. Hal tersebut membuat film ini cukup dinantikan banyak penggemar anime.


2. Mengadaptasi episode yang belum muncul di anime TV

Assassination Classroom: Our Time (dok. shueisha/Assassination Classroom: Our Time)

Salah satu hal menarik dari Assassination Classroom: Our Time adalah adanya materi baru. Film ini akan mengadaptasi episode yang sebelumnya belum dimasukkan ke serial anime TV. Karena itu, penggemar bisa melihat cerita tambahan dari dunia Assassination Classroom.

Adaptasi baru ini dibuat khusus untuk perayaan ulang tahun ke-10 serialnya. Kehadiran episode tambahan membuat cerita terasa lebih lengkap. Penonton juga bisa melihat sisi lain hubungan Korosensei dengan murid Kelas 3-E.

Meski membawa cerita baru, film tetap mempertahankan nuansa khas Assassination Classroom. Humor ringan dan momen emosional tetap menjadi bagian penting dalam alur cerita. Hal itu membuat film terasa dekat dengan penggemar lama.


3. Disutradarai Masaki Kitamura

Assassination Classroom: Our Time (dok. shueisha/Assassination Classroom: Our Time)

Film ini disutradarai oleh Masaki Kitamura di studio animasi Lerche. Sementara itu, Makoto Uezu bertanggung jawab sebagai penulis naskah film. Aya Higami juga ikut terlibat sebagai desainer karakter.

Kolaborasi tim produksi ini menjadi bagian penting dalam menghadirkan kembali suasana khas Assassination Classroom. Film tetap mempertahankan desain karakter yang familiar bagi penggemar. Nuansa kelas, ekspresi karakter, dan interaksi para murid juga terasa akrab.

Kehadiran studio Lerche membuat identitas visual serial ini tetap terjaga. Hal itu penting karena banyak penonton sudah memiliki kedekatan emosional dengan anime sebelumnya. Film ini pun mencoba membawa kembali suasana tersebut ke layar lebar.


4. Ceritanya berlatar menjelang kelulusan kelas 3-E

Assassination Classroom: Our Time (dok. shueisha/Assassination Classroom: Our Time)

Cerita film berlangsung di akhir Februari, setelah ujian masuk selesai dan wisuda semakin dekat. Di tengah pengawasan pemerintah yang semakin ketat, para siswa Kelas 3-E mulai mengenang waktu mereka bersama Korosensei. Ruang kelas pun dipenuhi percakapan nostalgia.

Berbagai kenangan lama kembali muncul dalam cerita. Momen cokelat Valentine ikut diingat kembali oleh para siswa.

Latar menjelang kelulusan membuat suasana film terasa emosional. Penonton diajak melihat bagaimana hubungan para murid dengan Korosensei berkembang selama satu tahun ajaran. Hal itu menjadi salah satu daya tarik utama film ini.



5. Korosensei kembali menghadapi para pembunuh bayaran

Assassination Classroom: Our Time (dok. shueisha/Assassination Classroom: Our Time)

Selama liburan musim dingin, Korosensei kembali menjadi target kelompok pembunuh bayaran. Ada empat pembunuh yang mencoba menyerangnya. Namun seperti biasanya, Korosensei dengan mudah menghindari serangan tersebut.

Setelah itu, Korosensei mengunjungi izakaya yang sering ia datangi untuk menggoda mereka. Di tempat tersebut, ia justru membantu pemilik izakaya buta bernama Azusa dan putrinya, Hotaru. Mereka sedang menghadapi masalah akibat hutang.

Pertemuan itu kembali menunjukkan sisi peduli Korosensei sebagai guru. Meski mengetahui takdirnya sendiri, ia tetap memilih membantu orang lain. Sikap tersebut menjadi bagian penting dari karakter Korosensei sejak awal cerita.


6. Korosensei tetap menjalankan tugasnya hingga akhir

Assassination Classroom: Our Time (dok. shueisha/Assassination Classroom: Our Time)

Melalui peristiwa yang terjadi, Korosensei semakin memperkuat tekadnya. Ia menerima takdirnya, tetapi tetap ingin menjalankan tugas sebagai guru dengan sepenuh hati hingga akhir hidupnya. Hal tersebut kembali menjadi inti emosional dalam cerita.

Di sisi lain, para murid Kelas 3-E masih terus berusaha membunuh Korosensei sebelum tahun ajaran selesai. Meski begitu, Korosensei tetap menanggapi usaha mereka dengan senyuman. Ia juga terus memuji perkembangan para muridnya.

Hubungan antara guru dan murid menjadi elemen paling kuat dalam film ini. Ceritanya tidak hanya tentang aksi dan komedi, tetapi juga tentang pertumbuhan karakter. Karena itu, banyak penonton merasa dekat dengan serial ini.


7. Film menampilkan “album kelulusan” kelas 3-E

Assassination Classroom: Our Time (dok. shueisha/Assassination Classroom: Our Time)

Pada bagian akhir cerita, Korosensei memberikan tugas terakhirnya berupa “album kelulusan”. Momen tersebut memperlihatkan sekilas masa depan para siswa kelas 3-E. Adegan itu juga menjadi penghubung menuju episode terakhir serialnya.

Kehadiran “album kelulusan” membuat suasana cerita terasa semakin hangat dan emosional. Penonton bisa melihat bagaimana perjalanan para murid setelah melalui banyak pengalaman bersama Korosensei. Hal tersebut menjadi penutup yang penuh kenangan.

Dengan nuansa nostalgia, humor, dan momen emosional yang khas, Assassination Classroom: Our Time menjadi film yang menarik untuk dinantikan para penggemar anime. Kehadiran cerita baru dan kembalinya Korosensei bersama Kelas 3-E juga membuat film ini terasa spesial, terutama bagi penonton yang tumbuh bersama serialnya. Jadi, jangan sampai melewatkan kesempatan untuk kembali mengenang perjalanan penuh kenangan bersama Korosensei di bioskop mulai 5 Juni 2026.

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

Tele: https://t.me/WargaDuniaku

WA Channel: https://bit.ly/WAChannelDuniaku


Editorial Team

Related Article