Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
6 Desain Black Bull Terbaik di Black Clover, Siapa Paling Keren?
Devil Union Asta pada season 2 (dok. Pierrot/Black Clover)
  • Desain para anggota Black Bull memiliki keunikan sendiri, karena tiap anggota memiliki gaya visual khas yang selaras dengan kepribadian, kekuatan sihir, serta perkembangan cerita.

  • Vanessa, Zora, Yami, dan Nacht dipilih berkat identitas visual kuat: gaya santai, topeng mengintimidasi, kesan kapten sederhana, hingga variasi Devil Union bernuansa gelap.

  • Noelle menempati peringkat pertama melalui evolusi armor Water Magic, dari Valkyrie Dress hingga bentuk Saint dan Dragon, yang mencerminkan peningkatan kemampuan serta kepercayaan dirinya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Desain Black Bull terbaik di Black Clover tidak selalu dimiliki karakter dengan kekuatan sihir paling mengerikan. Justru, salah satu daya tarik kelompok Kesatria Sihir pimpinan Yami Sukehiro ini terletak pada penampilan anggotanya yang sangat beragam.

Ada yang bergaya seperti penyihir klasik, memakai topeng menyeramkan, hingga mempunyai armor sihir yang terus berkembang sepanjang cerita.

Berbeda dari beberapa kelompok Kesatria Sihir lain yang terlihat seragam, anggota Black Bull mempunyai ciri khas visual masing-masing. Bahkan, jubah berlambang banteng hitam yang mereka kenakan sering kali hanya menjadi pelengkap dari gaya berpakaian yang mencerminkan kepribadian mereka.

Nah, jika dinilai berdasarkan keunikan pakaian, kecocokan dengan kepribadian, serta perkembangan desain sepanjang cerita, berikut 6 anggota Black Bull dengan penampilan terbaik di Black Clover!

6. Vanessa Enoteca memiliki penampilan penyihir yang santai dan elegan

Vanessa Enoteca (dok. Pierrot/Black Clover)

Kalau kebanyakan penyihir dalam cerita fantasi digambarkan mengenakan jubah panjang dan topi besar, Vanessa Enoteca justru mempunyai gaya berpakaian yang jauh lebih santai.

Anggota Black Bull asal Witches' Forest ini tampil dengan rambut panjang berwarna merah muda, pakaian bernuansa merah keunguan, serta jubah pendek Black Bull yang sering dibiarkan menggantung di bahunya.

Perpaduan tersebut membuat Vanessa terlihat seperti penyihir modern yang lebih suka bersantai daripada mengikuti aturan berpakaian formal layaknya seorang Kesatria Sihir.

Namun, justru di situlah daya tarik desainnya.

Penampilan Vanessa mencerminkan kepribadiannya yang bebas, gemar minum, dan tidak terlalu memedulikan pandangan orang lain.

Pilihan desain tersebut juga terasa masuk akal jika dikaitkan dengan masa lalunya.

Vanessa pernah hidup dalam pengawasan ketat Witch Queen sebelum akhirnya memperoleh kebebasan berkat Yami.

Karena itu, gaya berpakaiannya seolah menjadi simbol bahwa ia kini bisa menentukan jalan hidupnya sendiri.

Uniknya, desain Vanessa semakin berkesan ketika kekuatan Thread Magic miliknya berkembang dalam Witches' Forest Arc.

Saat itu, dia membangkitkan Red Thread of Fate yang mengambil bentuk seekor kucing merah bernama Rouge.

Kehadiran Rouge memberikan sentuhan visual yang sangat cocok dengan penampilan Vanessa.

Benang merah yang membentuk seekor kucing terasa seperti perpaduan unik antara penyihir klasik dan kemampuan sihir yang lebih modern.

Meski tidak mempunyai transformasi semegah Asta atau Noelle, Vanessa tetap layak masuk daftar ini karena desainnya sederhana, mudah dikenali, dan sangat sesuai dengan karakter yang diperlihatkan sepanjang cerita.

5. Zora Ideale punya topeng menyeramkan yang cocok dengan kepribadiannya

Zora Ideale karakter Black Clover (dok. Pierrot/Black Clover)

Kalau ada anggota Black Bull yang sekilas terlihat seperti karakter antagonis, Zora Ideale mungkin orangnya.

