TUTUP

Dapatkan Pendanaan dari DNC, OMNIVR Siap Perluas Penyebaran Teknologi VR di Indonesia!

Dengan pendanaan ini, OMNIVR siap menghadirkan pusat bermain VR di berbagai daerah di Indonesia!

Untuk semakin memperluas penyebaran teknologi VR di Indonesia, DNC berikan pendanaan kepada salah satu perusahaan rintisan (startup) bidang VR, OMNIVR. Apa langkah mereka selanjutnya?

Semakin banyak perusahaan rintisan yang bergerak di bidang teknologi Virtual Reality (VR), baik untuk game maupun untuk kepentingan lain seperti edukasi dan promosi. Salah satunya adalah OMNIVR, yang pertama kali didirikan pada tahun 2016 kemarin. Setelah satu tahun lebih beroperasi, baru-baru ini dikabarkan bahwa OMNIVR sudah mendapatkan pendanaan tahap awal seed funding dari Discovery Nusantara Capital (DNC) dengan nilai yang tidak disebutkan! [duniaku_baca_juga] Sejak didirikan pada Bulan Maret 2016 lalu, OMNIVR memang berfokus pada pembuatan dan pengembangan produk-produk VR khususnya game, simulasi virtual, dan ArcadeSeed fund yang didapatkan rencananya akan digunakan untuk pengembangan bisnis VR skala lokal maupun regional yang berbentuk pembukaan VR Arcade serta VR Channels di berbagai tempat dengan partner kolaborasi yang dimiliki oleh OMNIVR dan DNC. "Kami melihat OMNIVR memiliki visi besar dalam mengembangkan ekosistem Virtual Reality di Indonesia dan mereka paham bahwa distribusi VR baru akan berjalan maksimal jika dikolaborasikan dengan industri yang sudah lebih matang seperti game dan esport", ujar Irene Umar, Managing Partner dari DNC seperti dikutip dari pernyataan resminya. "It's gonna be a massive collaboration with us because they have the right tools and we have the right ecosystem," lanjutnya. Sebelum OMNIVR, DNC juga telah menyuntikkan dana ke perusahaan-perusahaan berbasis game seperti Touchten, Toge, Duniaku, RevivalTV, hingga Arsanesia. Dengan demikian, OMNIVR merupakan portfolio ke-8 yang menjadi bagian dari keluarga besar DNC di Indonesia. Ditemui di MainVRame, pusat bermain VR miliknya, CEO OMNIVR Nico Alyus sependapat dengan Irene bahwa mereka memang ingin VR terdistribusi semaksimal mungkin. "Lupakan saja mengembangkan ekosistem VR jika alat-alat yang dibutuhkan untuk memainkannya masih di kisaran harga 30-40an juta. Tugas utama kami saat ini adalah memberikan akses seluas-luasnya bagi sebanyak mungkin orang untuk merasakan sendiri VR experience secara maksimal dengan harga yang sangat terjangkau," ungkapnya. Untuk mewujudkan rencananya, hingga akhir tahun mendatang OMNIVR akan membuka beberapa cabang MainVRame baru dan berkolaborasi dengan partner-partner seperti Arcade dan amusement centre untuk mendistribusikan beragam VR Experience. Jadi jangan kaget apabila dalam beberapa waktu mendatang akan hadir beberapa pusat permainan VR di berbagai kota di Indonesia. [read_more id="303498"] Selamat untuk OMNIVR!