Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
arc terbaik di Jujutsu Kaisen
Shibuya Incident Arc (dok. MAPPA/ Jujutsu Kaisen)

Intinya sih...

  • Arc terbaik di Jujutsu Kaisen dari Fearsome Womb Arc hingga Shibuya Incident Arc pada peringkat pertama.

  • Fearsome Womb Arc menjadi cerita Yuji pertama kali menelan jari Sukuna dan menjadi wadah bagi sang Raja Kutukan.

  • Death Painting Arc menceritakan Yuji, Megumi, dan Nobara menghadapi Rahim Lukisan Kematian di sekolah lama Megumi.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Arc terbaik di Jujutsu Kaisen mencakup alur kompleks yang berdampak besar pada keberlanjutan cerita, seperti Shibuya Incident Arc. Selain itu, Gojo’s Past Arc juga kerap dipuji karena mengeksplorasi salah satu penyebab konflik.

Meski begitu, perlu diingat bahwa masing-masing penggemar punya preferensi sendiri dalam menentukan apa arc yang paling mereka suka. Nah, dari total 11 arc Jujutsu Kaisen, inilah terbaiknya.

10. Fearsome Womb Arc

Gojo vs Sukuna (dok. MAPPA/ Jujutsu Kaisen)

Fearsome Womb Arc merupakan alur di mana Yuji Itadori sebagai protagonis diperkenalkan. Sebagai babak pembuka, arc ini disebut-sebut sangat solid karena berhasil menunjukkan ancaman besar yang ditimbulkan oleh roh terkutuk, yakni Sukuna.

Di sinilah Yuji pertama kali menelan jari Sukuna dan menjadi wadah bagi sang Raja Kutukan. Berhasil bebas sementara dari eksekusi, ia pun menjadi murid Gojo bersama Megumi dan Nobara.

9. Death Painting Arc

Death Painting Arc (dok. MAPPA/ Jujutsu Kaisen)

Yuji, Megumi, dan Nobara tampil sebagai trio utama dalam cerita. Namun, mereka jarang diutus untuk misi yang sama sehingga arc ini pun terasa begitu berkesan.

Selama alur Death Painting Arc, ketiganya menyelidiki sebuah kasus di sekolah lama Megumi. Mereka dihadapkan pada pertarungan melawan Rahim Lukisan Kematian yang diciptakan sebagai entitas setengah manusia dan setengah kutukan.

8. Kyoto Goodwill Event Arc

Kyoto Goodwill Event Arc (dok. MAPPA/ Jujutsu Kaisen)

Kyoto Goodwill Event Arc cukup diminati karena memperkenalkan salah satu karakter pendukung favorit, misalnya Aoi Todo. Di sini, siswa SMA Jujutsu Tokyo dan Kyoto melakukan pertandingan persahabatan dengan misi terselubung untuk membunuh Yuji.

Namun, bentrokan tersebut diintervensi oleh sekelompok kutukan. Alhasil, para siswa pun harus memamerkan skill mereka demi melawan musuh.

7. Perfect Preparation Arc

Maki Zenin Menggunakan Dragon-Bone (dok. MAPPA/ Jujutsu Kaisen The Culling Game)

Alasan Perfect Preparation Arc sangat disukai yakni karena babak ini terasa lebih dari sekadar transisi antar dua arc besar. Lebih khusus, di sinilah Maki membuktikan kekuatannya yang setara dengan Toji, yaitu dengan membantai Klan Zenin.

6. Vs. Mahito Arc

Vs. Mahito Arc (dok. MAPPA/ Jujutsu Kaisen)

Dengan teknik Idle Transfiguration-nya, Mahito tampil sebagai kutukan yang sangat berbahaya. Di alur ini, kita menyaksikan bagaimana Yuji dibuat marah dan putus asa karena tak mampu menyelamatkan seseorang akibat ulah Mahito.

5. Shinjuku Showdown Arc

Shinjuku Showdown Arc (jujutsu-kaisen.fandom.com)

Shinjuku Showdown Arc adalah alur penutup yang mencakup duel akbar paling dinantikan oleh seluruh penggemar, yakni antara Gojo dan Sukuna. Sebagian besar penggemar mestinya sudah tahu bagaimana akhir dari pertarungan tersebut. Namun, battle itu bukanlah akhir, sebab penyihir lainnya sudah bersiap untuk melanjutkan perjuangan sang penyihir jujutsu terkuat.

4. Cursed Child Arc

Yuta Okkotsu (dok. MAPPA/ Jujutsu Kaisen)

Arc terbaik di Jujutsu Kaisen berikutnya ialah Cursed Child Arc. Dikenal pula sebagai Jujutsu Kaisen 0, alur ini mengeksplorasi peristiwa penting sebelum era Yuji, di mana Yutalah yang diperkenalkan sebagai karakter utamanya.

Beberapa beranggapan bahwa alur prekuel ini terasa terputus dari alur utama. Meski begitu, ia tetap memikat karena menguraikan banyak komponen penting di semesta JJK.

3. Gojo’s Past Arc

Gojo (dok. MAPPA/ Jujutsu Kaisen)

Ada pula Gojo’s Past Arc. Alur ini menyoroti masa lalu Gojo saat masih bersekolah, yaitu saat dirinya diberikan misi penting oleh Tengen. Misi tersebut tak dijalankan seorang diri, melainkan bersama sahabatnya, Geto. Lebih lanjut, arc ini telah menjawab teka-teki tentang antagonis JJK 0 yang tak lain ialah Geto.

2. Culling Game Arc

Culling Game Arc (dok. MAPPA/ Jujutsu Kaisen)

Culling Game adalah game hidup dan mati yang dipersiapkan Kenjaku untuk menciptakan dunia ideal versinya. Alur ini dinilai sebagai babak paling kontroversial sekaligus populer karena memperkenalkan sejumlah karakter baru serta adegan pertarungan brutal.

1. Shibuya Incident Arc

Gojo tersegel di Prison Realm (dok. MAPPA/ Jujutsu Kaisen Season 2)

Nah, inilah arc Jujutsu Kaisen paling disukai oleh mayoritas penggemar. Di sini, terjadi peristiwa besar yang menjadi katalisator perubahan dramatis di sepanjang alur cerita.

Shibuya Incident Arc mengeksplorasi serangkaian momen penting mencakup perang tanpa henti hingga tragedi menyayat hati. Alur ini benar-benar menguras energi para penggemarnya.

Itulah daftar arc terbaik di Jujutsu Kaisen. Apa arc terbaik versi kamu?

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

Tele: https://t.me/WargaDuniaku

FAQ seputar arc terbaik di Jujutsu Kaisen

Apa arc terbaik di Jujutsu Kaisen?

Mayoritas fans menyebut Shibuya Incident Arc sebagai yang terbaik karena ceritanya paling intens, gelap, dan punya dampak besar ke keseluruhan alur cerita.

Kenapa Shibuya Incident dianggap paling kuat?

Karena arc ini penuh pertarungan penting, taruhan tinggi, dan perubahan besar pada banyak karakter, tanpa banyak jeda atau filler.

Apakah ada arc lain yang hampir menyaingi Shibuya?

Ada. Gojo's Past Arc sering dipuji karena fokus pada cerita masa lalu Gojo dan Geto yang emosional, sementara Culling Game Arc unggul dalam konsep dan strategi pertarungan.

Apakah arc terbaik itu objektif?

Tidak sepenuhnya. Pilihan arc terbaik tergantung selera pembaca, apakah lebih menyukai aksi, emosi cerita, atau strategi pertarungan.

Editorial Team