Sejak pertama kali muncul secara mencolok dalam Royal Knights Selection Exam, Zora mempunyai penampilan yang sangat berbeda dari Kesatria Sihir pada umumnya.

Rambut merahnya yang berantakan, pakaian berlapis bernuansa gelap, serta topeng hitam dengan motif gigi tajam membuatnya terlihat seperti penjahat yang siap membuat kekacauan.

Namun, desain tersebut sebenarnya sangat cocok dengan kepribadian Zora.

Berbeda dari Kesatria Sihir yang bangga menunjukkan status dan kedudukan mereka, Zora justru mempunyai pandangan sinis terhadap bangsawan dan orang-orang yang menyalahgunakan kekuasaan.

Sikap tersebut berkaitan dengan masa lalu ayahnya, Zara Ideale, seorang rakyat biasa yang berhasil menjadi Kesatria Sihir tetapi kemudian dibunuh oleh rekan-rekannya sendiri.

Akibat kejadian tersebut, Zora tumbuh menjadi sosok yang gemar mempermalukan Kesatria Sihir sombong melalui jebakan dan tipu daya.

Menariknya, topeng dengan senyuman menyeramkan terasa seperti gambaran sifat Zora yang senang mengejek lawannya. Dia tidak membutuhkan penampilan seorang pahlawan untuk melakukan hal yang menurutnya benar.

Bahkan, gaya bertarungnya menggunakan Ash Magic dan berbagai Trap Magic juga sangat sesuai dengan desain tersebut.

Alih-alih maju secara terang-terangan seperti Asta, Zora lebih suka memancing musuh masuk ke dalam perangkap.

Perpaduan topeng, warna pakaian, serta kepribadian pemberontaknya membuat Zora mempunyai salah satu desain paling mudah dikenali dalam kelompok Black Bull.

4. Yami Sukehiro tampil sederhana, tetapi memancarkan aura kapten yang berpengalaman

Yami Sukehiro (dok. Pierrot/Black Clover)

Tidak semua karakter kuat membutuhkan armor berlapis atau kostum mencolok untuk terlihat mengintimidasi.

Yami Sukehiro justru menjadi contoh bahwa desain sederhana bisa memberikan kesan yang jauh lebih kuat apabila sesuai dengan kepribadian karakternya.

Sebagai kapten Black Bull, Yami mempunyai penampilan yang mudah dikenali melalui tubuh berotot, rambut hitam berantakan, janggut tipis, serta kebiasaan merokok.

Alih-alih mengenakan seragam Kesatria Sihir yang rapi, dia lebih sering terlihat menggunakan kaus tanpa lengan, celana sederhana, dan jubah Black Bulls yang sudah terlihat lusuh.

Penampilan tersebut membuat Yami lebih menyerupai petarung jalanan daripada kapten salah satu kelompok Kesatria Sihir Kerajaan Clover.

Namun, justru itulah alasan desainnya terasa berhasil.

Yami merupakan sosok yang tidak terlalu peduli terhadap formalitas. Dia juga tidak menilai seseorang berdasarkan status sosial atau penampilan luar.

Karena itu, desainnya tidak perlu dibuat terlalu mewah untuk menunjukkan kedudukannya sebagai kapten.

Belum lagi, pedang katana yang selalu dibawanya memberikan identitas visual yang berbeda dari kebanyakan penyihir di Kerajaan Clover.

Ketika menggunakan Dark Magic, perpaduan katana dan aura kegelapan membuat Yami terlihat semakin mengerikan.

Salah satu contoh terbaik adalah ketika ia menggunakan Dark Cloaked Dimension Slash, teknik yang menghasilkan tebasan kegelapan untuk membelah ruang.

Desain Yami mungkin tidak mengalami perubahan sebesar Asta atau Noelle. Namun, justru karena konsisten dengan karakternya, dia tetap menjadi salah satu sosok paling ikonik dalam Black Clover.

