Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install
For
You

Apa Bedanya The Antithesis & The Balance Bleach TYBW? Ini Jawabannya!

Apa Bedanya The Antithesis & The Balance Bleach TYBW? Ini Jawabannya!
Jugram dan Ishida (Dok. Pierrot/Bleach TYBW)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • The Antithesis milik Uryu Ishida berfokus pada pertukaran kondisi antara dua objek, memungkinkan perpindahan luka, posisi, atau keadaan secara langsung tanpa batasan jenis target.
  • The Balance milik Jugram Haschwalth mengatur keseimbangan keberuntungan dan kemalangan dalam skala luas, membuatnya mampu membalikkan situasi tanpa harus menerima serangan langsung terlebih dahulu.
  • Dari sisi ofensif, The Balance lebih fleksibel dan destruktif dibanding The Antithesis karena tidak bergantung pada ketahanan tubuh pengguna serta dapat menyeimbangkan kerugian menjadi keuntungan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Banyak penggemar Bleach yang masih bingung pada perbedaan kemampuan The Antithesis dan The Balance karena output-nya hampir sama yaitu pertukaran kondisi antara kedua pihak. Namun, prinsip kemampuan Ishida dan Jugram ini justru cukup berbeda.

Penasaran? Simak penjelasannya berikut ini!

1. The Antithesis milik Ishida pada dasarnya cuma berfokus pada pertukaran kondisi antar dua objek

Mata Ishida berwarna merah saat The Antithesis aktif ( Dok. Pierrot / Bleach )
Mata Ishida berwarna merah saat The Antithesis aktif ( Dok. Pierrot / Bleach )

Sesuai namanya, The Antithesis memungkinkan Ishida menukar kondisi antara dua objek.

Misalnya jika ia terkena serangan dari lawan, Ishida tinggal memindahkan lukanya pada musuhnya tersebut atau objek lain sesuai kehendaknya. Intinya ada dua pihak, yaitu Ishida dan objek yang dituju, tak harus musuh yang menyerangnya.

Kemampuan ini juga memungkinkan Ishida bertukar tempat. Misalkan jika ia terjerat kemampuan musuh, ia tinggal menukar posisinya dengan lawannya. Selain itu, ia juga bisa melakukannya pada orang lain dan benda mati seperti saat mengeluarkan Yhwach dari Cage of Life dengan menukar posisi sang raja dengan medali yang dilempar keluar.

2. The Balance milik Jugram beroperasi pada ranah yang lebih luas, yaitu pengendalian aliran keberuntungan dan kemalangan

Karakter berambut panjang berjubah putih berdiri di depan sosok lain tanpa baju dengan latar timbangan besar bercahaya biru.
The Balance milik Jugram (Dok. Pierrot/Bleach TYBW)

Berbeda dengan The Antithesis yang memiliki prinsip pertukaran kondisi secara langsung, The Balance bekerja dalam skala yang lebih luas, yaitu mengatur keseimbangan antara keberuntungan dan kemalangan.

Karena konsepnya lebih universal, The Balance pada dasarnya mampu menghasilkan efek yang mirip dengan The Antithesis.

Bedanya, Jugram Haschwalth tidak harus menerima serangan secara langsung terlebih dahulu. Biasanya, kemalangan tersebut akan ditanggung oleh perisainya sebelum kemudian dialihkan kembali kepada lawan dalam bentuk dampak yang jauh lebih besar.

3. Tak seperti The Antithesis yang output dampaknya selalu sama tergantung kerusakan yang terjadi, The Balance bisa meningkatkan dampak destruktifnya

Ishida dilumpuhkan Jugram - Bleach TYBW
Ishida dilumpuhkan Jugram (Dok. 『BLEACH』アニメ公式チャンネル)

Dalam hal output kerusakan, The Antithesis sangat bergantung pada seberapa kuat serangan lawan dan seberapa besar daya tahan Uryu Ishida sendiri.

The Antithesis baru bisa menghasilkan serangan balasan maksimal jika Ishida mampu menahan serangan musuh terlebih dahulu, lalu menukar kondisi kerusakan tersebut kembali kepada lawannya. Masalahnya, jika serangan yang diterima terlalu besar dan tubuh Ishida tak sanggup bertahan, ia bisa kalah atau bahkan mati sebelum sempat mengaktifkan efek pertukarannya.

Sementara itu, The Balance tidak sepenuhnya bergantung pada situasi seperti itu. Memang Jugram Haschwalth tetap harus menerima “kemalangan” lebih dulu, tetapi kemampuan mengendalikan keseimbangan keberuntungan dan kemalangan membuat dampak yang dikembalikan kepada musuh bisa meningkat berkali-kali lipat.

Karena itulah, dari sisi kemampuan menyerang balik, The Balance sering dianggap lebih unggul dibanding The Antithesis. Kemampuan ini terasa lebih destruktif dan lebih mandiri karena tidak terlalu bergantung pada ketahanan tubuh penggunanya semata.

4. Jika The Antithesis cuma berfungsi pada situasi pengguna di posisi defensif, The Balance lebih fleksibel dalam peningkatan ofensif penggunanya

Pertarungan intens antara dua karakter dengan pedang dan panah energi biru bercahaya di latar gelap penuh reruntuhan.
Uryu lawan Jugram. (Dok. Tite Kubo, Shueisha, Pierrot/Bleach: Thousand-Year Blood War)

The Antithesis milik Uryu Ishida pada dasarnya merupakan kemampuan tipe counter.

Karena itu, Ishida sangat diuntungkan saat menghadapi musuh agresif yang terus melancarkan serangan secara langsung. Semakin besar kerusakan atau dampak yang ia terima, semakin besar pula efek yang bisa dikembalikan kepada lawan lewat The Antithesis. Namun kemampuan ini jadi kurang efektif jika musuh memakai taktik licik, serangan tidak langsung, atau metode yang tidak memberi celah bagi Ishida untuk melakukan pertukaran kondisi.

Sebaliknya, The Balance milik Jugram Haschwalth jauh lebih fleksibel dalam berbagai situasi. Jugram tidak harus menunggu diserang terlebih dahulu dan bahkan bisa langsung menekan lawannya sejak awal.

Jika ternyata serangannya gagal menembus pertahanan musuh, kondisi itu akan dianggap sebagai “kemalangan” bagi Jugram. The Balance kemudian akan menyeimbangkan situasi tersebut dengan memindahkan kerugian itu kepada lawan, sehingga pertahanan yang tadinya sulit ditembus akhirnya bisa dijebol oleh Jugram.

Hal itu juga berlaku pada situasi jika Jugram terjebak, terpengaruh serangan musuh dan lain sebagainya.

Itulah perbedaan The Antithesis dan The Balance.

Bagaimana menurut kalian?

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

Tele: https://t.me/WargaDuniaku

WA Channel: https://bit.ly/WAChannelDuniaku

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah

Related Articles

See More