3. Nacht Faust mempunyai desain gelap yang misterius dan penuh detail

Nacht Black Clover (dok. Pierrot/Black Clover)

Kalau Zora terlihat seperti karakter antagonis, Nacht Faust justru mempunyai desain yang terasa cocok untuk serial dark fantasy.

Sebagai wakil kapten Black Bull, Nacht diperkenalkan dengan penampilan serba gelap, rambut hitam, ekspresi dingin, serta pakaian yang lebih tertutup dibandingkan dengan sebagian besar anggota kelompoknya.

Tidak seperti Yami yang terlihat berantakan, gaya berpakaian Nacht tampak lebih rapi dan penuh perhitungan.

Perbedaan tersebut langsung menciptakan kontras menarik antara kapten dan wakil kapten Black Bull.

Namun, desain Nacht sebenarnya tidak berhenti pada pakaian yang dikenakannya.

Dia merupakan pengguna Shadow Magic sekaligus Devil Host yang mempunyai kontrak dengan empat iblis, yaitu Gimodelo, Slotos, Plumede, dan Walgner.

Masing-masing iblis memberikan karakteristik visual berbeda ketika Nacht menggunakan Devil Union.

Bentuk Canis, misalnya, mempunyai unsur menyerupai anjing yang berkaitan dengan Gimodelo. Sementara itu, Equus dari Slotos memberikan desain yang lebih berat dan berfokus pada pertahanan.

Ada pula Felis dari Plumede yang menonjolkan kelincahan serta Gallus dari Walgner dengan karakteristik yang berbeda.

Keempat variasi tersebut membuat penampilan Nacht terasa seperti kumpulan desain karakter dalam satu sosok.

Menariknya, perubahan bentuk itu tetap mempertahankan identitas dasarnya yang misterius dan berhubungan erat dengan bayangan.

Bahkan, latar belakang Nacht bersama saudara kembarnya, Morgen Faust, membuat pilihan desain gelap tersebut terasa lebih bermakna.

Nacht bukan sekadar pria yang sengaja berpakaian menyeramkan. Penampilannya juga mencerminkan penyesalan, rasa bersalah, dan keinginannya menebus kesalahan masa lalu.

2. Asta memiliki perubahan desain paling drastis melalui Devil Union

Devil Union Asta pada season 2 (dok. Pierrot/Black Clover)

Sebagai tokoh utama Black Clover, Asta awalnya mempunyai desain yang relatif sederhana dibandingkan dengan karakter fantasi lainnya.

Dia dikenal dengan rambut abu-abu keperakan yang mencuat, ikat kepala khas Black Bull, tubuh pendek berotot, serta pedang besar yang terlihat hampir tidak seimbang dengan ukuran tubuhnya.

Namun, desain tersebut sebenarnya sangat cocok untuk menggambarkan karakter Asta.

Di tengah dunia yang mengandalkan sihir, dia justru bertarung menggunakan kekuatan fisik dan Anti-Magic.

Karena itu, tubuh berotot serta pedang besar menjadi identitas visual yang langsung menunjukkan perbedaannya dari penyihir biasa.

Uniknya, penampilan Asta mulai berubah ketika dia menggunakan kekuatan Liebe yang berada di dalam grimoire lima daun miliknya.

Dalam wujud Black Asta, sebagian tubuhnya diselimuti Anti-Magic berwarna hitam. Dia juga mempunyai tanduk, sayap, dan perubahan pada salah satu lengannya.

Desain tersebut menciptakan kontras menarik antara penampilan manusia biasa dan kekuatan iblis yang sedang digunakan.

Namun, perkembangan paling besar terjadi ketika Asta berhasil menggunakan Devil Union bersama Liebe.

Transformasi tersebut memberikan perubahan yang jauh lebih menyeluruh, mulai dari armor hitam, detail merah, tanduk, hingga bentuk tubuh yang semakin menyerupai iblis.

Menariknya, Devil Union tidak hanya membuat Asta terlihat lebih kuat. Desain tersebut juga memperlihatkan hubungan baru antara Asta dan Liebe yang kini saling bekerja sama sebagai rekan, bukan sekadar pengguna dan sumber kekuatan.

Bahkan, kemunculan Devil Union dalam anime Black Clover Season 2 membuat perubahan penampilan Asta semakin menarik untuk diikuti.

Dari seorang anak tanpa sihir yang hanya membawa pedang besar, Asta berkembang menjadi petarung dengan desain yang jauh lebih mengintimidasi.

1. Noelle Silva memiliki desain armor sihir terbaik di Black Bulls

Valkyrie Dress Noelle (dok. Pierrot/Black Clover)

Di posisi pertama ada Noelle Silva, salah satu anggota Black Bull yang mempunyai perkembangan desain paling menarik sepanjang cerita Black Clover.

Sebagai putri keluarga bangsawan Silva, Noelle awalnya mempunyai penampilan yang elegan melalui rambut perak, pakaian rapi, serta jubah Black Bulls yang menjadi simbol tempat barunya.

Namun, berbeda dari anggota keluarga Silva lainnya, Noelle justru memulai perjalanan sebagai penyihir yang kesulitan mengendalikan kekuatan sihirnya sendiri.

Karena itulah, perkembangan desainnya terasa semakin memuaskan ketika dia mulai menguasai Water Magic secara lebih baik.

Salah satu perubahan terbesarnya terjadi ketika Noelle membangkitkan Valkyrie Dress.

Melalui teknik tersebut, Noelle menciptakan armor dari sihir air yang melapisi tubuhnya. Desainnya terlihat seperti perpaduan antara kesatria kerajaan dan prajurit fantasi, lengkap dengan tombak serta ornamen menyerupai sayap.

Yang membuatnya istimewa, armor tersebut tidak sekadar mempercantik penampilan.

Valkyrie Dress juga memberikan peningkatan mobilitas dan kemampuan bertarung yang sangat penting bagi Noelle.

Perubahan ini terasa semakin bermakna karena ia sebelumnya kesulitan mengendalikan sihir air. Sekarang, Noelle justru mampu membentuk air menjadi perlengkapan tempur yang sangat kompleks.

Namun, perkembangan desainnya belum berhenti sampai di situ.

Dalam manga, Noelle kemudian memperlihatkan Saint Valkyrie Dress setelah bekerja sama dengan Undine, roh air yang memberinya kemampuan mencapai Saint Stage.

Penampilan tersebut membuat armor Noelle terlihat lebih anggun sekaligus menonjolkan kekuatan sihir yang semakin besar.

Belum lagi, Noelle juga memperoleh Valkyrie Dress: Dragon Form setelah menjalin hubungan dengan Leviathan, naga laut legendaris.

Dalam bentuk tersebut, desain armornya mendapatkan karakteristik naga yang memberikan kesan lebih agresif dibandingkan Valkyrie Dress biasa.

Yang jauh bikin memikat, setiap perubahan tersebut tetap mempertahankan identitas Noelle sebagai kesatria dengan gaya elegan khas keluarga Silva.

Inilah yang membuat desain Noelle terasa begitu berhasil. Perubahan penampilannya tidak muncul hanya untuk membuatnya terlihat keren, tetapi juga mengikuti perkembangan kemampuan dan kepercayaan dirinya.

Dari gadis bangsawan yang dianggap gagal mengendalikan sihir hingga menjadi petarung yang mampu menghadapi musuh sangat kuat, perjalanan Noelle tercermin melalui setiap variasi armornya.

Karena kombinasi desain elegan, variasi transformasi, dan perkembangan karakter yang kuat, Noelle pantas menempati posisi pertama sebagai anggota Black Bull dengan desain terbaik.

Dari keenam karakter tersebut, setiap anggota Black Bull mempunyai ciri khas yang membuatnya mudah dikenali. Yami membuktikan desain sederhana tetap bisa terlihat keren, sementara Asta, Nacht, dan Noelle menawarkan perubahan penampilan yang semakin menarik seiring perkembangan cerita.

Nah, kalau kamu harus memilih satu anggota Black Bull dengan desain paling keren, siapa jagoanmu? Asta dengan Devil Union, Nacht yang misterius, atau Noelle dengan berbagai variasi Valkyrie Dress?

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime dan manga, film, game, serta gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

Tele: https://t.me/WargaDuniaku

WA Channel: https://bit.ly/WAChannelDuniaku

Curated For You

Editorial Team

Related Article